0

PENERIMAAN TARUNA AKPOL 2020

AKADEMI KEPOLISIAN

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka penerimaan Taruna Akademik Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2020. Informasi mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat dilihat pada laman resmi perekrutan Polri di www.penerimaan.polri.go.id. Berikut informasi selengkapnya:

A. SYARAT:

  1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA jurusan IPA/IPS (bukan lulusan dan atau berijazah paket A, B dan C) dengan ketentuan:
    a. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan):
    b. Tahun 2016 s.d 2019 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
    c. Tahun 2020 akan ditentukan kemudian.
  3. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
    a. Tahun 2016 s.d 2018 dengan rata-rata minimal 60,00
    b. Tahun 2019 dengan nilai rata-rata minimal 55,00
    c. Tahun 2020 akan ditentukan kemudian.
  4. Bagi lulusan tahun 2020 (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
  5. Bagi yang berumur 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan nilai mata pelajaran Bahasa Inggris pada UN dan nilai rapor mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 serta melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500.
  6. Ketentuan tentang Ujian Nasional Perbaikan:
    a. Bagi lulusan tahun 2016-2019 yang mengikuti Ujian Nasional perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Akpol T.A. 2020 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan
    b. Calon peserta yang mengulang di kelas XII baik di sekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2020.
  7. Bagi pendaftar dari Pendidikan diniyah Formal (PdF) dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) paa pondok pesantren memiliki nilai kelulusan rata-rata hasil imtihan wathoni (Ujian Standar Nasional) atau ujian akhir muamalah, dengan nilai akhir kelulusan rata-rata 70,00.
  8. Berumur minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  9. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    a. Pria: 165 cm
    b. Wanita: 163 cm
  10. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
  11. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tiak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  12. Bagi peserta calon taruna/taruni yang telah gagal dalam proses seleksi karena melakukan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) tidak dapat mendaftar kembali.
  13. Mantan Taruna/Taruni atau siswa/siswi yang diberhentikan tidak dengan hormat dari proses pendidikan oleh lembaga pendidikan yang dibiayai oleh anggaran negara tidak dapat mendaftar.
  14. Dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda.
  15. Tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Unnag-undang dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
  16. Tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum.
  17. Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua biang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua atau wali.
  18. Membuat surat pernyataan bermaterai bahwa tidak akan melakukan korupsi, kolusi, nepotisme dan menjajikan ataupun membuat janji serta memberikan imbalan dalam bentuk apapun dengan atau kepada siapa pun untuk membantu atau menolong kelulusan calon peserta dalam proses seleksi penerimaan terpadu yang ditandatangani oeleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua atau wali.
  19. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah luar negeri, harus mendapat pengesahan dari dikasmen Kemenikbud.
  20. Bersedia menjalani ikatan dinas Pertama (IdP) selama 10 tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri
  21. Memperoleh persetujuan dari orang tua atau wali.
  22. Tidak terikat perjanjian Ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
  23. Bagi calon Taruna/Taruni yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan.
  24. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai atau karyawan:
    a. Mendapat persetujuan atau rekomenasi dari kepala instansi yang bersangkutan.
    b. Bersedia diberhentikan dari status pegawai atau karyawan, bila diterima dan
    mengikuti pendidikan pembentukan Taruna/Taruni Akpol.

B. Cara Pendaftaran

  1. Membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website www.penerimaan.polri.go.id.
  2. Pendaftar memilih jenis seleksi Taruna/taruni Akpol pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat ibantu oleh panitia daerah).
  3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.
  4. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.
  5. Setelah berhasil mengisi form registrasi online, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar.
  6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polres/Polda.

C. Tata cara verifikasi di Polres/Polda setempat

  1. Verifikasi setiap harinya dilaksanakan jam 07.00-16.00 WIB.
  2. Pendaftar harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan) dengan membawa dan menyerahkan hasil cetak form registrasi online serta berkas administrasi.
  3. Pendaftar membawa berkas administrasi asli dan fotokopi rangkap dua:
    · Asli KTP dan fotokopi dilegalisir oleh Disdukcapil setempat.
    · Asli KK dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat; untuk KK yang sudah ada Barcode-nya tidak perlu dilegalisir.
    · Asli akte kelahiran dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk akte kelahiran yang sudah ada Barcode-nya tidak perlu dilegalisir.
    · Asli ijazah: SD, SMP, SMA/MA/sederajat, bagi yang ijazahnya sudah menggunakan barcode tidak perlu dilegalisir dan transkrip nilai serta fotokopi yang dilegalisir oleh Sekolah/Perguruan Tinggi yang menerbitkan.
    · Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres setempat dan fotokopi yang dilegalisir oleh Polres yang menerbitkan.
    · Pas foto ukuran 4×6 dengan latar belakang warna merah sebanyak 10 lembar.
    · Surat persetujuan orang tua/wali (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat permohonan menjadi anggota Polri ditulis tangan (contoh form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan belum pernah menikah secara hukum positif atau hukum agama atau hukum adat (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Daftar riwayat hidup (hasil cetak form registrasi pada saat pendaftaran online) dan fotokopi.
    · Surat perjanjian ikatan dinas pertama anggota Polri (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan tidak terikat dengan instansi lain (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan orang tua/wali memberikan keterangan dan dokumen yang sebenarnya (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan peserta dan orang tua/wali untuk tidak melakukan KKN dan menggunakan sponsorship atau ketebelece (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUd 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.
    · Surat pernyataan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum.

Iklan
0

PELATIHAN AKADEMIK/PSIKOTES SELEKSI MASUK BRIGADIR DAN AKPOL TAHUN 2020

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) Medan membuka pelatihan Akademik dan Psikotes untuk seleksi penerimaan Brigadir/Akpol Tahun 2020. Pelatihan ini telah mulai di buka pada awal agustus 2019 yang lalu, hal ini dimaksudkan untuk membekali peserta didik agar memperoleh pendalaman materi tes sebanyak mungkin sehingga pada waktu pelaksanaan tes bisa meraih hasil yang maksimal.

Bahan Pelatihan terdiri dari 2 Bagian yaitu :

A. Materi Akademik untuk Brigadir dan untuk Akpol

>Materi yang di ujikan dalam tes akademik brigadir dan tamtama polri yang di ujikan adalah:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Bahasa inggris
  3. Pengetahuan umum

>Materi yang di ujikan dalam tes akademik akpol polri yang di ujikan adalah:

Tes Potensi Akademik yang akan diujian meliputi berikut ini :
Materi yang akan diujikan, meliputi :
1. TPA (Tes Potensi Akademik) yaitu: meliputi:  Pengetahuan Umum, Bahasa       Indonesia, dan Matematika (IPA/IPS)

2. TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

Jenis dan bentuk Tes/Ujian :
dilaksanakan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test)
bentuk soal berbentuk objektif dengan ragam pilihan ganda dengan 4 (empat) pilihan jawaban 100 soal

B. Materi Psikotes untuk Brigadir dan untuk Akpol

Pemeriksaan Psikologi dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik individu berdasarkan nilai dan persyaratan yang ditetapkan dimana pemeriksanaan dilakukan melalui tes tertulis meliputi :
1. Faktor kecerdasan terdiri dari : kecerdasan umum, kemampuan praktis, kemampuan verbal, kemampuan abstrak.
2. Faktor kepribadian terdiri dari :  prososial; pengendalian diri; penyesuaian diri; kepercayaan diri.
3. Faktor minat terdiri dari :  prosedural, pelayanan sosial, adil, kebenaran, demokratis, humanisme.
4. Sikap kerja terdiri dari : kecepatan, daya tahan, ketelitian.

Bagi yang berminat,segera daftar di :

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) Medan

Jl.  Abdullah Lubis No. 18 H Medan Baru    C.P. 081262017001      

0

SOAL TES SEKOLAH KEDINASAN 2019

Tahun ini, sebanyak 21 sekolah kedinasan milik pemerintah menerima mahasiswa baru. Pendaftaran telah dilaksanakan sejak Selasa (9/4/2019). Kini beberapa hari jelang pendaftaran ditutup, para pendaftar diimbau untuk segera menyelesaikan input data dan mengunggah dokumen persyaratan di laman pendaftaran. Apabila sudah selesai mendaftar adik-adik perlu berlatih soal-soal tes masuk sekolah kedinasan yang hampir sama dengan tes CPNS/CASN yaitu :

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) klik disiniSoal-soal yang tergolong Tes Wawasan Kebangsaan di antaranya:
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
    • UUD 1945
    • Tata Negara
    • Kebijakan Pemerintah
    • Sejarah Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Inggris
    • Pengetahuan dan Wawasan Umum
  2. Tes Inteligensia Umum (TIU)  klik disiniSoal-soal yang termasuik Tes Integensi Umum di antranya soal yang berkaitan dengan:
    • Kemampuan Verbal, yang meliputi Tes Sinonim (persamaan kata), Tes Antonim (lawan kata), Tes Analogi (hubungan kata) dan Tes Pemahaman Wacana
    • Kemampuan Numerik. seperti Tes Aritmetika, Tes Seri Angka, Tes Seri Huruf, Tes Logika Angka dan Tes Angka dalam Cerita
    • Kemampuan berfikir logis dan analisis tes logika umum
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)  klik disiniTes Karakteristik Pribadi terdiri dari:
    • Tes Integritas Diri
    • Tes Semangat Diri
    • Tes Kreativitas dan Inovasi
    • Tes Orientasi pada Pelayanan
    • Tes Orientasi kepada Orang Lain
    • Tes Kemampuan Beradaptasi
    • Tes Kemampuan Mengendalikan Diri
    • Tes Kemampuan Bekerja Mandiri dan Tuntas
    • Tes Kemauan dan Kemampuan Belajar Berkelanutan
    • Tes Kemampuan Bekerja Sama dalam Kelompok
    • Tes Kemampuan Menggerakkan dan Mengkoordinir Orang Lain

Untuk adik-adik yang mau melihat 12 sekolah kedinasan terfavorit ditahun 2019 sbb:

PKN-STAN Kunjungi www.pknstan.ac.id ; STIS Kunjungi https://stis.ac.id

STSN Kunjungi https://stsn-nci.ac.id ; STIN Kunjungi https://stin.ac.id

Perwira angkatan darat  Kunjungi https://www.akmil.ac.id ; Perwira angkatan laut Kunjungi situs www.aal.ac.id

Perwira angkatan udara Kunjungi situs www.aau.ac.id perwira polisi ( AKPOL) Kunjungi situs https://akpol.ac.id

praja IPDN Kunjungi situs IPDN https://ipdn.ac.id sekolah kedinasan di STTD Kunjungi http://www.sttd.ac.id

Pilot Kunjungi STPI http://stpicurug.ac.id  STMKG Kunjungi https://stmkg.ac.id

4

KUMPULAN CONTOH SOAL TES AKADEMIK SELEKSI MASUK POLRI

Tes Akademik Polri atau sering disebut Tes Potensi Akademik (TPA) polri merupakan bagian penting dalam seleksi masuk Polri. Untuk itu mengerti dan memahami tes akademik ini penting bagi adikadik yang sedang mengikuti seleksi masuk Polri. Tes akademik dimaksudkan sebagai tolak ukur instansi atau lembaga dalam melakukan seleksi masuk, sehingga panitia tahu benar kemampuan akademik dari calon anggota yang masuk dalam kesatuan. Tes akademik seleksi masuk polri merupakan langkah awal dari semua anggota memasuki jenajang kepolisian. Untuk itu dalam seleksi ini harus benar di tata dan dipersiapkan dari sisi materi yang memang dibutuhkan dari sisi SDM kepolisian. Adapun Materi uji Tes Akademik Polri sebagai berikut:

1) Bahasa Indonesia

2) Bahasa Inggris

3) Pengetahuan Umum (Muatan Lokal)

4) Matematika

Empat materi ini merupakan materi pokok yang ada dalam silabus materi soal tes akademik Brigadir Polri, namun dilapangan tes akademik Brigadir Polri memiliki variasi yang dikembangkan sesuai daerah penerimaannya.