0

PENERIMAAN BINTARA POLRI TAHUN 2020

Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) membuka penerimaan Bintara tahun anggaran 2020. Informasi mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat dilihat pada laman resmi perekrutan Polri di www.penerimaan.polri.go.id. Berikut informasi selengkapnya:
A. PERSYARATAN UMUM:

a) warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
b) beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
c) setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
d) pendidikan paling rendah SMU/sederajat;
e) berumur paling rendah 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri);
f) sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
g) tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres setempat);
h) berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;

B. PERSYARATAN KHUSUS:
a. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
b. lulusan:
1) SMA/sederajat:
a. bagi lulusan sebelum tahun 2018 melampirkan Nilai ljazah (gabungan nilai rata-rata
rapor ditambah nilai rata-rata ujian sekolah dibagi dua) minimal 60,00;
b. bagi lulusan tahun 2018 dan 2019 melampirkan Nilai ljazah (gabungan nilai rata-rata
rapor ditambah nilai rata-rata USBN dibagi dua) minimal 65,00;
2) lulusan D-11I dengan IPK minimal 2,75 dan terakreditasi;
3) lulusan S-I dengan IPK minimal 2, 75 dan terakreditasi.
c. bagi yang masih duduk di kelas XII (lulusan tahun 2020) melampirkan nilai rata-rata rapor semester I minimal 70,00 dan setelah lulus melampirkan ijasah dengan akhir sesuai pada poin b;
d. bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah di luar negeri, harus mendapat pengesahan dari Dikdasmen Kemendikbud RI;
e. ketentuan tentang Ujian Nasional Perbaikan:
1) bagi lulusan tahun 2016 s.d. 2019 yang mengikuti Ujian Nasional perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Bintara Polri T.A. 2020 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan;
2) calon peserta yang mengulang di kelas XII baik di sekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Bintara Polri T.A. 2020
f. usia calon Bintara Polri T.A. 2020:
1) lulusan S sederajat usia minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun;
2) lulusan D-I11 usia maksimal 22 tahun;
3) lulusan D-IV/S-I usia maksimal 24 tahun.
g. belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan;
h. tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
i. dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda;
j. tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal lka;
k. tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum;
l. membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;
m. membuat surat pernyataan bermaterai bahwa tidak akan melakukan korupsi, kolusi, nepotisme dan menjanjikan ataupun membuat janji serta memberikan imbalan dalam bentuk apapun dengan atau kepada siapapun untuk membantu atau menolong kelulusan calon peserta dalam proses seleksi penerimaan terpadu yang ditandatanganoileh calon peserta dan diketahui oleh orang tua/wali;
n. membuat surat pernyataan bermaterai yang menyatakan calon peserta tidak masuk sebagaimana diatur pada angka 4 huruf j dan k;
o. berdomisili paling sedikit 2 tahun pada saat buka pendidikan di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga, kecuali calon peserta Bintara Kompetensi Khusus tidak berlaku ketentuan domisili, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
p. bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi/katabelece dengan cara menghubungi lewat telepon/surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi;
q. bagi calon Bintara yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan
r. bagi yang sudah beke a secara tetap sebagai pegawai/karyawan:
1) mendapat persetujuan/rekomendasdi ari kepala instansi yang bersangkutan;
2) bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri;
s. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim atau Subpanda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

C. PERSYARATAN LAINNYA:
a) Bintara Polisi Tugas Umum:
1) Berijazah:
b) lulusan SMA/MA jurusan IPA/IPS/Bahasa (bukan lulusan Paket A,B dan C);
c) lulusan SMK semua jurusan kecuali jurusan tata busana dan tata kecantikan, khusus lulusan SMK yang melalui jalur Bakomsus diatur tersendiri;
d) lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA);
e) lulusan S-I/D-IV, D-11I dengan IPK minimal 2,75 dan Prodi terakreditas;i
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
f) umum:
a. Pria : 165 cm;
b. Wanita: 160 cm;
g) Wilayah Perbatasan (Wiltas)/Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT)/Pulau-PulauTerpencil (PPT):
a. Pria : 163 cm;
b. Wanita: 158 cm;
h) khusus Ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat):
a. Daerah Pesisir:
(a) Pria : 163 cm;
(b) Wanita: 158 cm;
(2) Daerah Pegunungan:
(a) Pria : 160cm;
(b) Wanita: 155 cm;
3) pendaftaran dan seleksi diselenggarakan di masing-masing Polda sesuai domisili;
b) Bintara Kompetensi Pelayaran/Polair:
1) berijazah:
a) SMA/MA/SMK dan SMK Pelayaran/Perkapalan;
b) D-III/D-IV Nautika dan Teknika dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi, (wajib memiliki ijazah Ahli Nautika dan Teknika Tk. Ill dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia);
c) D-III/D-IV Teknik Perkapalan (Desain dan Rancang Bangun Kapal) dengan Akreditasi minimal B dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi;
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk pria 165 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
c) Bintara Kompetensi Teknologi lnformasi (Tl):
1) Berijazah SMK jurusan:
a) Teknik Komputer Jaringan;
b) Multimedia;
c) Teknik Komputer dan lnformatika;
d) Telekomunikasi;
e) Rekayasa Piranti Lunak; Teknik Elektro.
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk Pria 163 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
d) Bintara Kompetensi Musik:
1) berijazah SMK jurusan Seni Musik atau Sekolah Menengah Musik dengan menguasai (bukan menguasai karena hobi) minimal 1 (satu) instrumen musik sebagai berikut:
a) Flute;
b) Oboe;
c) Clarinet;
d) Sax Alto;
e) Sax Tenor;
f) Trumpet;
g) Trombone;
h) Tuba;
i) Bason/Fagot;
j) Percusi;
k) Keyboard;
l) Electric Bas;
m) Electric Guitar;
n) Violin;
o) Drum Set;
p) Gelo.
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk Pria 163 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda dan untuk uji kompetensi diselenggarakan oleh Panpus (melalui video conference atau panpus turun ke Panda) dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
e) Bintara Kompetensi Penerbang (Pilot):
1) Berijazah:
a) SMA/SMK/MA dan memiliki sertifikat Civil Pilot License (CPL) dari Sekolah Penerbangan;
b) D-II/D-I11/D-IV/S-I dan memiliki sertifikat Civil Pilot License (CPL) Sekolah Penerbangan.
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk Pria 165 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm:
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
4) khusus bagi lulusan Bakomsus Penerbang dapat mengikuti Pendidikan Dikbang Alih Golongan Bintara ke Perwira melalui jalur Sekolah lnspektur Palisi (SIP) setelah berdinas selama 5 (lima) tahun atau berpangkat Briptu;
f) Bintara Penyidik Pembantu:
1) Berijazah D-IV/S-I dengan Program Studi llmu Hukum, Akuntansi dan Teknologi lnformatika, dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi minimal B;
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk Pria 163 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm:
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
g) Bintara Kompetensi Olahraga:
1) Berijazah:
a) SMA Keberbakatan Olahraga;
b) S-1 Jurusan Pendidikan Olahraga dengan IPK minimal 2,75 dari Perguruan Tinggi Negeri terakreditasi;
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk Pria 165 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm:
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan Kemenpora dan Kanwil Kemenpora serta KONI setempat.
h) Bintara Kompetensi Agama:
1) berijazah Madrasah lbtidaiyah/Sekolah Dasar (Ml/SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) jurusan agama, Sekolah Menengah Teologi Kristen, Sekolah Menengah Agama Kristen, Sekolah Menengah Agama Katolik dan SMA Utama Widya Pasraman Ganesha Parwati;
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk Pria 163 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm:
3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakandi masing-masing Polda dan untuk uji kompetensi diselenggarakan dengan bekerjasama Kantor Kanwil Kemenag Provinsi/Kota/Kabupaten;
i) Bintara Kompetensi Tata Boga
4) berijazah SMK Tata Boga;
5) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk pria 165 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm:
6) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
j) Bintara Kompetensi Perawat
(1) berijazah D-11I Perawat, mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku dan diutamakan mempunyai sertifikat Basic Cardiovasculer Life Support (BCLS) atau Basic Trauma Life Support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan Prodi terakreditasi;
(2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
a) untuk pria: 163 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 160 cm;
b) untuk wanita: 160 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm.
(3) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
k) Bintara Kompetensi Bidan
7) berijazah D-11I Bidan, mempunyai Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku dan mempunyai sertifikat Basic Cardiovasculer Life Support (BCLS) atau Basic Trauma Life Support (BTLS) dengan IPK minimal 2,75 dan prodi terakreditasi;
8) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk wanita 160 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm;
9) pendaftaran dan seleksi dilaksanakan di masing-masing Polda sesuai domisili dan untuk uji kompetensi diselenggarakan di seluruh Polda yang terdapat calon peserta seleksi dengan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten;
l) Bintara Kompetensi Pramugari
1) Berijazah:
a) SMA/SMK/MA dan memiliki sertifikat Lembaga Pendidikan dan Keterampilan Pramugari;
b) D-11I/D-IV/S-I dan memiliki sertifikat Lembaga Pendidikan dan Keterampilan Pramugari;
2) tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) untuk wanita 165 cm;

Iklan
0

PENERIMAAN TARUNA AKPOL 2020

AKADEMI KEPOLISIAN

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka penerimaan Taruna Akademik Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2020. Informasi mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat dilihat pada laman resmi perekrutan Polri di www.penerimaan.polri.go.id. Berikut informasi selengkapnya:

A. SYARAT:

  1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/MA jurusan IPA/IPS (bukan lulusan dan atau berijazah paket A, B dan C) dengan ketentuan:
    a. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan):
    b. Tahun 2016 s.d 2019 dengan nilai rata-rata minimal 60,00;
    c. Tahun 2020 akan ditentukan kemudian.
  3. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Nasional/UN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat:
    a. Tahun 2016 s.d 2018 dengan rata-rata minimal 60,00
    b. Tahun 2019 dengan nilai rata-rata minimal 55,00
    c. Tahun 2020 akan ditentukan kemudian.
  4. Bagi lulusan tahun 2020 (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata yang akan ditentukan kemudian;
  5. Bagi yang berumur 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan nilai mata pelajaran Bahasa Inggris pada UN dan nilai rapor mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 serta melampirkan sertifikat TOEFL minimal skor 500.
  6. Ketentuan tentang Ujian Nasional Perbaikan:
    a. Bagi lulusan tahun 2016-2019 yang mengikuti Ujian Nasional perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Akpol T.A. 2020 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan
    b. Calon peserta yang mengulang di kelas XII baik di sekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2020.
  7. Bagi pendaftar dari Pendidikan diniyah Formal (PdF) dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) paa pondok pesantren memiliki nilai kelulusan rata-rata hasil imtihan wathoni (Ujian Standar Nasional) atau ujian akhir muamalah, dengan nilai akhir kelulusan rata-rata 70,00.
  8. Berumur minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  9. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
    a. Pria: 165 cm
    b. Wanita: 163 cm
  10. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
  11. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tiak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  12. Bagi peserta calon taruna/taruni yang telah gagal dalam proses seleksi karena melakukan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) tidak dapat mendaftar kembali.
  13. Mantan Taruna/Taruni atau siswa/siswi yang diberhentikan tidak dengan hormat dari proses pendidikan oleh lembaga pendidikan yang dibiayai oleh anggaran negara tidak dapat mendaftar.
  14. Dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda.
  15. Tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Unnag-undang dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
  16. Tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum.
  17. Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua biang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua atau wali.
  18. Membuat surat pernyataan bermaterai bahwa tidak akan melakukan korupsi, kolusi, nepotisme dan menjajikan ataupun membuat janji serta memberikan imbalan dalam bentuk apapun dengan atau kepada siapa pun untuk membantu atau menolong kelulusan calon peserta dalam proses seleksi penerimaan terpadu yang ditandatangani oeleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua atau wali.
  19. Bagi yang memperoleh ijazah dari sekolah luar negeri, harus mendapat pengesahan dari dikasmen Kemenikbud.
  20. Bersedia menjalani ikatan dinas Pertama (IdP) selama 10 tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri
  21. Memperoleh persetujuan dari orang tua atau wali.
  22. Tidak terikat perjanjian Ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
  23. Bagi calon Taruna/Taruni yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan.
  24. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai atau karyawan:
    a. Mendapat persetujuan atau rekomenasi dari kepala instansi yang bersangkutan.
    b. Bersedia diberhentikan dari status pegawai atau karyawan, bila diterima dan
    mengikuti pendidikan pembentukan Taruna/Taruni Akpol.

B. Cara Pendaftaran

  1. Membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website www.penerimaan.polri.go.id.
  2. Pendaftar memilih jenis seleksi Taruna/taruni Akpol pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat ibantu oleh panitia daerah).
  3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.
  4. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.
  5. Setelah berhasil mengisi form registrasi online, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar.
  6. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polres/Polda.

C. Tata cara verifikasi di Polres/Polda setempat

  1. Verifikasi setiap harinya dilaksanakan jam 07.00-16.00 WIB.
  2. Pendaftar harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan) dengan membawa dan menyerahkan hasil cetak form registrasi online serta berkas administrasi.
  3. Pendaftar membawa berkas administrasi asli dan fotokopi rangkap dua:
    · Asli KTP dan fotokopi dilegalisir oleh Disdukcapil setempat.
    · Asli KK dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat; untuk KK yang sudah ada Barcode-nya tidak perlu dilegalisir.
    · Asli akte kelahiran dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk akte kelahiran yang sudah ada Barcode-nya tidak perlu dilegalisir.
    · Asli ijazah: SD, SMP, SMA/MA/sederajat, bagi yang ijazahnya sudah menggunakan barcode tidak perlu dilegalisir dan transkrip nilai serta fotokopi yang dilegalisir oleh Sekolah/Perguruan Tinggi yang menerbitkan.
    · Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres setempat dan fotokopi yang dilegalisir oleh Polres yang menerbitkan.
    · Pas foto ukuran 4×6 dengan latar belakang warna merah sebanyak 10 lembar.
    · Surat persetujuan orang tua/wali (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat permohonan menjadi anggota Polri ditulis tangan (contoh form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan belum pernah menikah secara hukum positif atau hukum agama atau hukum adat (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Daftar riwayat hidup (hasil cetak form registrasi pada saat pendaftaran online) dan fotokopi.
    · Surat perjanjian ikatan dinas pertama anggota Polri (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan tidak terikat dengan instansi lain (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan orang tua/wali memberikan keterangan dan dokumen yang sebenarnya (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan peserta dan orang tua/wali untuk tidak melakukan KKN dan menggunakan sponsorship atau ketebelece (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    · Surat pernyataan tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUd 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.
    · Surat pernyataan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum.

0

PENERIMAAN TAMTAMA POLRI 2020


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono mengatakan, pada penerimaan tahun ini Tamtama dibutuhkan 400 orang dengan 300 orang Tamtama Brimob dan 100 orang Tamtama Polair. Tempat pendidikan akan dilangsungkan di dua tempat yakni Pusdik Brimob Watukosek, Jawa Timur dan Pusdik Pondok Dayung Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pendaftaran dan seleksi diselenggarakan oleh seluruh Polres/Polda, berikut informasi lengkapnya:
A. Persyaratan

  1. Pria bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI;
  2. Berijazah:
    a.Tamtama Brimob
    • SMA/MA/SMK semua jurusan kecuali jurusan Tata Busana dan Tata Kecantikan (bukan lulusan Paket A dan B) dengan kriteria lulus dan diutamakan memiliki kualifikasi mengemudi (dengan melampirkan Surat Izin Mengemudi (SIM) A.
    • Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA) dengan kriteria lulus dan diutamakan memiliki kualifikasi mengemudi (dengan melampirkan SIM A).
    b.Tamtama Polair
    • SMA/MA/SMK jurusan kecuali jurusan Tata Busana dan Tata Kecantikan (bukan lulusan Paket A dan B) dengan kriteria lulus.
    • SMK jurusan Pelayaran dengan kriteria lulus.
    • Lulusan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM/setingkat SMA) pada pondok pesantren dan lulusan Pendidikan Diniyah Formal (PDF/setingkat SMA).
  3. Bagi yang masih duduk di kelas XII SMA/SMK/MA sederajat menggunakan nilai rata-rata rapor semester satu setelah dinyatakan lulus menyerahkan ijazah.
  4. Ketentuan tentang Ujian Nasional Perbaikan:
    a. Bagi lulusan tahun 2016-2019 yang mengikuti Ujian Nasional perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Akpol T.A. 2020 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan.
    b. Calon peserta yang mengulang di kelas XII baik di sekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan terpadu Tamtama T.A. 2020.
  5. Usia minimal 17 tahun 8 bulan dan usia maksimal 22 tahun pada saat buka pendidikan.
  6. Tinggi badan minimal untuk pria 165 cm, khusus ras Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm.
  7. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  8. Dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panpus/Panda.
  9. Tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, Unnag-undang dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
  10. Tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum.
  11. Membuat surat pernyataan bermaterai bahwa tidak akan melakukan korupsi, kolusi, nepotisme dan menjajikan ataupun membuat janji serta memberikan imbalan dalam bentuk apapun dengan atau kepada siapa pun untuk membantu atau menolong kelulusan calon peserta dalam proses seleksi penerimaan terpadu yang ditandatangani oeleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua atau wali.
  12. Membuat surat pernyataan bermaterai bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua biang tugas Kepolisian yang ditandatangani oleh calon peserta dan diketahui oleh orang tua atau wali.
  13. Membuat surat pernyataan bermaterai untuk bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan tidak keluar dari fungsi Brimob dan Polair.
  14. Berdomisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar terhitung pada saat pembukaanpendidikan dengan melampirkan KTP/KK, apabila terbukti melakukan duplikasi/pemalsuan/rekayasa keterangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.
  15. Belum pernah menikah secara hukum positif/agama/adat, belum pernah hamil/melahirkan, belum pernah memiliki anak biologis (anak kandung) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan.
  16. Bersedia menjalani ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri.
  17. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri.
  18. Tidak terikat perjanjian Ikatan dinas dengan suatu instansi lain.
  19. Bagi calon Tamtama yang dinyatakan lulus terpilih agar melampirkan kartu BPJS Kesehatan.
  20. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai atau karyawan:
    a. Mendapat persetujuan atau rekomenasi dari kepala instansi yang bersangkutan.
    b. Bersedia diberhentikan dari status pegawai atau karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Tamtama Polri.
    B. Cara pendaftaran
  21. Membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan. polri.go.id.
  22. Pendaftar memilih jenis seleksi Tamtama Polri pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat ibantu oleh panitia daerah).
  23. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.
  24. Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi.
  25. Setelah berhasil mengisi form registrasi online, selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar.
  26. Pendaftar akan mendapat hasil cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polres/Polda.
  27. batas waktu verifikasi paling lambat empat hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari empat hari maka secara otomatis sistem data pendaftar online terhapus pada pukul 24.00 WIB hari keempat, jika pendaftar akan melakukan verifikasi maka pendaftar harus mengulangi pendaftran online kembali
    C. Tata cara verifikasi di Polres/Polda setempat
  28. Verifikasi setiap harinya dilaksanakan jam 07.00-16.00 WIB.
  29. Pendaftar harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan) dengan membawa dan menyerahkan hasil cetak form registrasi online serta berkas administrasi.
  30. Pendaftar membawa berkas administrasi asli dan fotokopi rangkap dua:
    • Asli KTP dan fotokopi dilegalisir oleh Disdukcapil setempat.
    • Asli KK dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat; untuk KK yang sudah ada Barcode-nya tidak perlu dilegalisir.
    • Asli akte kelahiran dan fotokopi yang dilegalisir oleh Disdukcapil setempat, untuk akte kelahiran yang sudah ada Barcode-nya tidak perlu dilegalisir.
    • Asli ijazah: SD, SMP, SMA/MA/sederajat, bagi yang ijazahnya sudah menggunakan barcode tidak perlu dilegalisir dan transkrip nilai serta fotokopi yang dilegalisir oleh Sekolah/Perguruan Tinggi yang menerbitkan.
    • Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan oleh Polres setempat dan fotokopi yang dilegalisir oleh Polres yang menerbitkan.
    • Pas foto ukuran 4×6 dengan latar belakang warna merah sebanyak 10 lembar.
    • Surat persetujuan orang tua/wali (form dapat diunduh di website penerimaan. polri.go.id) dan fotokopi.
    • Surat permohonan menjadi anggota Polri ditulis tangan (contoh form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    • Surat pernyataan belum pernah menikah secara hukum positif atau hukum agama atau hukum adat (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    • Daftar riwayat hidup (hasil cetak form registrasi pada saat pendaftaran online) dan fotokopi.
    • Surat perjanjian ikatan dinas pertama anggota Polri (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    • Surat pernyataan tidak terikat dengan instansi lain (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    • Surat pernyataan orang tua/wali memberikan keterangan dan dokumen yang sebenarnya (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    • Surat pernyataan peserta dan orang tua/wali untuk tidak melakukan KKN dan menggunakan sponsorship atau ketebelece (form dapat diunduh di website penerimaan.polri.go.id) dan fotokopi.
    • Surat pernyataan tidak mendukung atau ikut serta dalam organisasi atau paham yang bertentangan dengan Pancasila, UUd 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.
    • Surat pernyataan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sosial dan norma hukum.
    D. Jadwal seleksi penerimaan
    • Pendaftaran online: 7-23 Maret 2020.
    • Verifikasi calon dan dokumen: 9-27 Maret 2020.
    • Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan seumpah panitia, calon Taruna Akpol, Bintara dan Tamatama serta orang tua wali: 28 Maret 2020.
    • Pemeriksaan administrasi awal, pengumuman dan kirim hasil (Akpol, Bintara dan Tamtama): 29 Maret-4 April 2020.
    • Untuk jadwal pelaksanaan seleksi selanjutnya akan diinformasikan lebih lanjut oleh panitia penerimaan terpadu anggota Polri T.A. 2020.
0

PELATIHAN AKADEMIK/PSIKOTES SELEKSI MASUK BRIGADIR DAN AKPOL TAHUN 2020

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) Medan membuka pelatihan Akademik dan Psikotes untuk seleksi penerimaan Brigadir/Akpol Tahun 2020. Pelatihan ini telah mulai di buka pada awal agustus 2019 yang lalu, hal ini dimaksudkan untuk membekali peserta didik agar memperoleh pendalaman materi tes sebanyak mungkin sehingga pada waktu pelaksanaan tes bisa meraih hasil yang maksimal.

Bahan Pelatihan terdiri dari 2 Bagian yaitu :

A. Materi Akademik untuk Brigadir dan untuk Akpol

>Materi yang di ujikan dalam tes akademik brigadir dan tamtama polri yang di ujikan adalah:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Bahasa inggris
  3. Pengetahuan umum

>Materi yang di ujikan dalam tes akademik akpol polri yang di ujikan adalah:

Tes Potensi Akademik yang akan diujian meliputi berikut ini :
Materi yang akan diujikan, meliputi :
1. TPA (Tes Potensi Akademik) yaitu: meliputi:  Pengetahuan Umum, Bahasa       Indonesia, dan Matematika (IPA/IPS)

2. TOEFL (Test of English as a Foreign Language)

Jenis dan bentuk Tes/Ujian :
dilaksanakan menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test)
bentuk soal berbentuk objektif dengan ragam pilihan ganda dengan 4 (empat) pilihan jawaban 100 soal

B. Materi Psikotes untuk Brigadir dan untuk Akpol

Pemeriksaan Psikologi dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik individu berdasarkan nilai dan persyaratan yang ditetapkan dimana pemeriksanaan dilakukan melalui tes tertulis meliputi :
1. Faktor kecerdasan terdiri dari : kecerdasan umum, kemampuan praktis, kemampuan verbal, kemampuan abstrak.
2. Faktor kepribadian terdiri dari :  prososial; pengendalian diri; penyesuaian diri; kepercayaan diri.
3. Faktor minat terdiri dari :  prosedural, pelayanan sosial, adil, kebenaran, demokratis, humanisme.
4. Sikap kerja terdiri dari : kecepatan, daya tahan, ketelitian.

Bagi yang berminat,segera daftar di :

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) Medan

Jl.  Abdullah Lubis No. 18 H Medan Baru    C.P. 081262017001      

0

SOAL TES SEKOLAH KEDINASAN 2019

Tahun ini, sebanyak 21 sekolah kedinasan milik pemerintah menerima mahasiswa baru. Pendaftaran telah dilaksanakan sejak Selasa (9/4/2019). Kini beberapa hari jelang pendaftaran ditutup, para pendaftar diimbau untuk segera menyelesaikan input data dan mengunggah dokumen persyaratan di laman pendaftaran. Apabila sudah selesai mendaftar adik-adik perlu berlatih soal-soal tes masuk sekolah kedinasan yang hampir sama dengan tes CPNS/CASN yaitu :

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) klik disiniSoal-soal yang tergolong Tes Wawasan Kebangsaan di antaranya:
    • Pancasila
    • Bhinneka Tunggal Ika
    • UUD 1945
    • Tata Negara
    • Kebijakan Pemerintah
    • Sejarah Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Inggris
    • Pengetahuan dan Wawasan Umum
  2. Tes Inteligensia Umum (TIU)  klik disiniSoal-soal yang termasuik Tes Integensi Umum di antranya soal yang berkaitan dengan:
    • Kemampuan Verbal, yang meliputi Tes Sinonim (persamaan kata), Tes Antonim (lawan kata), Tes Analogi (hubungan kata) dan Tes Pemahaman Wacana
    • Kemampuan Numerik. seperti Tes Aritmetika, Tes Seri Angka, Tes Seri Huruf, Tes Logika Angka dan Tes Angka dalam Cerita
    • Kemampuan berfikir logis dan analisis tes logika umum
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)  klik disiniTes Karakteristik Pribadi terdiri dari:
    • Tes Integritas Diri
    • Tes Semangat Diri
    • Tes Kreativitas dan Inovasi
    • Tes Orientasi pada Pelayanan
    • Tes Orientasi kepada Orang Lain
    • Tes Kemampuan Beradaptasi
    • Tes Kemampuan Mengendalikan Diri
    • Tes Kemampuan Bekerja Mandiri dan Tuntas
    • Tes Kemauan dan Kemampuan Belajar Berkelanutan
    • Tes Kemampuan Bekerja Sama dalam Kelompok
    • Tes Kemampuan Menggerakkan dan Mengkoordinir Orang Lain

Untuk adik-adik yang mau melihat 12 sekolah kedinasan terfavorit ditahun 2019 sbb:

PKN-STAN Kunjungi www.pknstan.ac.id ; STIS Kunjungi https://stis.ac.id

STSN Kunjungi https://stsn-nci.ac.id ; STIN Kunjungi https://stin.ac.id

Perwira angkatan darat  Kunjungi https://www.akmil.ac.id ; Perwira angkatan laut Kunjungi situs www.aal.ac.id

Perwira angkatan udara Kunjungi situs www.aau.ac.id perwira polisi ( AKPOL) Kunjungi situs https://akpol.ac.id

praja IPDN Kunjungi situs IPDN https://ipdn.ac.id sekolah kedinasan di STTD Kunjungi http://www.sttd.ac.id

Pilot Kunjungi STPI http://stpicurug.ac.id  STMKG Kunjungi https://stmkg.ac.id

4

KUMPULAN CONTOH SOAL TES AKADEMIK SELEKSI MASUK POLRI

Tes Akademik Polri atau sering disebut Tes Potensi Akademik (TPA) polri merupakan bagian penting dalam seleksi masuk Polri. Untuk itu mengerti dan memahami tes akademik ini penting bagi adikadik yang sedang mengikuti seleksi masuk Polri. Tes akademik dimaksudkan sebagai tolak ukur instansi atau lembaga dalam melakukan seleksi masuk, sehingga panitia tahu benar kemampuan akademik dari calon anggota yang masuk dalam kesatuan. Tes akademik seleksi masuk polri merupakan langkah awal dari semua anggota memasuki jenajang kepolisian. Untuk itu dalam seleksi ini harus benar di tata dan dipersiapkan dari sisi materi yang memang dibutuhkan dari sisi SDM kepolisian. Adapun Materi uji Tes Akademik Polri sebagai berikut:

1) Bahasa Indonesia

2) Bahasa Inggris

3) Pengetahuan Umum (Muatan Lokal)

4) Matematika

Empat materi ini merupakan materi pokok yang ada dalam silabus materi soal tes akademik Brigadir Polri, namun dilapangan tes akademik Brigadir Polri memiliki variasi yang dikembangkan sesuai daerah penerimaannya.