BAB I: PARADIGMA BARU AKREDITASI 2026
Instrumen Akreditasi 2024 (IA 2024) membawa perubahan mendasar dalam cara menilai mutu satuan pendidikan. Asesor tidak lagi sekadar memeriksa kelengkapan dokumen, melainkan menilai KINERJA NYATA sekolah yang berdampak pada murid.
1.1 Pergeseran Paradigma: Dari Administratif ke Berbasis Kinerja

1.2 Prinsip Dasar Asesor sebagai Mitra Profesional
Asesor dalam IA 2024 diposisikan sebagai mitra profesional yang membantu sekolah menemukan potret kondisinya yang sesungguhnya. Peran ini menuntut sikap dan perilaku profesional berikut:
- Objektivitas: Menilai berdasarkan bukti lapangan, bukan asumsi atau tekanan
- Kontekstualitas: Memahami kondisi unik tiap sekolah sebelum membuat penilaian
- Empati: Menghargai upaya sekolah dalam kondisi apapun
- Integritas: Menolak segala bentuk intervensi yang mempengaruhi independensi penilaian
- Kolaborasi: Bekerja sama dengan rekan asesor dalam satu tim yang solid
PESAN KUNCI BAN-PDM
“Akreditasi bukan tentang penilaian yang menghakimi, melainkan penghela sekolah menuju kualitas yang lebih baik.” Asesor adalah instrumen utama dalam mewujudkan misi mulia ini.
BAB II: STRUKTUR INSTRUMEN DAN KOMPONEN PENILAIAN
2.1 Gambaran Umum IA 2024

2.2 Komponen 1: Kinerja Pendidik dalam Proses Pembelajaran (Butir 1–4)
Fokus: Apakah guru benar-benar memfasilitasi pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada murid?

2.3 Komponen 2: Kepemimpinan Kepala Sekolah (Butir 5–9)
Inti: Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran yang reflektif dan berbasis data.

2.4 Komponen 3: Iklim Lingkungan Belajar (Butir 10–14)
Catatan penting: Wawancara murid dilakukan secara KONFIDENSIAL tanpa kehadiran guru/kepala sekolah!

BAB III: TAHAP PRA-VISITASI — FORMAT 3.3
3.1 Fungsi dan Tujuan Format 3.3
Format 3.3 adalah Lembar Persiapan Penggalian Data Pra-Visitasi yang digunakan asesor sebelum tiba di sekolah. Format ini berfungsi sebagai peta kerja asesor dalam merencanakan penggalian data yang efektif dan terarah saat visitasi.
Perbedaan Format 3.3 dan 4.3
Format 3.3 = RENCANA penggalian data (sebelum visitasi, berbasis telaah DKA dan dokumen Sispena). Format 4.3 = HASIL penggalian data (saat dan setelah visitasi, berisi temuan faktual lapangan).
3.2 Langkah Mengisi Format 3.3 Secara Cerdas
- Akses dan baca DKA (Deskripsi Kinerja Asesi) yang sudah diisi sekolah di Sispena
- Telaah 6 dokumen wajib yang sudah diunggah sekolah: KSP, RKT, RKAS, Kalender Akademik, RPP/Modul, Foto/Video
- Identifikasi GAP antara klaim sekolah di DKA dengan bukti dokumen yang tersedia
- Tentukan data mana yang sudah terverifikasi dan data mana yang masih perlu konfirmasi lapangan
- Isi kolom 4.3 dengan rencana pertanyaan wawancara dan aspek observasi yang akan difokuskan
- Koordinasikan dengan rekan asesor tentang pembagian tugas penggalian data
3.3 Struktur Kolom Format 3.3

3.4 Tips Mengisi Format 3.3 Berbasis AI
Pendekatan Cerdas dengan AI
Asesor dapat memanfaatkan AI (seperti ChatGPT, Claude, Gemini, Grok dll.) untuk membantu menganalisis DKA sekolah dan menghasilkan daftar pertanyaan wawancara yang relevan. Caranya: (1) Paste isi DKA sekolah ke AI, (2) Minta AI mengidentifikasi klaim yang perlu diverifikasi, (3) Minta AI membuat pertanyaan probing untuk setiap butir. NAMUN: Keputusan akhir dan penilaian tetap sepenuhnya merupakan tanggung jawab asesor sebagai instrumen utama.
BAB IV: PELAKSANAAN VISITASI — FORMAT 4.3
4.1 Fungsi dan Tujuan Format 4.3
Format 4.3 adalah Lembar Rekap Penggalian Data yang diisi asesor saat dan setelah melakukan visitasi. Format ini merupakan instrumen pencatatan hasil penggalian data faktual di lapangan dan menjadi jembatan antara data lapangan dan penilaian skor akhir (Format 4.4 dan 4.5).
4.2 Agenda Visitasi 2 Hari

4.3 Cara Mengisi Format 4.3 Secara Tepat
Format 4.3 diisi secara kronologis mengikuti proses visitasi. Berikut langkah-langkah pengisian yang tepat:
- Pada kolom TELAAH DOKUMEN: Catat nama dokumen yang diperiksa, kondisi dokumen (ada/tidak, sesuai/tidak sesuai klaim DKA), dan catatan penting tentang keaslian dokumen (perhatikan tanggal pembuatan vs tanggal visitasi).
- Pada kolom OBSERVASI: Catat hasil pengamatan langsung — interaksi guru-murid, suasana kelas, kondisi lingkungan. Bersikap netral: catat apa yang terlihat/terdengar, jangan langsung menilai saat observasi berlangsung.
- Pada kolom WAWANCARA: Catat inti jawaban narasumber. Lakukan probing (pertanyaan lanjutan) bila jawaban tidak lengkap. Perhatikan konsistensi antara jawaban berbagai pihak (triangulasi sumber).
- Pada kolom SIMPULAN/ANALISIS: Setelah semua data terkumpul, lakukan triangulasi: bandingkan data dari ketiga metode. Bila ada inkonsistensi, cari konfirmasi tambahan sebelum menyimpulkan.
- Pada kolom SKOR: Tentukan level kinerja (1-4) berdasarkan rubrik. Sertakan narasi penjelas minimal 50 kata yang menjelaskan dasar pemberian skor tersebut.
4.4 Prinsip Triangulasi Data
Apa itu Triangulasi?
| Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data dengan membandingkan hasil dari tiga metode penggalian: (1) Telaah Dokumen, (2) Observasi, dan (3) Wawancara. Data dikatakan valid bila ketiga metode menghasilkan gambaran yang konsisten. |
Contoh penerapan triangulasi untuk Butir 12 (Anti-Bullying):
- Telaah Dokumen: Periksa SK TPPK, SOP penanganan kasus, catatan/laporan kasus
- Observasi: Amati interaksi antar murid, suasana di lorong/kantin/lapangan
- Wawancara: Tanyakan kepada murid (konfidensial) apakah merasa aman, pernah melihat/mengalami bullying, dan bagaimana respons sekolah
- Bila dokumen ada tapi murid merasa tidak aman → kemungkinan dokumen dibuat untuk akreditasi saja → skor rendah
- Bila dokumen ada, suasana kondusif, dan murid merasa aman → bukti kuat → skor tinggi
4.5 Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Observasi Kelas
- Sampaikan kepada guru: ‘Silakan mengajar sebagaimana biasa.’ Jangan izinkan guru mengubah metode mengajar karena kehadiran asesor.
- Amati interaksi guru-murid: Apakah guru merespons pertanyaan murid secara positif? Apakah ada murid yang diberi label negatif?
- Amati keterlibatan murid: Apakah murid aktif? Apakah ada diferensiasi untuk murid dengan kebutuhan berbeda?
- Amati manajemen kelas: Apakah kesepakatan kelas terlihat? Bagaimana guru menangani perilaku yang mengganggu?
- Jangan memberikan reaksi (mengangguk/menggeleng) yang bisa memengaruhi perilaku guru atau murid.
- Buat catatan faktual, bukan langsung menilai: ‘Guru menjawab pertanyaan murid sambil tersenyum’ bukan ‘Guru sangat baik.’
BAB V: PANDUAN WAWANCARA PER NARASUMBER
5.1 Wawancara Kepala Sekolah
Durasi: 60-90 menit. Tujuan: Menggali data Komponen 2 (Kepemimpinan KS) dan konfirmasi klaim DKA.
Pertanyaan untuk Butir 5 (Budaya Refleksi & Evaluasi Kinerja):
- ‘Bagaimana cara Bapak/Ibu melakukan supervisi akademik kepada guru? Berapa kali dalam setahun? Apa yang dilakukan setelah supervisi?’
- ‘Apakah guru-guru di sini melakukan refleksi kinerja secara rutin? Seperti apa prosesnya? Siapkan contoh dokumen refleksi.’
- ‘Bagaimana program pengembangan profesi guru dirancang berdasarkan hasil evaluasi kinerja?’
Pertanyaan untuk Butir 6 (Visi-Misi & Kolaborasi):
- ‘Bagaimana visi-misi sekolah ini dirumuskan? Siapa saja yang dilibatkan?’
- ‘Bagaimana visi-misi ini diwujudkan dalam kegiatan sehari-hari? Bisa berikan contoh konkret?’
- ‘Apa bentuk kemitraan nyata sekolah dengan orang tua, komunitas, atau institusi lain?’
Pertanyaan untuk Butir 7 (Anggaran):
- ‘Bagaimana proses penyusunan RKAS? Apakah berbasis evaluasi dan data? Siapa yang dilibatkan?’
- ‘Bagaimana Bapak/Ibu melaporkan penggunaan anggaran kepada pemangku kepentingan?’
Pertanyaan untuk Butir 8 & 9 (Sarpras & Kurikulum):
- ‘Bagaimana sekolah menganalisis kebutuhan sarpras? Apakah ada kasus sarpras tidak termanfaatkan?’
- ‘Bagaimana KSP ini digunakan guru dalam kegiatan sehari-hari? Kapan terakhir dievaluasi?’
5.2 Wawancara Guru
Durasi: 30-45 menit per guru. Pilih minimal 3 guru dari mata pelajaran berbeda. Tujuan: Menggali data Komponen 1 (Kinerja Pendidik).
Pertanyaan untuk Butir 1 & 2 (Dukungan Sosio-Emosional & Pengelolaan Kelas):
- ‘Bagaimana cara Anda mengetahui apakah murid memahami materi? Apa yang dilakukan bila ada murid yang tertinggal?’
- ‘Apakah kelas Anda memiliki kesepakatan kelas? Bagaimana proses pembuatannya bersama murid?’
- ‘Bagaimana cara Anda menangani murid yang berperilaku mengganggu tanpa merendahkan mereka?’
Pertanyaan untuk Butir 3 (Pembelajaran Bermakna):
- ‘Bagaimana cara Anda menentukan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran?’
- ‘Bagaimana Anda memanfaatkan hasil penilaian formatif untuk memperbaiki proses mengajar?’
- ‘Bisakah tunjukkan contoh tugas/proyek murid yang menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi?’
Pertanyaan untuk Butir 4 (Karakter & Kompetensi):
- ‘Bagaimana pembelajaran Anda membangun karakter/nilai yang sesuai visi-misi sekolah?’
- ‘Apa dampak nyata yang Anda lihat pada murid setelah menerapkan pembelajaran tersebut?’
5.3 Wawancara Murid (KONFIDENSIAL)
PENTING: Wawancara murid dilakukan TANPA kehadiran guru, kepala sekolah, atau staf sekolah. Sampaikan kepada murid bahwa jawaban mereka dijaga kerahasiaannya. Pilih minimal 5 murid dari kelas berbeda secara acak.
Pertanyaan tentang Pembelajaran (Komponen 1):
- ‘Ceritakan pengalaman belajarmu yang paling berkesan di sekolah ini. Mengapa berkesan?’
- ‘Apakah guru-guru di sini pernah mengajakmu berpikir, berdiskusi, atau memecahkan masalah nyata?’
- ‘Bagaimana gurumu merespons kalau kamu bertanya atau membuat kesalahan?’
- ‘Apakah ada kesepakatan kelas yang dibuat bersama di kelasmu? Bagaimana prosesnya?’
Pertanyaan tentang Iklim Sekolah (Komponen 3):
- ‘Apakah kamu merasa aman dan nyaman di sekolah ini? Mengapa?’
- ‘Apakah pernah ada murid yang di-bully atau diperlakukan tidak baik di sekolah ini? Kalau ada, bagaimana sekolah menanggapinya?’
- ‘Apakah kamu merasa diperlakukan sama dengan murid lain, terlepas dari latar belakangmu?’
- ‘Apakah kamu tahu ke mana harus melapor kalau merasa tidak aman di sekolah?’
Pertanyaan tentang Kepemimpinan (Komponen 2):
- ‘Apa visi atau misi sekolah ini? Apakah itu mempengaruhi kegiatan belajarmu?’
- ‘Apakah kamu pernah dilibatkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan visi sekolah?’
5.4 Wawancara Orang Tua/Komite
Pilih minimal 3 orang tua secara acak. Tujuan: Triangulasi dari perspektif eksternal.
- ‘Apakah Anda mendapatkan informasi berkala tentang perkembangan belajar anak Anda?’
- ‘Apakah Anda dilibatkan dalam pengambilan keputusan sekolah yang penting?’
- ‘Apakah ada perubahan positif pada anak Anda yang Anda kaitkan dengan pembelajaran di sekolah ini?’
- ‘Bagaimana sekolah mengkomunikasikan visi dan program kerjanya kepada orang tua?’
- ‘Apakah Anda mendapatkan laporan pengelolaan anggaran dari sekolah? Dengan cara apa?’
BAB VI: RUBRIK PENILAIAN DAN PENGISIAN SKOR
6.1 Empat Level Penilaian IA 2024

6.2 Tips Narasi Penilaian yang Baik
Setiap skor harus disertai narasi deskriptif minimal 50 kata yang menjelaskan:
- APA yang ditemukan (fakta lapangan dari observasi, wawancara, dan dokumen)
- SEJAUH MANA konsistensi dan dampaknya
- MENGAPA skor tersebut diberikan berdasarkan rubrik
Contoh Narasi yang Baik (Butir 12, Skor 3)
Berdasarkan telaah dokumen, SK TPPK ditemukan dan telah ditandatangani kepala sekolah. SOP penanganan kasus bullying tersedia. Dalam wawancara konfidensial dengan 5 murid, semua murid menyatakan merasa aman di sekolah dan mengetahui cara melapor bila ada masalah. Dua murid menyebutkan pernah ada kasus perselisihan yang diselesaikan oleh guru BK dengan baik. Observasi di koridor dan kantin menunjukkan interaksi antar murid yang kondusif. Namun, program sosialisasi anti-bullying tercatat hanya dilakukan 1 kali dalam 2 tahun terakhir, belum mencapai frekuensi yang ideal. Berdasarkan data ini, kinerja dinilai memenuhi standar dengan beberapa catatan untuk peningkatan.
BAB VII: ETIKA DAN SIKAP PROFESIONAL ASESOR
7.1 Hal-hal yang HARUS Dilakukan
- Bersikap netral: jangan memberikan sinyal penilaian (verbal/non-verbal) saat observasi
- Menjaga kerahasiaan jawaban murid dalam wawancara konfidensial
- Menolak dengan tegas segala bentuk pemberian (makanan, uang, hadiah) dari sekolah
- Berpakaian rapi dan profesional selama visitasi
- Hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh agenda visitasi
- Berkoordinasi aktif dengan rekan asesor untuk konsistensi penilaian
- Memberikan feedback yang konstruktif dan mendidik kepada sekolah di pertemuan penutup
7.2 Hal-hal yang HARUS DIHINDARI
- Jangan memberi tahu skor penilaian sebelum proses selesai
- Jangan terpengaruh oleh kondisi fisik sekolah semata (gedung bagus ≠ kinerja baik)
- Jangan menginterogasi murid — gunakan pertanyaan terbuka yang nyaman
- Jangan meminta dokumen yang tidak relevan atau berlebihan
- Jangan membandingkan sekolah satu dengan sekolah lain di depan pihak sekolah
- Jangan menggunakan HP/media sosial secara berlebihan saat proses visitasi
Ingat: Asesor adalah Instrumen Utama
| Kualitas hasil akreditasi sangat bergantung pada kualitas asesor dalam mengobservasi, mendengar secara aktif, memahami konteks, dan berpikir kritis. Penilaian yang keliru seringkali bukan karena kurangnya data, melainkan karena interpretasi yang tidak tepat. |
PENUTUP
Panduan ini disusun berdasarkan sumber-sumber dari blog pascaldaddy512.com dan panduan resmi BAN-PDM untuk membantu asesor melaksanakan tugas dengan optimal, profesional, dan bertanggung jawab. Akreditasi yang berkualitas dimulai dari asesor yang memiliki integritas, kompetensi, dan komitmen untuk membantu sekolah menjadi lebih baik.
Sumber referensi:
- pascaldaddy512.com — Cara Tepat Mengisi Format 4.3 Lembar Rekap Penggalian Data
- pascaldaddy512.com — Cara Cerdas Mengisi Format 3.3 Berbasis AI
- pascaldaddy512.com — Contoh Pertanyaan Wawancara Asesor saat Visitasi
- pascaldaddy512.com — Akreditasi 2026: Peran Strategis Asesor sebagai Mitra Profesional
- Panduan Penjelasan Instrumen Akreditasi 2024 (IA 2024) Versi 2025 — BAN-PDM
- Kepmendikbudristek No. 246/O/2024

Buat yang mau panduannya mau diberikan gratis silahkan klik https://youtube.com/@togip.s.pasaribu6682?si=16EmZ_4t2zsZuAuo kemudian like n subscribe Video Topaz_Music di youtube
Buat yang mau panduannya mau diberikan gratis silahkan klik https://youtube.com/@togip.s.pasaribu6682?si=16EmZ_4t2zsZuAuo kemudian like n subscribe Video Topaz_Music di youtube. Kirim bukti Screen Shoot (SS) ke No HP. 081262017001