0

KUMPULAN SOAL IPDN DAN PEMBAHASAN TAHUN 2019

Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah salah satu lembaga perguruan tinggi kedinasan yang dilakukan melalui seleksi kota dan kabupaten. Prioritas untuk peserta adalah lulusan SMA/SMK dan sekolah menengah atas umum lainnya yang sederajat. IPDN merupakan lembaga dibawah naungan kementerian dalam negeri, jadi nantinya setelah lulus dari IPDN mahasiswa akan langsung mendapatkan NIP dan akan ditugaskan menjadi seorang Camat dan siap ditempatkan seluruh Indonesia.

Jadwal Pendaftaran IPDN 2019 akan segera dibuka bulan April 2019. Untuk info jadwal pendaftaran IPDN 2019 online dapat diakses di www.ipdn.ac.id

Bagi kalian yang benar-benar tertarik mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP IPDN 2019) tidak ada salahnya untuk bersiap diri menghadapi tes ipdn 2019 sejak awal, mungkin bisa dimulai dengan dengan belajar contoh soal IPDN dan pembahasan sekaligus rajin olahraga untuk persiapan tes fisik.

IPDN adalah singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri. IPDN termasuk salah satu Sekolah Ikatan Dinas sehingga para lulusan IPDN akan langsung bekerja dibawah Kementerian Dalam Negeri. Anda harus mengetahui beberapa seleksi tes IPDN 2019, prosedur pendaftaran IPDN 2019, jadwal, pendaftaran IPDN 2019, syarat pendaftaran IPDN 2019 hingga tips masuk IPDN atau lulus IPDN 2019. Kuota IPDN 2019 bisa jadi naik dibanding tahun sebelumnya namun belum ada kuota IPDN 2019 secara pasti.

Sejak tahun 2016 pendafatan Taruna / Mahasiswa baru IPDN dilakukan terintegrasi melalui Pansel Menpan.  Materi dan Bahan Soal Tes Ujian Masuk IPDN 2018/2019 sebagaimana sekolah kedinasan lainnya adalah soal-soal TKD (Tes kemampuan Dasar) yang terdiri dari :

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU),
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Pada kesempatan ini kami bagikan beberapa link download contoh soal TKD sebagai sarana untuk Latihan Soal Ujian Masuk IPDN untuk persiapan seleksi tahun 2018/2019. Berikut ini Soal  Latihan TKD IPDN 2019/2020, yang terdiri dari :

  1. Latihan TWK IPDN 2019/2029,  (DISINI)
  2. Latihan TIU IPDN 2019/2020, dan (DISINI)
  3. Latihan TKP IPDN 2019/2020  (DISINI)

Berikut ini Materi dan Bahan Soal Tes Kompetensi Dasar TKD IPDN tahun 2019/2020:

  1. Download Soal (TWK) Tes Wawasan Kebangsaan   (disini)
  2. Download Soal (TIU) Tes Intelegensi Umum    (disini)
  3. Download Soal  (TKP) TesKarakteristik Pribadi   (disini)

Semoga Soal Latihan Ujian Masuk IPDN ini bermanfaat buat Adik-adik sekalian.

0

KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN STIS 2019

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik melaksanakan penerimaan mahasiswa baru(PMB) setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia dalam ahli Statistika. STIS melaksanakan PMB dengan sangat ketat dan tertata dengan rapi agar mendapatkan mahasiswa yang berkompetensi dan mampu mengikuti proses belajar di STIS.

Soal Tes / Ujian Masuk STIS terkenal sulit.Bukan hanya sulit tapi soal yang sangat banyak menuntut setiap calon mahasiswanya untuk tetap konsisten  dalam konsentrasinya ketika menjawab soal. Pada Umumnya contoh soal Tes / Ujian Masuk STIS, terdiri dari 1) Matematika (90 menit) 2) Bahasa Inggris (60 menit) dam 3) Pengetahuan Umum (69 menit). Namun pada PMB tahun 2018 dan 2019 mata ujian Bahasa Inggris dan Pengetahuan Umum sudah ditiadakan. Berikut ini JADWAL KEGIATAN PENERIMAAN MAHASISWA BARUPOLITEKNIK STATISTIKA STIS TAHUN AKADEMIK 2019/2020Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun akademik 2019/2020 ikatan dinas dilakukan dalam 4 (empat) tahap sebagai berikut:

Tahap I

Tes Akademik (Matematika), menggunakan sistem Ujian Berbasis Komputer

Tahap II

Seleksi Kompetensi Dasar, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) berkoordinasi dengan Politeknik Statistika STIS

Tahap III

Psikotes

Tahap IV

Tes Kesehatan dan Kebugaran

Pada setiap tahapan berlaku sistem gugur.

Sebagai bahan persiapan bagi Adik-adik yang akan mengikuti Seleksi Masuk STIS, berikut kami bagikan contoh soal Tes / Ujian Masuk STIS.

  1. SOAL STIS 2007 dan PEMBAHASANNYA
  2. SOAL STIS 2008 dan PEMBAHASANNYA
  3. SOAL STIS 2009 dan PEMBAHASANNYA
  4. SOAL STIS 2010 dan PEMBAHASANNYA
  5. SOAL STIS 2011 dan PEMBAHASANNYA
  6. SOAL STIS 2012 dan PEMBAHASANNYA
  7. SOAL STIS 2013 dan PEMBAHASANNYA
  8. SOAL STIS 2014 dan PEMBAHASANNYA
  9. SOAL STIS 2015 dan PEMBAHASANNYA
  10. SOAL STIS 2016 dan PEMBAHASANNYA
  11. SOAL STIS 2017 dan PEMBAHASANNYA
  12. SOAL STIS 2018 dan PEMBAHASANNYA 

Demikianlah dulu yang bisa kami upload dan bagikan untuk adik-adik, semoga bermanfaat !

0

SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2019

Setiap Pelamar Sekolah Kedinasan wajib mengetahui ketentuan-ketentuan terkait jurusan, pendidikan dan sekolah kedinasan yang dilamar. Setiap jurusan dan sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Dokumen tersebut terdiri dari :

  1. Kartu Keluarga
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Ijazah
  4. Rapor SMA/Sederajat
  5. Pas foto
  6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar
Untuk keterangan lebih lengkap silahkan download BUKU PETUNJUK PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN 2019 dalam format  pdf  klik disini atau format docx klik disini
0

Penerimaan Mahasiswa Baru Ikatan Dinas Politeknik Statistika STIS T.A. 2019/2020

Penerimaan Mahasiswa Baru Ikatan Dinas Politeknik Statistika STIS (Angkatan-61)

Tahun Akademik 2019/2020

 Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/373/M.SM.01.00/2019 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi STIS Tahun Anggaran 2019, Politeknik Statistika STIS – Badan Pusat Statistik akan menerima kembali mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 yang berstatus ikatan dinas sebanyak 600 orang dengan rincian:

Program Studi Statistika Program Diploma III — 150 mahasiswa

Program Studi Statistika Program Diploma IV — 300 mahasiswa

Program Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV — 150 mahasiswa

Lulusan Program Diploma III akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II/c dan akan ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia.

Lulusan Program Diploma IV akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III/a dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Selama masa pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan (tanpa uang saku).

Untuk lebih lengkapnya kunjungi: www.stis.ac.id atau klik disini

sumber : https://spmb.stis.ac.id/

0

Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

Berikut ini Surat Sekretaris Kementerian PANRB Tentang Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Pada Kementerian/Lembaga Yang Mempenyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

PENGUMUMAN NOMOR :B\393/S.SM.01.00/2019

TENTANG

Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Pada Kementerian/Lembaga Yang Mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberitahukan kepada Putra­ Putri terbaik lulusan SMU atau sederajat, bahwa:

  1. Pada Tahun  Anggaran  2019  akan  dibuka  penerimaan  Caton  Siswa-Siswi/Taruna-Taruni      pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan,sebagai berikut :    Selengkapnya silahkan  anda klik disini
  2. Peserta meJakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id sesuai dengan penjadwalan tersebut pada angka 1(satu).
  3. Caton peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari 8 (delapan) lnstansi/Lembaga Pendidikan Kedinasan sebagaimana tersebut pada angka 1 (satu). Apabila mendaftar di 2 (dua) program studi atau lebih,maka yang bersangkutan secara otomatis dinyatakan gugur.
  4. Seleksi dilakukan secara bertahap di masing-masing Kementerian/Lembaga. Salah satu tahapan seleksi adaJah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Tahapan seleksi selanjutnya diatur oleh masing-masing Kementerian/Lembaga .
  5. Biaya pendaftaran dan biaya seleksi SKD diatur lebih lanjut oleh masing-masing Kementerian/ Lembaga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan .
  6. Peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan tutus keseluruhan tahapan seleksi.
  7. Pengangkatan menjadi CPNS dilakukan setelah dinyatakan lulus pendidikan serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan Kedinasan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.Selain itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang dikaitkan dengan proses penerimaan Siswa-Siswi/Taruna-Taruni tersebut. Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu .

    Jakarta,2  Maret 2019

    Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara

    dan Reformasi Birokrasi

sumber : https://www.menpan.go.id

0

7 SEKOLAH KEDINASAN PALING DIMINATI TAHUN 2018

1. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan (ATKP)

Dilansir dari website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMANPAN RB), Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan lah yang memiliki tingkat persaingan yang paling ketat. Kamu harus tahu, gaes! Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan atau ATKP Medan ini hanya menyediakan empat puluh enam kursi. Banyaknya orang yang mendaftar ialah 1.110 pelamar. Wah, dari 1.110 pelamar, kursi yang hanya disediakan hanya empat puluh enam kursi? Berarti 1.064 lainnya harus siap-siap gugur dari proses penyeleksian.

2. Akademi Perkeretaapian Indonesia (API)

Persaingan terketat lainnya yaitu di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun. Calon mahasiswa yang melamar ke API Madiun sekitar 4.339 pelamar. Namun, formasi yang disediakan oleh API Madiun hanyalah 96 formasi.Tingkat persaingannya ialah 1:45 atau artinya dari empat puluh lima orang hanya ada satu orang yang akan di terima. Berarti dari 4.339 pelamar, 4.243 pelamar harus siap-siap gugur dari tahap seleksi. Wah-wah.

 

3. Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)

Persaingan terketat lainnya yaitu Politeknik Imigrasi yang dimana kamu harus berkompetisi melawan 10.080 pelamar! Wah banyak banget, ya, gaes? Nah, dari sekian banyaknya pelamar, Politeknik Imigrasi hanya menyediakan 300 kursi saja. Artinya, perbandingan dalam persainganmu ialah 1:34. Nah, berarti dari 10.080 pelamar, 9780 pelamar harus siap-siap gugur, nih.

4. Sekolah Tinggi Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (STMKG) 

Posisi keempat didikuli oleh Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Dari 7.804 pelamar. Pelamar yang diterima hanyalah 250 kursi. Artinya, dari 7.804 pelamar, 7.554 lainnya harus siap-siap gugur di tahap penyeleksian.

5. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Politeknik Statistika) 

Yup, Politeknik Statistika merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pusat statistik alias BPS. Perguruan tinggi kedinasan yang satu ini pun menjadi salah satu perguruan tinggi kedinasan yang memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi.Politeknik Statistika ini memiliki sebanyak 17.886 pelamar. Dari segitu banyak pelamar, kamu harus tahu, gaes, yang diterima hanyalah 600 pelamar saja. Bisa dikatakan bahwa 17.286 lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

6. Politeknik Keuangan Negara (PKN-STAN)

Nah, yang selama ini Politeknik Keuangan STAN selalu menjadi favorit pelamar, tingkat persaingannya yaitu 1:20. Perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh kementerian keuangan ini memiliki 147.702 pelamar yang akan memperebutkan 7.301 formasi. Bisa dikatakan, dari 147.702 pelamar, 140.401 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Yang terakhir, sekolah favorit dan juga yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi ialah IPDN. IPDN membuka formasi sebanyak 2.000 kursi, sedangkan calon mahasiswa yang ingin bergabung di IPDN sebanyak 46.062 pelamar. Berarti dari 46.062 pelamar, 44.062 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.***

Nah, kalau kamu memilih salah satu dari ketujuh perguruan tinggi kedinasan di atas, kamu harus lebih sering-sering belajar, ya. Selain itu, kamu juga harus menjaga kesehatanmu sejak dini agar kamu bisa lolos tes kesehatannya. Semangat!

 

0

INFORMASI SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

PERTANYAAN UMUM (FAQ – FREQUENTLY ASKED QUESTIONS)

A. TENTANG PENDAFTARAN

  1. Bagaimana cara mendaftar Pendidikan Kedinasan? Untuk mendaftar Pendidikan Kedinasan, silahkan masuk ke menu registrasi pada https://sscndikdin.bkn.go.id
  2. Berapa Batas Usia Pelamar Pendidikan Kedinasan Tahun 2018? Batas usia pendaftaran pada SSCN adalah batasan usia minimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan, dan batasan usia maksimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan dengan mengambil batas usia pada tanggal pembukaan pendaftaran. Dalam hal ini masing masing Pendidikan Kedinasan mempunyai kewenangan dalam menentukan batas usia minimum dan maksimum serta menentukan tanggal batas usia.
  3. Siapa saja yang bisa mendaftar Pendidikan Kedinasan? Siswa-siswi WNI yang sedang atau telah lulus sekolah kelas XII tahun 2018 dan berkeinginan untuk kuliah di Pendidikan Kedinasan selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi
  4. Apakah dengan mendaftar Pendidikan Kedinasan saya sudah bisa mengikuti seleksi untuk masuk Pendidikan Kedinasan? Untuk bisa mengikuti seleksi masuk Pendidikan Kedinasan , silahkan lakukan pendaftaran di halaman akun pada https://sscndikdin.bkn.go.id. Setelah memilih Pendidikan Kedinasan pada bagian pendaftaran, dilanjutkan dengan mengisi pendaftaran ulang di masing masing portal lembaga/Pendidikan Kedinasan yang dipilih peserta
  5. Apakah ada persyaratan khusus lainnya? Masing-masing Kementerian/Lembaga yang memiliki Lembaga/Sekolah Kedinasan mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu, harap calon peserta seleksi membaca secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar / memilih salah satu Pendidikan Kedinasan.
  6. Apakah dengan mengikuti seleksi kompetisi dasar saya sudah dianggap lulus menjadi calon siswa-siswi/taruna-taruni Pendidikan Kedinasan? Seleksi/tes dilakukan secara nasional menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) dan selanjutnya terdapat seleksi/tes lainnya yang ditentukan oleh masing-masing Lembaga/Pendidikan Kedinasan. Hasil kelulusan akan diumumkan kemudian setelah pelaksanaan tes.
  7. Bagaimana jika saya mengalami kendala pendaftaran pada Instansi yang menggunakan portal Pendidikan Kedinasan? Silahkan mengubungi Call Center Pendidikan Kedinasan tersebut.
  8. Apakah saya boleh melamar lebih dari 1 (satu) Pendidikan Kedinasan? Calon peserta seleksi diberikan kesempatan untuk mendaftar hanya di salah satu instansi sesuai dengan pilihannya. Pilihan tersebut tidak dapat diubah dengan alasan apapun. Oleh karena itu, pertimbangkan benar-benar sebelum melakukan proses pendaftaran
  9. Berapa instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan? Instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan terdiri dari delapan kementerian/lembaga yang memiliki Pendidikan Kedinasan.
  10. Bagaimana cara pengisian Data yang benar? Pengisian data harus sesuai dengan Kartu Identitas atau ijazah yang dimiliki
  11. Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil? Refresh dan clear cache pada browser yang digunakan
  12. Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi? Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk
  13. Bagaimana jika saya belum memiliki ktp untuk syarat unggah foto diri? Untuk foto diri, KTP bisa digantikan dengan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sipil / Kartu Keluarga
  14. Apakah saya harus mengisi lengkap riwayat pendidikan? Untuk yang lulus tahun 2018, hanya mengisi jurusan pendidikan dan nama sekolahnya. Dan untuk yang lulus sebelum tahun 2018, mengisi semua kolom riwayat pendidikan yang diminta.

B. PERBAIKAN DATA

  1. Apakah saya dapat melakukan perubahan data pribadi setelah mengirimkan data pendaftaran? Pelamar TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah dikirim sehingga setiap pelamar harus BERHATI-HATI dalam melakukan pengisian data.
  2. Apakah saya dapat mengubah pilihan Pendidikan Kedinasan setelah mengirimkan data pendaftaran? Jika anda belum melakukan “simpan” pendaftaran maka anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika anda telah selesai melakukan pendaftaran maka anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.
  3. Bagaimana jika NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK saya tidak sesuai?Apabila terdapat ketidak sesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  4. Bagaimana jika data pribadi saya tidak sesuai antara data DUKCAPIL (KTP) dengan Ijazah? Apabila terdapat perbedaan data antara data KTP dengan Ijazah, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data KTP ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  5. Bagaimana jika lupa password untuk Login ke dalam https://sscndikdin.bkn.go.id?Silahkan menggunakan bantuan lupa password di halaman https://sscnhelpdesk.bkn.go.id

C. DOKUMEN

  1. Bagaimana cara mengunggah / mengupload foto diri? Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 500 Kb, format file dalam bentuk JPG/JPEG. Apabila melebihi ukuran tersebut maka dengan otomatis file atau berkas yang akan anda upload atau kirim akan gagal atau ditolak.
  2. Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi? Anda dapat memperhatikan pengumuman dan menyiapkan berkas-berkas tersebut ketika dibutuhkan pada tahapan tes tertentu sesuai kententuan pada masing-masing Pendidikan Kedinasan.
  3. Bagaimana jika kartu pendaftaran atau kartu ujian saya hilang? Anda dapat mencetak ulang Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran melalui login ke portal SSCN. Untuk Kartu ujian silahkan login pada portal Pendidikan Kedinasan yang dilamar.

C. KONEKSI

  1. Apa yang harus saya lakukan apabila akses ke laman SSCN berjalan lamban? Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth.

D. ADUAN

  1. Apakah ada biaya yang harus saya keluarkan dalam melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan ini? Biaya pendaftaran Pendidikan Kedinasan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing Sekolah Kedinasan. Segera LAPORKAN apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
  2. Ada oknum yang meminta sejumlah uang dan mengaku dapat meloloskan seleksi Pendidikan Kedinasan. Hati-hati PENIPUAN. Seleksi ini dilaksanakan dengan secara transparan. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau pihak berwajib apabila anda menemukan orang yang mengaku dapat meloloskan seleksi Sekolah Kedinasan.

Kementerian Keuangan

Kementerian Dalam Negeri

Kementerian Hukum dan HAM

Kementerian Perhubungan

Badan Pusat Statistik

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika

Badan Intelijen Negara

Badan Siber dan Sandi Negara

sumber : https://sscndikdin.bkn.go.id/faq

 

0

PENERIMAAN TARUNA BARU STMKG 2018

                              PENGUMUMAN RESMI PTB STMKG 2018
Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/222/M.SM.01.00/2018 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan  Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi STMKG Tahun Anggaran 2018 sebanyak 250 (dua ratus lima puluh) orang, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (STMKG) pada Tahun Akademik 2018/2019 membuka Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tahun 2018 (PTB STMKG 2018). Penerimaan ditujukan dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang dipersiapkan untuk melaksanakan kegiatan operasional oleh instansi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi resmi disebarluaskan dan dapat diakses melalui laman resmi https://ptb.stmkg.ac.id/ , https://stmkg.ac.id/ , dan https://www.bmkg.go.id/.
sumber : https://ptb.stmkg.ac.id/
 

0

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR PENERIMAAN IPDN 2018

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR
Sebelum menjadi Calon Praja IPDN maka para calon peserta diwajibkan untuk mendaftar dan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.
 
TAHAPAN DAN MATERI SELEKSI:

  1. Pendaftaran dengan Sistem Elektronik;
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT);
  3. Tes Kesehatan Daerah;
  4. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran;
  5. Tes Pantukhir (di IPDN Jatinangor) meliputi :
    • Verifikasi Faktual Dokumen Ddministrasi
    • Tes Kesehatan Pusat
    • Tes Kesamaptaan
    • Wawancara

Bagan alur tahapan seleksi/tes dapat dilihat pada bagan berikut :

Keterangan :

  1. CAPRA : Calon Praja Peserta Seleksi Tes Masuk IPDN
  2. SPCP : Seleksi Penerimaan Calon Praja yang pendaftaran dan pengumuman dilaksanakan secara online melalui alamat : https://spcp.ipdn.ac.id
  3. TKD : Test Kompetensi Dasar dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test)
  4. Pantukhir : Penentuan Akhir
  5. PUSKES TNI : Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI
  6. DISJAS AD : Dinas Jasmani Angkatan Darat
  7. JASDAM : Jasmani Daerah Militer di Tingkat Komando Daerah Militer (KODAM)
  8. JASREM : Jasmani Komando Resort Militer (KOREM)
  9. Dinas Psikologi Angkatan Darat
  10. Tim Kemendagri adalah Tim Wawancara Pantukhir CAPRA IPDN yang dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri yang terdiri dari:
    • Menteri Dalam Negeri
    • Para Pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kemendagri
    • Rektor IPDN, Wakil Rektor IPDN, Para Pembantu Rektor, Para Kepala Lembaga dan Para Deka
    • Kementerian PAN dan RB
    • Badan Kepegawaian Negara
    • Komisi Pemberantasan Korupsi
    • Mabes TNI – Cilankap
    • Dinas Psikologi TNI AD
    • Dinas Jasmani TNI AD

PENGUMUMAN

1.Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi
2.Pengumuman Daftar Kode Billing
3.Pengumuman Daftar Peserta Belum Membayar PNBP TKD
4.Tes Kompetensi Dasar (TKD)
5.Tes Kesehatan Daerah
6.Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran
7.Tes Penentuan Akhir (Pantukhir)

 

 a.Verifikasi Faktual Dokumen
 b.Tes Kesehatan Pusat
 c.Tes Kesamaptaan
 e.Wawancara

Sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

PENDAFTARAN IPDN 2018

PENDAFTARAN DENGAN SISTEM ELEKTRONIK

  1. Persyaratan Pendaftaran
  1. Persyaratan Umum:
a.Warga Negara Indonesia;
b.Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2018.
c.Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.
  1. Persyaratan Administrasi
a.Berijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan paket C dengan ketentuan:
1)Nilai rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
2)Khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Nilai rata-rata Ijazah minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
b.KTP-el bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau KK menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el dengan NIK yang sama pada saat mendaftar pada website https://sscndikdin.bkn.go.id;
c.Surat keterangan dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018;
d.Surat elektronik/e-mail yang masih aktif;
e.Pas photo.
  1. Persyaratan Khusus:
a.Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
b.Tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pendaftar pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
c.Tidak bertato atau bekas tato;
d.Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
e.Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
f.Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya secara tidak hormat;
g.Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
1)Bersedia untuk tidak Menikah/Kawin selama mengikuti pendidikan;
2)Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
3)Bersedia ditempatkan pada seluruh kampus IPDN;
4)Bersedia mentaati segala Peraturan yang berlaku di IPDN;
5)Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
h.Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.
i.Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada webiste http://spcp.ipdn.ac.id

 

  1. Mekanisme Pendaftaran
1.Pendaftaran peserta calon Praja IPDN Tahun 2018 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pendidikan tinggi kedinasan mulai tanggal 9 s.d 30 April 2018;
2.Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://sscndikdin.bkn.go.id;
3.Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada website https://sscndikdin.bkn.go.id, selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah/mengupload dokumen sebagaimana tercantum dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2018 ke website https://spcp.ipdn.ac.id mulai tanggal 10 April s.d. 2 Mei 2018;
a. Mengisi biodata Calon Peserta Seleksi;
b. Mengunggah Scanning dokumen sebagai berikut:
1)KTP asli bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum 1 MB);
2)Ijazah/STTB asli atau photocopy yang dilegalisasi (diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1 MB);
3)Surat keterangan asli berstempel sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018 yang ditandatangani Kepala Sekolah atau pejabat berwenang;
4)Pasphoto berwarna (tidak hitam putih) menghadap kedepan, tampak muka, tidak memakai kacamata. Ukuran foto 4×6 cm ( 400×600 pixel), maksimal 500 KB dengan format jpg.
c. Antara dokumen KTP atau KK dan Ijazah/STTB mencantumkan data yang sama untuk nama dan tempat tangal lahir;
4.Apabila pendaftar tidak memenuhi ketentuan persyaratan administrasi pendaftaran diatas maka pendaftar dinyatakan gugur.

 
III. Lain – Lain

1.Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2018 tidak dipungut biaya, kecuali tahap TKD dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) TKD sebesar Rp.50.000 perorang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Kepegawaian Negara. Pembayaran biaya TKD akan diinformasikan lebih lanjut sebelum pelaksanaan TKD;
2.Biaya SPCP IPDN Tahun 2018 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018;
3.Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam delik penipuan.

sumber : spcp.ipdn.ac.id