0

Pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2020

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia memberikan kesempatan bagi Putra/Putri Warga Negara Republik Indonesia untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2020 Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/435/M.SM.01.00/2020 tanggal 6 Mei 2020 Perihal Rencana Pembukaan Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020.

Maksud dan tujuan pelaksanaan seleksi penerimaan calon Praja IPDN adalah untuk menjaring calon Praja IPDN yang berkualitas dalam hal memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk menjaring Calon Praja IPDN yang berkualitas, sistem seleksi penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan secara jujur dalam keseluruhan tahapan seleksi, transparan terkait keseluruhan tahap dan informasi hasil tes kepada seluruh peserta tes dan masyarakat melalui media online, adil tanpa membedakan agama dan asal usul, akuntabel dalam arti keseluruhan hasil tes dapat dipertanggungjawabkan.Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2020 tidak dipungut biaya, kecuali pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SKD sebesar Rp.50.000,00 per orang sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Badan Kepegawaian Negara. Tata cara pembayaran biaya SKD dapat dilihat pada website https://dikdin.bkn.go.id/ sesuai kode billing yang dikeluarkan oleh BKN.

Maksud dan tujuan pelaksanaan seleksi penerimaan calon Praja IPDN adalah untuk menjaring calon Praja IPDN yang berkualitas dalam hal memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Persyaratan Pendaftaran

Persyaratan Umum
1. Warga Negara Indonesia  
2. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 
    (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2020; dan  
3. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar 
    wanita minimal 155 cm  

Persyaratan Administrasi
1.  Berijazah paling rendah Sekolah Menengah Umum (SMU) atau 
     Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan Paket C dengan
     ketentuan: 
     * Nilai Rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma
        nol-nol) untuk Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan
        2017 s.d. 2020; dan
     * Nilai Rata-rata Ijazah bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat
        ditetapkan minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) untuk
        Nilai Rata-rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah lulusan 2017 s.d. 2020;
2.  KTP-el bagi peserta yang berusia 17 tahun atau Kartu Keluarga (KK) 
     bagi yang belum memiliki KTP-el;
3.  Bagi yang belum memiliki KTP-el atau Kartu Keluarga (KK) dapat 
     melampirkan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan
     pembuatan KTP-el yang ditandatangani oleh pejabat berwenang;
4.  Surat Keterangan lulus dari Kepala Sekolah atau pejabat yang 
     berwenang, bagi siswa SMU/MA Tahun Ajaran 2019/2020;
5.  Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) khusus bagi peserta OAP
     yang ditandatangani oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah 
     Kabupaten/Kota masing-masing dan mengetahui Ketua atau Anggota 
     Majelis Rakyat Papua (MRP);
6.  Alamat e-mail yang aktif; dan
7.  Pasfoto

Persyaratan Khusus
1.  Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena
     melakukan kejahatan;
2.  Tidak bertindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan
     lainnya bagi peserta pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
3.  Tidak bertato atau bekas tato;
4.  Tidak menggunakan kacamata/lensa 
     kontak;
5.  Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah
     hamil/melahirkan;
6.  Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN dan perguruan
     tinggi lainnya dengan tidak hormat;
7.  Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja
     IPDN, maka pendaftar:
      a. Sanggup tidak menikah/kawin selama mengikuti 
          pendidikan;
      b. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan / 
          ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
      c. Bersedia ditempatkan pada proses pembelajaran di seluruh
          kampus IPDN;
      d. Bersedia mentaati segala peraturan yang berlaku di IPDN; dan
      e. Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan 
          tindakan kriminal, mengkonsumsi dan/atau menjual belikan 
          narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, 
          menyebarkan paham radikalisme dan melakukan tindakan 
          asusila atau penyimpangan seksual (LGBT).
8.  Apabila pendaftar terbukti melakukan pemalsuan identitas 
     /dokumen persyaratan pendaftaran di atas maka pendaftar 
     dinyatakan GUGUR; dan
9.  Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara 
     lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada Website SPCP 
     IPDN

Alur Pendaftaran SSCASN Sekolah Kedinasan 2020

Calon peserta dapat mendaftarkan diri di Portal SSCASN DIKDIN dengan menekan tombol dibawah ini :

Registrasi Calon Pendaftar

Tahapan Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN 2020

Setelah Proses Pendaftaran dan Verifikasi yang dilakukan di Portal SSCASN DIKDIN, untuk menjadi Calon Praja IPDN, para calon peserta diwajibkan untuk mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.

1. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan dengan 
    menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test) oleh BKN
2. Tes Kesehatan Tahap I
    Tes Kesehatan daerah akan dilakukan oleh Kepolisian Daerah
3. Pantukhir 
    * Verifikasi Faktual Dokumen Persyaratan Administrasi  
       Pendaftaran
    * Tes Kesehatan Tahap II

Kuota Calon Praja IPDN Tahun 2020

Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/305/M.SM.01.00/2020 Tanggal 16 Maret 2020 Hal Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi IPDN Tahun Anggaran 2020 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 892.1-827 Tahun 2020 tentang Kebutuhan Calon Praja pada Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2020 :

Jadwal Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2020

PENGUMUMAN

sumber : https://spcp.ipdn.ac.id/2020/

Iklan
0

TATA CARA PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2020

A. Pertanyaan Seputar Pengertian

Apakah yang dimaksud Sekolah Kedinasan?

Perguruan tinggi kedinasan yang memiliki ikatan dengan lembaga pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan

Instansi Apa Saja Yang Membuka Pendaftaran Sekolah Kedinasan?
- Badan Pusat Statistik (STIS)
- Badan Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
- Kementerian Hukum dan HAM (POLTEKIP dan POLTEKIM)
- Kementerian Dalam Negeri (IPDN)
- Kementerian Perhubungan (STTD dan 10 Sekolah Tinggi , Poltek 
  serta  Akademi lainnya)
- Badan Intelijen Negara (STIN)*Untuk tahun 2020, Kementerian 
  Keuangan (PKN STAN) dan Badan Meterologi, Kilmatologi dan 
  Geofisika (STMKG) tidak membuka pendaftaran (Moratorium)

Apakah Nama Sekolah Kedinasan Untuk Instansi Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia?
- Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip)
- Politeknik Imigrasi (Poltekim)

Apakah Nama Sekolah Kedinasan Untuk Instansi Kementerian Perhubungan?
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun
- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal
- Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan 
  Palembang
- Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) Bali
- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta
- Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
- Politeknik Pelayaran Surabaya
- Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
- Politeknik Pelayaran Sumatera Barat
- Politeknik Pelayaran Banten
- Politekni Pelayaran Malahayati Aceh
- Politeknik Pelayaran Barombong
- Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
- Politeknik Penerbangan Makassar
- Politeknik Penerbangan Medan
- Politeknik Penerbangan Surabaya
- Politeknik Penerbangan Jayapura
- Politeknik Penerbangan Palembang

B. Pertanyaan Seputar Pembayaran

Apa Yang Dimaksud Dengan Kode Billing ?
"Kode Pembayaran yang harus dibayarkan dan diperoleh jika peserta dinyatakan lulus administrasiPendaftar diwajibkan memperhatikan kembali syarat-syarat Sekolah Kedinasan terkait pembayaran Kode Billing"

Bagaimana Cara Caya Mendapatkan Kode Billing?
Kode Billing didapatkan jika pendaftar dinyatakan lulus tahap verifikasi berkas.Kode billing bisa dilihat dengan cara login pada Aplikasi SSCN Sekolah Kedinasan kemudian ke menu Resume Pendaftaran
Bagaimana Tata Cara Pembayaran Kode Billing?
Kode Billing dapat dibayarkan ke gerai ATM dengan memilih menu Pembayaran/Transaksi Lainnya sesuai dengan Bank yang tersedia
- Masukkan kartu ATM dan Pilih Bahasa Indonesia
- Masukkan PIN ATM
- Pilih menu Transaksi Lainnya
- Pilih menu pembayaran
- Pilih menu MPN
- Masukkan 15 digit kode pembayaran billing kemudian pilih benar
- Selanjutnya akan muncul informasi jumlah pembayaran. Jika 
  sudah benar, kemudian tekan YA
Bagaimana Jika Saya Sudah Bayar, Tetapi Dinyatakan Belum Membayar?
Anda dapat menunggu verifikasi pembayaran dalam waktu 3X24 jam, kemudian cek kembali status pembayaran anda

Bagaimana Jika Saya Belum Bayar, Tetapi Dinyatakan Sudah Membayar?
Anda dapat melaporkan pada aplikasi Helpdesk, pada menu Aduan Instansi

C. Pertanyaan Seputar Pendaftaran

*PERMASALAHAN TERKAIT PERSYARATAN PENDAFTARAN SEKOLAH DAN PERMASALAHAN SAAT PENDAFTARAN SILAHKAN KLIK TAUTAN BERIKUT
Apakah Yang Harus Dipersiapkan Dalam Melakukan Pendaftaran?Identitas diri, alamat email aktif, data orang tua dan nilai rapor dan persyaratan lain yang di perlukan dari masing-masing sekolah kedinasan
Bagaimana Tata Cara Pendaftaran Untuk Peserta Yang Tidak Mempunyai Nilai UN Di Masa Pandemi Ini?
Silahkan untuk mengunjungi website sekolah ataupun website instansi yang ingin dilamar untuk mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi
Dapatkah Saya Melamar Pada Lebih Dari Satu Sekolah Kedinasan?Pendaftar hanya boleh mendaftar pada 1 (satu) Sekolah dan 1 Jurusan di Sekolah Kedinasan yang dilamar

Bagaimana Jika Ada Kesalahan Dalam Pengisian Data?
Data bisa diubah selama pendaftar belum klik 'Akhiri Pendaftaran' pada Resume Pendaftaran
Apa Saja Persyaratan Khusus Untuk Mendaftar Sekolah Kedinasan?Untuk persyaratan khusus berbeda untuk masing-masing sekolah, untuk itu pendaftar bisa mengacu pada website sekolah terkait
Bagaimana Jika NIK Dan NO KK Tidak Ditemukan?
Pendaftar dapat melapor ke Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) terkait NIK ataupun NO.KK yang tidak ditemukan
Bagaimana Jika Data Kependudukan Dan Catatan Sipil Saya Tidak Sesuai Dengan Ijazah?
Hubungi Kantor DUKCAPIL setempat sesuai alamat KTP, atau DUKCAPIL PUSAT untuk melakukan perbaikan data sesuai dengan dokumen resmi (ijazah) yang Anda miliki. Kontak DITJEN DUKCAPIL dapat dilihat pada tautan berikut http://dukcapil.kemendagri.go.id/contact Layanan Helpdesk Ditjen Dukcapil (Call Center : 1500537)

Bagaimana Jika Data NIK Dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK Kepala Keluarga Tidak Sesuai?
Apabila terdapat ketidaksesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK Kepala Keluarga, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke Kantor DUKCAPIL setempat sesuai alamat KTP, atau DUKCAPIL PUSAT untuk melakukan perbaikan data sesuai dengan dokumen resmi yang Anda miliki.
Bagaimana Jika Saya Belum 17 Tahun Sehingga Belum Memiliki KTP Atau Surat Keterangan?
Untuk pelamar yang berusia dibawah 17 tahun bisa mengupload Kartu Keluarga (untuk swafoto juga menggunakan Kartu Keluarga)

D. Pertanyaan Seputar Unggah Dokumen

Mengapa Saya Tidak Bisa Upload (Unggah) Dokumen?
Pastikan ukuran file dan jenis file yang akan di upload tidak melebihi dari batasan masing masing dokumen yang dipersyaratkan di SSCN Sekolah Kedinasan 2020. 
Apabila melebihi dari batasan ukuran yang ditetapkan, maka secara otomatis file atau dokumen yang anda upload akan ditolak.
Bagaimana Cara Upload (Unggah) Dokumen Persyaratan?
Pastikan ukuran file dan jenis file yang akan di upload tidak melebihi dari batasan masing masing dokumen yang dipersyaratkan dalam aplikasi SSCN Sekolah Kedinasan 2020.
Berapa Ukuran dan Tipe File yang Diupload?
- Pas Foto ( 200 Kb; JPG)
- KTP ( 200 Kb; JPG)
- Ijazah ( 700 Kb; PDF)
- Transkrip ( 400 Kb; PDF)
- Rapor ( 500 Kb; PDF)
- Dokumen Lainnya ( 1 MB; PDF)
- Bukti Bayar ( 200 Kb; JPG)
- Surat Pernyataan ( 700 Kb; PDF)
- Surat Lamaran ( 400 Kb; PDF)
- Surat Keterangan ( 500 Kb; PDF)
*Seluruh File yang diupload disesuaikan kembali dengan 
  persyaratan sekolah masing-masing
Bagaimana Agar Proses Upload Dokumen Dapat Lebih Cepat?
Bersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies, gunakan koneksi internet yang cukup stabil, gunakan koneksi internet yang menyediakan space bandwith cukup sehingga dalam pengiriman file atau berkas tidak mengalami kendala.
Apakah Saya Bisa Mengupload Ulang Dokumen Yang Sudah Saya Upload?
Dokumen yang sudah di upload DAPAT di upload ulang selama belum klik resume. Anda HARUS berhati-hati dalam mengunggah dokumen dan pastikan sesuai dengan persyaratan, cek ulang kembali sebelum melakukan proses upload.

E. Pertanyaan Seputar Login Dan Koneksi

Bagaimana Jika Saya Lupa Password?
Silahkan akses website Helpdesk SSCN Sekolah Kedinasan 2020 kemudian pilih menu Lupa Password dan lengkapi form isian tersebut
Bagaimana Jika Saya Lupa Jawaban Pengaman-1?
Silahkan akses website Helpdesk SSCN Sekolah Kedinasan 2020 kemudian pilih menu Lupa Jawaban Pengaman-1 dan lengkapi form isian tersebut.
Bagaimana Jika Saya Lupa Jawaban Pengaman-2?
Silahkan akses websiteHelpdesk SSCN Sekolah Kedinasan 2020 kemudian pilih menu Lupa Jawaban Pengaman-2 dan lengkapi form isian tersebut

Bagaimana Mengecek Status Tiket Yang Telah Diajukan?
Silahkan akses website Helpdesk SSCN Sekolah Kedinasan 2020 pada menu Cek Status Tiket lalu masukkan kembali nomor tiket anda dalam waktu 2x24 jam.

Bagaimana Jika Permasalahan Yang Dihadapi Tidak Terdapat Dalam Website Helpdesk SSCASN?
Silahkan akses website Helpdesk SSCN Sekolah Kedinasan 2020 pada menu Pengaduan PTK dan lengkapi form isian tersebut
Bagaimana Jika Saya Ingin Menghubungi Call Center Instansi Yang Saya Lamar?
Silahkan akses website SSCN Sekolah Kedinasan kemudian pilih menu Layanan Call Center
Bagaimana Jika Website Yang Diakses Lambat Atau Tidak Dapat Diakses?
Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth. Pastikan Browser yang digunakan adalah yang terbaru.
Bagaimana Jika Saat Pengisian Pendaftaran Koneksi Terputus ?
Pastikan Koneksi internet yang digunakan dalam kondisi stabil. Refresh ulang browser yang digunakan. Ulangi proses pendaftaran.

F. Pertanyaan Seputar Kartu Ujian

Bagaimana Jika Hasil Cetak Kartu Pendaftaran SSCN Sekolah Kedinasan 2020 Tidak Sesuai Dengan Isian?

Lakukan clear history/bersihkan riwayat pelacakan, cache, cookies kemudian refresh browser Anda dengan tekan (CTRL + F5) Bagaimana Cara Mencetak Ulang Kartu Informasi Akun Dan Kartu Pendaftaran SSCN Sekolah Kedinasan 2020? Silahkan lakukan Log In ke portal SSCN Sekolah Kedinasan dengan menggunakan NIK dan password yang telah Anda daftarkan pilih menu Resume Pendaftaran jika sudah selesai melakukan pendaftaran. Bagaimana Cara Mencetak Kartu Ujian? Silahkan akses website SSCN Sekolah Kedinasan 2020, login dan jika Anda sudah membayar Kode Billing dan sudah diverifikasi maka dapat mencetak Kartu Ujian Informasi Lebih Detail : Badan Kepegawaian Negara Telp. 021 80882815 Pada Jam Kerja: Senin - Jumat 08.00 - 16.00 WIB Sumber : https://helpdesk.bkn.go.id/dikdin/faq Karena Materi Tes TKD/SKD pada CPNS dan sekolah kedinasan itu sama, maka untuk adik-adik yang mau berlatih SKD/TKD (TWK, TIU, dan TKP) dapat mengikuti Try Out disini www.tryoutcpns.online

Demikian informasi tentang tata cara pendaftaran Sekolah kedinasan Tahun 2020. Semoga bermanfaat bagi kita sekalian.

0

PENERIMAAN MAHASISWA BARU POLITEKNIK STATISTIKA STIS TAHUN AKADEMIK 2020/2021

Sistem Seleksi

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun akademik 2020/2021 ikatan dinas dilakukan dalam 3 (tiga) tahap sebagai berikut:

Tahap I  : Seleksi Kompetensi Dasar, menggunakan sistem Computer 
                  Assisted Test (CAT) diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian
                  Negara (BKN) berkoordinasi dengan Politeknik Statistika STIS.
Tahap II : Tes Potensi Akademik (Matematika), menggunakan sistem
                   Ujian Berbasis Komputer.
Tahap III : Tes Kesehatan dan Kebugaran.

Persyaratan Ikatan Dinas

Untuk dapat mengikuti proses seleksi PMB Politeknik Statistika STIS, pendaftar memenuhi syarat-syarat berikut:

A. Persyaratan Umum

1. Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan
   beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan
   bebas narkoba;
2. Tidak buta warna (baik total maupun parsial), untuk pengguna
   kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun
   dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri;
3. Lulusan SMA/MA Peminatan MIPA/IPS (semua Program Studi), dan
   SMK/MAK Peminatan Teknik Komputer dan Informatika (khusus
   untuk Proram Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV);
4. Nilai Matematika (Kelompok A/Umum) dan Bahasa Inggris minimal
   80,00 (skala 1‐100) atau 3,20 (skala 1‐4,00) pada Ijazah atau
   Surat Keterangan Lulus/Surat Keterangan Hasil Ujian Sementara
   (bagi yang belum memiliki ijazah);
5. Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September
   2020;
6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti
   pendidikan di Politeknik Statistika STIS sampai dengan
   pengangkatan PNS;
7. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;
8. Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS;
9. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID)
   bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti
   pendidikan di Politeknik Statistika STIS;
10.Setelah lulus pendidikan di Politeknik Statistika STIS,
   bersedia ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS)
   /Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya sesuai penempatannya di
   seluruh wilayah Indonesia sampai tingkat Kabupaten/Kota;.

B. Persyaratan Khusus untuk Program Diploma III

Domisili peserta adalah Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara (dibuktikan dengan Kartu Keluarga).

Prosedur Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan oleh calon peserta secara online melalui internet dan dapat dilakukan dari mana pun, dengan cara sebagai berikut:

1. Peserta dapat mendaftar melalui https://sscasn.bkn.go.id lalu
   pilih menu Sekolah Kedinasan, atau Peserta dapat mendaftar
   melalui portal https://dikdin.bkn.go.id. Peserta membuat akun 
   dengan menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor 
   Kartu Keluarga (KK).
2. Pendaftar login kembali ke SSCASN dengan menggunakan NIK 
   dan password yang telah didaftarkan.
3. Pendaftar memilih Sekolah Kedinasan Politeknik Statistika
   STIS dan melengkapi biodata diri.
4. Pendaftar menyelesaikan pendaftaran dengan mengecek Resume dan
   mencetak Bukti Pendaftaran.
5. Pendaftar mengakses portal SPMB Politeknik Statistika STIS 
   (https://spmb.stis.ac.id/) dan login menggunakan NIK 
   dan password sesuai dengan portal SSCASN.
6. Setelah login, pendaftar akan mendapatkan Kode Pembayaran dan
   diminta untuk memverifikasi email.
7. Pendaftar membayar biaya seleksi dengan menggunakan Kode 
   Pembayaran tersebut melalui Bank BRI sebelum batas waktu 
   pembayaran yang ditentukan.
8. Setelah melakukan pembayaran, pendaftar kembali login ke 
   portal SPMB Politeknik Statistika STIS untuk mencetak Kartu 
   Tanda Peserta Ujian Masuk (KTPUM).
9. Pendaftar kemudian mengikuti petunjuk yang tercetak pada KTPUM
   tersebut.
10.Waktu dan lokasi tes akan diumumkan melalui portal SPMB
   Politeknik Statistika STIS.

Biaya Seleksi

1. Calon peserta dikenakan biaya seleksi sebesar Rp.300.000,-
   (tiga ratus ribu rupiah) sebagaimana tercantum dalam 
   Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Jenis dan 
   Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Badan 
   Pusat Statistik. Biaya tersebut sudah termasuk biaya 
   pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) berdasarkan 
   Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan 
   Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku 
   pada Badan Kepegawaian Negara. Biaya seleksi dan biaya 
   administrasi bank yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik 
   kembali dengan alasan apa pun
2. Pembayaran dapat dilakukan melalui teller atau melalui mesin
   ATM Bank BRI setelah pendaftar menyelesaikan pendaftaran di 
   portal SSCASN dan di portal SPMB Politeknik Statistika STIS.
3. Pembayaran melalui teller bank dilakukan dengan
   menunjukkan Kode Pembayaran ke teller bank
4. Langkah-langkah pembayaran melalui ATM dapat dilihat pada
   bagian akhir petunjuk ini
5. Pembayaran hanya dapat dilakukan sampai dengan batas waktu
   yang tertera di portal SPMB Politeknik Statistika STIS
6. Biaya administrasi bank ditanggung peserta.
7. Biaya seleksi dan biaya administrasi bank yang telah dibayarkan, tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

LANGKAH-LANGKAH PEMBAYARAN MELALUI ATM

  1. Masukkan kartu ATM kemudian pilih BAHASA INDONESIA
  2. Setelah itu muncul tampilan tips aman bertransaksi ATM. 
      Pilih LANJUTKAN
  3. Masukkan PIN ATM
  4. Pilih Menu TRANSAKSI LAIN
  5. Pilih menu PEMBAYARAN
  6. Pilih menu PENDIDIKAN
  7. Lalu pilih UJIAN MASUK (UM/USM/UTM/SPMB/SNMPTN)
  8. Masukkan kode 014 diikuti 9 digit Kode Pembayaran. 
      Lalu pilih BENAR
  9. Selanjutnya muncul detail informasi pembayaran. Jika sudah
      sesuai maka pilih YA
10. Tunggu beberapa saat hingga mesin ATM mengeluarkan struk
       pembayaran. Simpan struk tersebut sebagai bukti bahwa Anda
       telah membayar

LANGKAH-LANGKAH PEMBAYARAN MELALUI TELLER BANK

1.  Datang Langsung Ke Bank BRI
2.  Ambil Slip Penyetoran. Mengisi Slip Penyetoran 
     (Kode Pembayaran, Nama, Jumlah Pembayaran, Tanda tangan).
3.  Pembayaran tidak perlu mencantumkan Nomor Rekening.
4   Bila petugas Teller belum pernah memproses pembayaran
     pendaftaran Politaknik Statistika STIS, sampaikan penjelasan 
     berikut kepada petugas Teller BRI:
     1. Masuk ke Aplikasi Portal
         Masuk Ke Menu Payment -->Pembayaran SPMB Online (Non IA)
         STIS 
     2. Masukan Kode Pembayaran ---> OK

Lain-Lain

1.  Calon peserta hanya boleh melamar di satu sekolah kedinasan pada
     Kementerian/Lembaga sesuai Pengumuman Kementerian
     Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
2.  Segala pertanyaan terkait seleksi PMB hanya dilayani melalui portal
     helpdesk dengan alamat https://helpdesk.stis.ac.id/ 
3.  Keputusan panitia penerimaan mahasiswa baru tidak dapat
     diganggu gugat.
4.  Apabila peserta ujian memberikan keterangan atau data yang tidak
     benar, dan dikemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan 
     tes/ujian, maupun setelah menjadi mahasiswa, Politeknik Statistika
     STIS berhak membatalkan kelulusan Penerimaan Mahasiswa Baru 
     (PMB) dan/atau mengeluarkan yang bersangkutan dari 
     pendidikan.
5.  Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan 
     PMB Politeknik Statistika STIS akan diinformasikan melalui portal
     Politeknik Statistika STIS, Kantor BPS Provinsi, dan Kampus 
     Politeknik Statistika STIS.6Politeknik Statistika STIS tidak 
     menerbitkan pembahasan soal-soal seleksi tahun-tahun sebelumnya,
     tidak membuat prediksi soal tahun ini, serta tidak 
     dan tidak bekerja sama dengan bimbingan belajar mana pun 
     termasuk dengan UKM BIMBEL/BIUS.
7.  Hati-hati dengan penipuan yang mengatasnamakan Politeknik 
     Statistika STIS/Badan Pusat Statistik. Jika ada pihak-pihak yang 
     menjanjikan kelulusan dengan motif apa pun, maka hal tersebut 
     merupakan tindakan penipuan dan di luar tanggung jawab 
     panitia.
8.  Pengaduan dugaan adanya pelanggaran pelaksanaan 
     Penerimaan Mahasiswa Baru dapat dilaporkan 
     melalui https://helpdesk.stis.ac.id/  dengan kategori Pengaduan.

Sumber : https://spmb.stis.ac.id/site/pendaftaranId
0

SOAL TES KARAKTERISTIK PRIBADI (TKP) BESERTA PENYELESAIANNYA

TES KARAKTERISTIK PRIBADI

Tes Karakteristik Pribadi (TKP) d/h Tes Skala Kematangan (TSK) adalah sebuah tes psikologi atau soal psikotes yang mengukurtingkat kedewasaan (Kematangan sikap) seseorang dalam bertindak terhadap situasi tertentu. Tes Karakteristik Pribadi merupakan salah satu model tes yang akan ada di dalam seleksi kompetensi dasar(SKD) atau Tes Kompetensi Dasar. Dari kesemua jenis soal yang diujikan pada TKP merupakan salah satu jenis soal yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Ini dikarenakan soal yang ada didalamnya banyak mengandung soal tentang kepribadian dalam pekerjaan yang kelihatan gampang-gampang susah.

Tes Karakteristik Pribadi (TKP) memegang peranan penting dalam seleksi CPNS atau seleksi Sekolah Kedinasan. Tes ini bertujuan untuk menguji kualitas pribadi peserta tes CPNS atau calon mahasiswa Sekolah Kedinasan. Soal TKP sebanyak 35 soal dari keseluruhan 100 soal TKD/SKD, dengan passing grade 72%. Nilai passing grade yang tinggi tersebut menunjukkan pentingnya peranan TKP  dalam pelaksanaan seleksi tersebut. Peserta seleksi harus mendapatkan nilai sebesar 126 dari nilai maksimum 175, supaya dapat memenuhi passing  grade  tersebut.

Pada soal TKP tidak ada jawaban yang salah semua option memiliki score mulai dari 1 s/d 5, score 1 memiliki arti kepribadian/kematangan si peserta yang menjawab masih rendah dan score 5 memiliki arti kepribadian / kematangan si peserta yang menjawab sudah cukup matang / dewasa dalam kepribadiannya. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dahulu disebut Tes Skala Kematangan (TSK) / Mature Test.

TKP memiliki 11 (sebelas) kriteria atau ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu yang berkaitan dengan pribadi peserta yang akan diuji/dites agar diperoleh calon Mahasiswa/CPNS yang berkualitas . Adapun kesebelas kriteria tersebut adalah sebagai berikut :

  1. lntegritas Diri.  Kriteria ini menguji kepribadian peserta yang berkaitan dengan kualitas moral, kejujuran, dan integritas peserta seleksi. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kualitas moral yang baik dalam menjaga integritasnya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
  2. Semangat Berprestasi.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui semangat peserta seleksi dalam meraih prestasi dan menunjukkan kualitas dirinya. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki semangat berprestasi yang tinggi dan berkeinginan untuk memajukan instansi tempat dia mengabdi kelak.
  3. Kreativitas dan lnovasi.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas dan kemampuan peserta  seleksi dalam berinovasi. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kreativitas tinggi dan kemampuan inovasi yang diperlukan untuk mencari solusi dari sebuah permasalahan dan meningkatkan  kinerja  sebagai CPNS.
  4. Orientasi pada Pelayanan.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki orientasi pelayanan yang baik, sesuai dengan sasaran kerja CPNS sebagai pelayan masyarakat.
  5. Orientasi kepada Orang Lain.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam berinteraksi atau berkomunikasi dengan orang lain. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi yang baik terhadap orang lain, utamanya terhadap orang yang dilayaninya dalam bekerja.    
  6. Kemampuan   Beradaptasi.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam beradaptasi dengan lingkungan baru. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi yang baik, terutama berkaitan dengan tempat kerja dan rekan kerja baru.
  7. Kemampuan Mengendalikan Diri.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam mengendalikan diri saat menghadapi situasi yang tidak terduga. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemampuan mengendalikan diri dalam menghadapi situasi tidak terduga, atau saat menghadapi tekanan dalam bekerja, sehingga tetap mampu memberikan kinerja terbaik dalam kondisi apa pun.
  8. Kemampuan Bekerja Mandiri dan Tuntas.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawab pribadinya. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemampuan untuk bekerja mandiri sesuai tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.
  9. Kemauan dan Kemampuan Belajar Berkelanjutan.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kemauan dan kemampuan peserta seleksi untuk terus meningkatkan kualitas dirinya sesuai tuntutan perubahan. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemauan dan kemampuan untuk belajar dan meningkatkan kualitas dirinya guna menciptakan pelayanan dan kinerja yang maksimal.
  10. Kemampuan Bekerja Sama dalam Kelompok.   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam bekerja sama dalam suatu kelompok kerja. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemampuan bekerja sama dalam kelompok dan memberikan kualitas yang maksimal sebagai individu dan bagian dari sebuah kelompok.
  11. Kemampuan Menggerakkan dan Mengoordininasikan Orang lain   Kriteria ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pribadi peserta seleksi dalam menggerakkan dan mengoordinasikan orang lain. Peserta seleksi CPNS/Sekolah Kedinasan yang berkualitas diharapkan memiliki kemampuan dan kualitas untuk menjadi pemimpin dalam sebuah tim yang mampu menggerakkan dan mengoordinasikan orang lain u/ntuk terciptanya kinerja yang optimal.

Berikut ini contoh soal Tes Karakteristik Pribadi sesuai kriteria sbb:

  1. lntegritas Diri soalnya Klik Disini
  2. Semangat Berprestasi soalnya Klik Disini
  3. Kreativitas dan lnovasi soalnya Klik Disini
  4. Orientasi pada Pelayanan soalnya Klik Disini
  5. Orientasi kepada Orang Lain soalnya Klik Disini
  6. Kemampuan  Beradaptasi soalnya Klik Disini
  7. Kemampuan Mengendalikan Diri soalnya Klik Disini
  8. Kemampuan Bekerja Mandiri dan Tuntas soalnya Klik Disini
  9. Kemauan dan Kemampuan Belajar Berkelanjutan soalnya Klik Disini
  10. Kemampuan Bekerja Sama dalam Kelompok soalnya Klik Disini
  11. Kemampuan Menggerakkan dan Mengoordininasikan Orang lain soalnya Klik Disini

Latihan Soal Tes Karakteristik Pribadi Klik Disini

Demikian yang bisa kami bagikan tentang Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebagai bahan buat adik-adik yang mau ikut seleksi tes masuk CPNS/CASN atau Sekolah Kedinasan. Semoga Bermanfaat !

0

SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2020

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) membuka kelas Program Intensive Sekolah Kedinasan Tahun  2020.  Program ini ditujukan untuk semua sekolah kedinasan yang di buka pemerintah yaitu :

  1. PKN-STAN
  2. IPDN
  3. STIS
  4. STTD
  5. STMKG
  6. POLTEKIM/POLTEKIP
  7. STIN
  8. STSN

Start Belajar    : Agustus 2019

Lama Belajar  : Sampai dengan menjelang ujian kedinasan

Biaya               : Rp 10 Jt

Materi Ajar     : SKD (TWK, TIU, TKP) khusus untuk PKN-STAN ditambah TPA dan TBI,        materi lain ditambah mapel MIPA (Fisika dan Matematika)

Brosur Sekolah Kedinasan download disini

0

SOAL-SOAL SKD SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2020

SELEKSI KOMPETENSI DASAR (SKD)

Bagi kamu yang akan mengikuti ujian SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) sekolah kedinasan tahun 2020 harus tahu aturan main seperti diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 24 Tahun 2020

.A. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Setiap peserta harus mengerjakan 100 soal SKD yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal,  dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal, berikut penjelasannya:

  1. TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945,  Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. NKRI ini mencakup sistem tata negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peran bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.
  2. TIU (Tes Inteligensia Umum) untuk menilai intelegensia peserta seleksi. Pertama, kemampuan verbal atau kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulisan. Kedua, kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka. Ketiga, kemampuan figural, yakni kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram. Keempat, kemampuan berpikir logis, atau penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik. 
  3. TKP (Tes Karakteristik Pribadi ) mencakup : pelayanan publik, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi. Selain itu, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas juga kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

B. Pedoman Penskoran SKD

Berbeda dengan dua kelompok soal sebelumnya, TWK dan TIU, nilai untuk kelompok soal ini terbesar 5 dan tidak ada nilai nol (0) untuk setiap jawaban. Untuk soal TKP tidak ada jawaban yang salah skor soal mulai dari 1,2,3,4, dan 5. Skor 1 untuk yang rendah tingkat kematangannya dan skor 5 untuk yang tinggi

SKOR SKD 2020 (PASSING GRADE (PG) / NILAI AMBANG BATAS)

TWK   = 35 SOAL X 5  = 175 SKOR     PG = 65     MINIMAL BENAR 13 SOAL

TIU     = 30 SOAL X 5  = 150  SKOR    PG = 80     MINIMAL BENAR 16 SOAL

TKP    = 35 SOAL X 5  = 175 SKOR     PG = 126   MINIMAL BENAR 25 SOAL

Berikut ini kami bagikan soal-soal SKD yang dapat dijadikan ajang latihan untuk menghadapi ujian sekolah kedinasan tahun 2020 sbb :

  1. Soal SKD Lengkap 100 Soal klik disini
  2. Pancasila (TWK) klik disini
  3. UUD dan Pasal-pasal (Amandemen) klik disini
  4. Soal Sejarah Nasional Indonesia klik disini
  5. Kumpulan Soal Penalaran Logis klik disini
  6. Kumpulan Soal Tes Inteligensia Umum (TIU) klik disini
  7. Modul sejarah 1 klik disini
  8. Modul sejarah 2 klik disini
  9. Modul sejarah 3 klik disini
  10. Modul sejarah 4 klik disini
  11. Modul sejarah 5 klik disini
  12. Modul sejarah 6 klik disini
  13. Modul sejarah 7 klik disini
  14. Modul sejarah 8 klik disini
  15. Modul sejarah 9 klik disini
  16. Modul sejarah 10 klik disini
  17. Modul sejarah 11 klik disini

password : pascaldaddy512

Adik-adik mau Lulus SKD/TKD dengan nilai yang tinggi / maksimal  silahkan daftar dan berlatih di https://www.tryoutkedinasan.online atau di https://www.tryoutcpns.online

Demikian dulu yang bisa kami upload semoga bermanfaat. Salam Edukasi !

0

KUMPULAN SOAL IPDN DAN PEMBAHASAN TAHUN 2019

Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah salah satu lembaga perguruan tinggi kedinasan yang dilakukan melalui seleksi kota dan kabupaten. Prioritas untuk peserta adalah lulusan SMA/SMK dan sekolah menengah atas umum lainnya yang sederajat. IPDN merupakan lembaga dibawah naungan kementerian dalam negeri, jadi nantinya setelah lulus dari IPDN mahasiswa akan langsung mendapatkan NIP dan akan ditugaskan menjadi seorang Camat dan siap ditempatkan seluruh Indonesia.

Jadwal Pendaftaran IPDN 2019 akan segera dibuka bulan April 2019. Untuk info jadwal pendaftaran IPDN 2019 online dapat diakses di www.ipdn.ac.id

Bagi kalian yang benar-benar tertarik mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP IPDN 2019) tidak ada salahnya untuk bersiap diri menghadapi tes ipdn 2019 sejak awal, mungkin bisa dimulai dengan dengan belajar contoh soal IPDN dan pembahasan sekaligus rajin olahraga untuk persiapan tes fisik.

IPDN adalah singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri. IPDN termasuk salah satu Sekolah Ikatan Dinas sehingga para lulusan IPDN akan langsung bekerja dibawah Kementerian Dalam Negeri. Anda harus mengetahui beberapa seleksi tes IPDN 2019, prosedur pendaftaran IPDN 2019, jadwal, pendaftaran IPDN 2019, syarat pendaftaran IPDN 2019 hingga tips masuk IPDN atau lulus IPDN 2019. Kuota IPDN 2019 bisa jadi naik dibanding tahun sebelumnya namun belum ada kuota IPDN 2019 secara pasti.

Sejak tahun 2016 pendafatan Taruna / Mahasiswa baru IPDN dilakukan terintegrasi melalui Pansel Menpan.  Materi dan Bahan Soal Tes Ujian Masuk IPDN 2018/2019 sebagaimana sekolah kedinasan lainnya adalah soal-soal TKD (Tes kemampuan Dasar) yang terdiri dari :

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU),
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Pada kesempatan ini kami bagikan beberapa link download contoh soal TKD sebagai sarana untuk Latihan Soal Ujian Masuk IPDN untuk persiapan seleksi tahun 2018/2019. Berikut ini Soal  Latihan TKD IPDN 2019/2020, yang terdiri dari :

  1. Latihan TWK IPDN 2019/2029,  (DISINI)
  2. Latihan TIU IPDN 2019/2020, dan (DISINI)
  3. Latihan TKP IPDN 2019/2020  (DISINI)

Berikut ini Materi dan Bahan Soal Tes Kompetensi Dasar TKD IPDN tahun 2019/2020:

  1. Download Soal (TWK) Tes Wawasan Kebangsaan   (disini)
  2. Download Soal (TIU) Tes Intelegensi Umum    (disini)
  3. Download Soal  (TKP) TesKarakteristik Pribadi   (disini)

Adik-adik mau Lulus SKD/TKD dengan nilai yang tinggi / maksimal  silahkan daftar dan berlatih di tryoutkedinasan.online atau di tryoutcpns.online

Semoga Soal Latihan Ujian Masuk IPDN ini bermanfaat buat Adik-adik sekalian.

0

KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN STIS 2019

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik melaksanakan penerimaan mahasiswa baru(PMB) setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia dalam ahli Statistika. STIS melaksanakan PMB dengan sangat ketat dan tertata dengan rapi agar mendapatkan mahasiswa yang berkompetensi dan mampu mengikuti proses belajar di STIS.

Soal Tes / Ujian Masuk STIS terkenal sulit.Bukan hanya sulit tapi soal yang sangat banyak menuntut setiap calon mahasiswanya untuk tetap konsisten  dalam konsentrasinya ketika menjawab soal. Pada Umumnya contoh soal Tes / Ujian Masuk STIS, terdiri dari 1) Matematika (90 menit) 2) Bahasa Inggris (60 menit) dam 3) Pengetahuan Umum (69 menit). Namun pada PMB tahun 2018 dan 2019 mata ujian Bahasa Inggris dan Pengetahuan Umum sudah ditiadakan. Berikut ini JADWAL KEGIATAN PENERIMAAN MAHASISWA BARUPOLITEKNIK STATISTIKA STIS TAHUN AKADEMIK 2019/2020Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun akademik 2019/2020 ikatan dinas dilakukan dalam 4 (empat) tahap sebagai berikut:

Tahap I

Tes Akademik (Matematika), menggunakan sistem Ujian Berbasis Komputer

Tahap II

Seleksi Kompetensi Dasar, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) berkoordinasi dengan Politeknik Statistika STIS

Tahap III

Psikotes

Tahap IV

Tes Kesehatan dan Kebugaran

Pada setiap tahapan berlaku sistem gugur.

Sebagai bahan persiapan bagi Adik-adik yang akan mengikuti Seleksi Masuk STIS, berikut kami bagikan contoh soal Tes / Ujian Masuk STIS.

  1. SOAL STIS 2007 dan PEMBAHASANNYA
  2. SOAL STIS 2008 dan PEMBAHASANNYA
  3. SOAL STIS 2009 dan PEMBAHASANNYA
  4. SOAL STIS 2010 dan PEMBAHASANNYA
  5. SOAL STIS 2011 dan PEMBAHASANNYA
  6. SOAL STIS 2012 dan PEMBAHASANNYA
  7. SOAL STIS 2013 dan PEMBAHASANNYA
  8. SOAL STIS 2014 dan PEMBAHASANNYA
  9. SOAL STIS 2015 dan PEMBAHASANNYA
  10. SOAL STIS 2016 dan PEMBAHASANNYA
  11. SOAL STIS 2017 dan PEMBAHASANNYA
  12. SOAL STIS 2018 dan PEMBAHASANNYA 

Adik-adik mau Lulus SKD/TKD dengan nilai yang tinggi / maksimal  silahkan daftar dan berlatih di https://www.tryoutkedinasan.online atau di https://www.tryoutcpns.online

Demikianlah dulu yang bisa kami upload dan bagikan untuk adik-adik, semoga bermanfaat !

0

SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2019

Setiap Pelamar Sekolah Kedinasan wajib mengetahui ketentuan-ketentuan terkait jurusan, pendidikan dan sekolah kedinasan yang dilamar. Setiap jurusan dan sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Dokumen tersebut terdiri dari :

  1. Kartu Keluarga
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Ijazah
  4. Rapor SMA/Sederajat
  5. Pas foto
  6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar
Untuk keterangan lebih lengkap silahkan download BUKU PETUNJUK PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN 2019 dalam format  pdf  klik disini atau format docx klik disini
0

Penerimaan Mahasiswa Baru Ikatan Dinas Politeknik Statistika STIS T.A. 2019/2020

Penerimaan Mahasiswa Baru Ikatan Dinas Politeknik Statistika STIS (Angkatan-61)

Tahun Akademik 2019/2020

 Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/373/M.SM.01.00/2019 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi STIS Tahun Anggaran 2019, Politeknik Statistika STIS – Badan Pusat Statistik akan menerima kembali mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 yang berstatus ikatan dinas sebanyak 600 orang dengan rincian:

Program Studi Statistika Program Diploma III — 150 mahasiswa

Program Studi Statistika Program Diploma IV — 300 mahasiswa

Program Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV — 150 mahasiswa

Lulusan Program Diploma III akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan II/c dan akan ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia.

Lulusan Program Diploma IV akan diangkat sebagai calon Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan III/a dan akan ditugaskan di Badan Pusat Statistik (BPS)/Kementerian/Lembaga/Instansi lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

Selama masa pendidikan, mahasiswa dibebaskan dari biaya pendidikan (tanpa uang saku).

Untuk lebih lengkapnya kunjungi: www.stis.ac.id atau klik disini

sumber : https://spmb.stis.ac.id/

0

Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

Berikut ini Surat Sekretaris Kementerian PANRB Tentang Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Pada Kementerian/Lembaga Yang Mempenyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

PENGUMUMAN NOMOR :B\393/S.SM.01.00/2019

TENTANG

Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Pada Kementerian/Lembaga Yang Mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberitahukan kepada Putra­ Putri terbaik lulusan SMU atau sederajat, bahwa:

  1. Pada Tahun  Anggaran  2019  akan  dibuka  penerimaan  Caton  Siswa-Siswi/Taruna-Taruni      pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan,sebagai berikut :    Selengkapnya silahkan  anda klik disini
  2. Peserta meJakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id sesuai dengan penjadwalan tersebut pada angka 1(satu).
  3. Caton peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari 8 (delapan) lnstansi/Lembaga Pendidikan Kedinasan sebagaimana tersebut pada angka 1 (satu). Apabila mendaftar di 2 (dua) program studi atau lebih,maka yang bersangkutan secara otomatis dinyatakan gugur.
  4. Seleksi dilakukan secara bertahap di masing-masing Kementerian/Lembaga. Salah satu tahapan seleksi adaJah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Tahapan seleksi selanjutnya diatur oleh masing-masing Kementerian/Lembaga .
  5. Biaya pendaftaran dan biaya seleksi SKD diatur lebih lanjut oleh masing-masing Kementerian/ Lembaga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan .
  6. Peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan tutus keseluruhan tahapan seleksi.
  7. Pengangkatan menjadi CPNS dilakukan setelah dinyatakan lulus pendidikan serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan Kedinasan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.Selain itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang dikaitkan dengan proses penerimaan Siswa-Siswi/Taruna-Taruni tersebut. Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu .

    Jakarta,2  Maret 2019

    Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara

    dan Reformasi Birokrasi

sumber : https://www.menpan.go.id

0

7 SEKOLAH KEDINASAN PALING DIMINATI TAHUN 2018

1. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan (ATKP)

Dilansir dari website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMANPAN RB), Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan lah yang memiliki tingkat persaingan yang paling ketat. Kamu harus tahu, gaes! Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan atau ATKP Medan ini hanya menyediakan empat puluh enam kursi. Banyaknya orang yang mendaftar ialah 1.110 pelamar. Wah, dari 1.110 pelamar, kursi yang hanya disediakan hanya empat puluh enam kursi? Berarti 1.064 lainnya harus siap-siap gugur dari proses penyeleksian.

2. Akademi Perkeretaapian Indonesia (API)

Persaingan terketat lainnya yaitu di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun. Calon mahasiswa yang melamar ke API Madiun sekitar 4.339 pelamar. Namun, formasi yang disediakan oleh API Madiun hanyalah 96 formasi.Tingkat persaingannya ialah 1:45 atau artinya dari empat puluh lima orang hanya ada satu orang yang akan di terima. Berarti dari 4.339 pelamar, 4.243 pelamar harus siap-siap gugur dari tahap seleksi. Wah-wah.

 

3. Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)

Persaingan terketat lainnya yaitu Politeknik Imigrasi yang dimana kamu harus berkompetisi melawan 10.080 pelamar! Wah banyak banget, ya, gaes? Nah, dari sekian banyaknya pelamar, Politeknik Imigrasi hanya menyediakan 300 kursi saja. Artinya, perbandingan dalam persainganmu ialah 1:34. Nah, berarti dari 10.080 pelamar, 9780 pelamar harus siap-siap gugur, nih.

4. Sekolah Tinggi Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (STMKG) 

Posisi keempat didikuli oleh Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Dari 7.804 pelamar. Pelamar yang diterima hanyalah 250 kursi. Artinya, dari 7.804 pelamar, 7.554 lainnya harus siap-siap gugur di tahap penyeleksian.

5. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Politeknik Statistika) 

Yup, Politeknik Statistika merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pusat statistik alias BPS. Perguruan tinggi kedinasan yang satu ini pun menjadi salah satu perguruan tinggi kedinasan yang memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi.Politeknik Statistika ini memiliki sebanyak 17.886 pelamar. Dari segitu banyak pelamar, kamu harus tahu, gaes, yang diterima hanyalah 600 pelamar saja. Bisa dikatakan bahwa 17.286 lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

6. Politeknik Keuangan Negara (PKN-STAN)

Nah, yang selama ini Politeknik Keuangan STAN selalu menjadi favorit pelamar, tingkat persaingannya yaitu 1:20. Perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh kementerian keuangan ini memiliki 147.702 pelamar yang akan memperebutkan 7.301 formasi. Bisa dikatakan, dari 147.702 pelamar, 140.401 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Yang terakhir, sekolah favorit dan juga yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi ialah IPDN. IPDN membuka formasi sebanyak 2.000 kursi, sedangkan calon mahasiswa yang ingin bergabung di IPDN sebanyak 46.062 pelamar. Berarti dari 46.062 pelamar, 44.062 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.***

Nah, kalau kamu memilih salah satu dari ketujuh perguruan tinggi kedinasan di atas, kamu harus lebih sering-sering belajar, ya. Selain itu, kamu juga harus menjaga kesehatanmu sejak dini agar kamu bisa lolos tes kesehatannya. Semangat!

 

0

INFORMASI SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

PERTANYAAN UMUM (FAQ – FREQUENTLY ASKED QUESTIONS)

A. TENTANG PENDAFTARAN

  1. Bagaimana cara mendaftar Pendidikan Kedinasan? Untuk mendaftar Pendidikan Kedinasan, silahkan masuk ke menu registrasi pada https://sscndikdin.bkn.go.id
  2. Berapa Batas Usia Pelamar Pendidikan Kedinasan Tahun 2018? Batas usia pendaftaran pada SSCN adalah batasan usia minimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan, dan batasan usia maksimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan dengan mengambil batas usia pada tanggal pembukaan pendaftaran. Dalam hal ini masing masing Pendidikan Kedinasan mempunyai kewenangan dalam menentukan batas usia minimum dan maksimum serta menentukan tanggal batas usia.
  3. Siapa saja yang bisa mendaftar Pendidikan Kedinasan? Siswa-siswi WNI yang sedang atau telah lulus sekolah kelas XII tahun 2018 dan berkeinginan untuk kuliah di Pendidikan Kedinasan selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi
  4. Apakah dengan mendaftar Pendidikan Kedinasan saya sudah bisa mengikuti seleksi untuk masuk Pendidikan Kedinasan? Untuk bisa mengikuti seleksi masuk Pendidikan Kedinasan , silahkan lakukan pendaftaran di halaman akun pada https://sscndikdin.bkn.go.id. Setelah memilih Pendidikan Kedinasan pada bagian pendaftaran, dilanjutkan dengan mengisi pendaftaran ulang di masing masing portal lembaga/Pendidikan Kedinasan yang dipilih peserta
  5. Apakah ada persyaratan khusus lainnya? Masing-masing Kementerian/Lembaga yang memiliki Lembaga/Sekolah Kedinasan mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu, harap calon peserta seleksi membaca secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar / memilih salah satu Pendidikan Kedinasan.
  6. Apakah dengan mengikuti seleksi kompetisi dasar saya sudah dianggap lulus menjadi calon siswa-siswi/taruna-taruni Pendidikan Kedinasan? Seleksi/tes dilakukan secara nasional menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) dan selanjutnya terdapat seleksi/tes lainnya yang ditentukan oleh masing-masing Lembaga/Pendidikan Kedinasan. Hasil kelulusan akan diumumkan kemudian setelah pelaksanaan tes.
  7. Bagaimana jika saya mengalami kendala pendaftaran pada Instansi yang menggunakan portal Pendidikan Kedinasan? Silahkan mengubungi Call Center Pendidikan Kedinasan tersebut.
  8. Apakah saya boleh melamar lebih dari 1 (satu) Pendidikan Kedinasan? Calon peserta seleksi diberikan kesempatan untuk mendaftar hanya di salah satu instansi sesuai dengan pilihannya. Pilihan tersebut tidak dapat diubah dengan alasan apapun. Oleh karena itu, pertimbangkan benar-benar sebelum melakukan proses pendaftaran
  9. Berapa instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan? Instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan terdiri dari delapan kementerian/lembaga yang memiliki Pendidikan Kedinasan.
  10. Bagaimana cara pengisian Data yang benar? Pengisian data harus sesuai dengan Kartu Identitas atau ijazah yang dimiliki
  11. Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil? Refresh dan clear cache pada browser yang digunakan
  12. Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi? Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk
  13. Bagaimana jika saya belum memiliki ktp untuk syarat unggah foto diri? Untuk foto diri, KTP bisa digantikan dengan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sipil / Kartu Keluarga
  14. Apakah saya harus mengisi lengkap riwayat pendidikan? Untuk yang lulus tahun 2018, hanya mengisi jurusan pendidikan dan nama sekolahnya. Dan untuk yang lulus sebelum tahun 2018, mengisi semua kolom riwayat pendidikan yang diminta.

B. PERBAIKAN DATA

  1. Apakah saya dapat melakukan perubahan data pribadi setelah mengirimkan data pendaftaran? Pelamar TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah dikirim sehingga setiap pelamar harus BERHATI-HATI dalam melakukan pengisian data.
  2. Apakah saya dapat mengubah pilihan Pendidikan Kedinasan setelah mengirimkan data pendaftaran? Jika anda belum melakukan “simpan” pendaftaran maka anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika anda telah selesai melakukan pendaftaran maka anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.
  3. Bagaimana jika NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK saya tidak sesuai?Apabila terdapat ketidak sesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  4. Bagaimana jika data pribadi saya tidak sesuai antara data DUKCAPIL (KTP) dengan Ijazah? Apabila terdapat perbedaan data antara data KTP dengan Ijazah, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data KTP ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  5. Bagaimana jika lupa password untuk Login ke dalam https://sscndikdin.bkn.go.id?Silahkan menggunakan bantuan lupa password di halaman https://sscnhelpdesk.bkn.go.id

C. DOKUMEN

  1. Bagaimana cara mengunggah / mengupload foto diri? Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 500 Kb, format file dalam bentuk JPG/JPEG. Apabila melebihi ukuran tersebut maka dengan otomatis file atau berkas yang akan anda upload atau kirim akan gagal atau ditolak.
  2. Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi? Anda dapat memperhatikan pengumuman dan menyiapkan berkas-berkas tersebut ketika dibutuhkan pada tahapan tes tertentu sesuai kententuan pada masing-masing Pendidikan Kedinasan.
  3. Bagaimana jika kartu pendaftaran atau kartu ujian saya hilang? Anda dapat mencetak ulang Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran melalui login ke portal SSCN. Untuk Kartu ujian silahkan login pada portal Pendidikan Kedinasan yang dilamar.

C. KONEKSI

  1. Apa yang harus saya lakukan apabila akses ke laman SSCN berjalan lamban? Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth.

D. ADUAN

  1. Apakah ada biaya yang harus saya keluarkan dalam melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan ini? Biaya pendaftaran Pendidikan Kedinasan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing Sekolah Kedinasan. Segera LAPORKAN apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
  2. Ada oknum yang meminta sejumlah uang dan mengaku dapat meloloskan seleksi Pendidikan Kedinasan. Hati-hati PENIPUAN. Seleksi ini dilaksanakan dengan secara transparan. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau pihak berwajib apabila anda menemukan orang yang mengaku dapat meloloskan seleksi Sekolah Kedinasan.

Kementerian Keuangan

Kementerian Dalam Negeri

Kementerian Hukum dan HAM

Kementerian Perhubungan

Badan Pusat Statistik

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika

Badan Intelijen Negara

Badan Siber dan Sandi Negara

sumber : https://sscndikdin.bkn.go.id/faq

 

0

PENERIMAAN TARUNA BARU STMKG 2018

                              PENGUMUMAN RESMI PTB STMKG 2018
Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/222/M.SM.01.00/2018 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan  Kebutuhan CPNS dari Siswa/Siswi STMKG Tahun Anggaran 2018 sebanyak 250 (dua ratus lima puluh) orang, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (STMKG) pada Tahun Akademik 2018/2019 membuka Penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tahun 2018 (PTB STMKG 2018). Penerimaan ditujukan dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang dipersiapkan untuk melaksanakan kegiatan operasional oleh instansi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi resmi disebarluaskan dan dapat diakses melalui laman resmi https://ptb.stmkg.ac.id/ , https://stmkg.ac.id/ , dan https://www.bmkg.go.id/.
sumber : https://ptb.stmkg.ac.id/
 

0

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR PENERIMAAN IPDN 2018

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR
Sebelum menjadi Calon Praja IPDN maka para calon peserta diwajibkan untuk mendaftar dan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.
 
TAHAPAN DAN MATERI SELEKSI:

  1. Pendaftaran dengan Sistem Elektronik;
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT);
  3. Tes Kesehatan Daerah;
  4. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran;
  5. Tes Pantukhir (di IPDN Jatinangor) meliputi :
    • Verifikasi Faktual Dokumen Ddministrasi
    • Tes Kesehatan Pusat
    • Tes Kesamaptaan
    • Wawancara

Bagan alur tahapan seleksi/tes dapat dilihat pada bagan berikut :


Keterangan :

  1. CAPRA : Calon Praja Peserta Seleksi Tes Masuk IPDN
  2. SPCP : Seleksi Penerimaan Calon Praja yang pendaftaran dan pengumuman dilaksanakan secara online melalui alamat : https://spcp.ipdn.ac.id
  3. TKD : Test Kompetensi Dasar dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test)
  4. Pantukhir : Penentuan Akhir
  5. PUSKES TNI : Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI
  6. DISJAS AD : Dinas Jasmani Angkatan Darat
  7. JASDAM : Jasmani Daerah Militer di Tingkat Komando Daerah Militer (KODAM)
  8. JASREM : Jasmani Komando Resort Militer (KOREM)
  9. Dinas Psikologi Angkatan Darat
  10. Tim Kemendagri adalah Tim Wawancara Pantukhir CAPRA IPDN yang dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri yang terdiri dari:
    • Menteri Dalam Negeri
    • Para Pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kemendagri
    • Rektor IPDN, Wakil Rektor IPDN, Para Pembantu Rektor, Para Kepala Lembaga dan Para Deka
    • Kementerian PAN dan RB
    • Badan Kepegawaian Negara
    • Komisi Pemberantasan Korupsi
    • Mabes TNI – Cilankap
    • Dinas Psikologi TNI AD
    • Dinas Jasmani TNI AD

PENGUMUMAN

1.Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi
2.Pengumuman Daftar Kode Billing
3.Pengumuman Daftar Peserta Belum Membayar PNBP TKD
4.Tes Kompetensi Dasar (TKD)
5.Tes Kesehatan Daerah
6.Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran
7.Tes Penentuan Akhir (Pantukhir)

 

 a.Verifikasi Faktual Dokumen
 b.Tes Kesehatan Pusat
 c.Tes Kesamaptaan
 e.Wawancara

Sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

PENDAFTARAN IPDN 2018

PENDAFTARAN DENGAN SISTEM ELEKTRONIK

  1. Persyaratan Pendaftaran
  1. Persyaratan Umum:
a.Warga Negara Indonesia;
b.Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2018.
c.Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.
  1. Persyaratan Administrasi
a.Berijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan paket C dengan ketentuan:
1)Nilai rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
2)Khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Nilai rata-rata Ijazah minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
b.KTP-el bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau KK menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el dengan NIK yang sama pada saat mendaftar pada website https://sscndikdin.bkn.go.id;
c.Surat keterangan dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018;
d.Surat elektronik/e-mail yang masih aktif;
e.Pas photo.
  1. Persyaratan Khusus:
a.Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
b.Tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pendaftar pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
c.Tidak bertato atau bekas tato;
d.Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
e.Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
f.Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya secara tidak hormat;
g.Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
1)Bersedia untuk tidak Menikah/Kawin selama mengikuti pendidikan;
2)Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
3)Bersedia ditempatkan pada seluruh kampus IPDN;
4)Bersedia mentaati segala Peraturan yang berlaku di IPDN;
5)Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
h.Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.
i.Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada webiste http://spcp.ipdn.ac.id

 

  1. Mekanisme Pendaftaran
1.Pendaftaran peserta calon Praja IPDN Tahun 2018 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pendidikan tinggi kedinasan mulai tanggal 9 s.d 30 April 2018;
2.Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://sscndikdin.bkn.go.id;
3.Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada website https://sscndikdin.bkn.go.id, selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah/mengupload dokumen sebagaimana tercantum dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2018 ke website https://spcp.ipdn.ac.id mulai tanggal 10 April s.d. 2 Mei 2018;
a. Mengisi biodata Calon Peserta Seleksi;
b. Mengunggah Scanning dokumen sebagai berikut:
1)KTP asli bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum 1 MB);
2)Ijazah/STTB asli atau photocopy yang dilegalisasi (diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1 MB);
3)Surat keterangan asli berstempel sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018 yang ditandatangani Kepala Sekolah atau pejabat berwenang;
4)Pasphoto berwarna (tidak hitam putih) menghadap kedepan, tampak muka, tidak memakai kacamata. Ukuran foto 4×6 cm ( 400×600 pixel), maksimal 500 KB dengan format jpg.
c. Antara dokumen KTP atau KK dan Ijazah/STTB mencantumkan data yang sama untuk nama dan tempat tangal lahir;
4.Apabila pendaftar tidak memenuhi ketentuan persyaratan administrasi pendaftaran diatas maka pendaftar dinyatakan gugur.

 
III. Lain – Lain

1.Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2018 tidak dipungut biaya, kecuali tahap TKD dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) TKD sebesar Rp.50.000 perorang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Kepegawaian Negara. Pembayaran biaya TKD akan diinformasikan lebih lanjut sebelum pelaksanaan TKD;
2.Biaya SPCP IPDN Tahun 2018 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018;
3.Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam delik penipuan.

sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

JADWAL SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2018

JADWAL SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2018

NO URAIAN KEGIATANTANGGALTEMPAT
1.Pendaftaran Online Calon Peserta Pendidikan Kedinasan9 – 30 April 2018Website SSCN BKN (https://sscndikdin.bkn.go.id)
2.Memasukan Dokumen Persyaratan dan Seleksi Administrasi Calon Praja IPDN10 April – 2 Mei 2018Website SPCP IPDN (http://spcp.ipdn.ac.id)
3.Pengumuman Online Lulus Hasil Seleksi Administrasi4 Mei 2018Website SPCP IPDN
4.Verifikasi Administrasi PNBP Peserta TKD5 – 16 Mei 2018Website SPCP IPDN
5.Pengumuman Hasil Verifikasi PNBP / Pengumuman Peserta TKD5 – 17 Mei 2018Website SPCP IPDN
6.Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar21 – 31 Mei 2018Ibukota Provinsi
7.Pengumuman Hasil TKD26 Juni 2018Website SPCP IPDN
8.Pelaksanaan Tes Kesehatan Daerah3 – 7 Juli 2018Ibukota Provinsi
9.Pengumuman Hasil Tes Kesehatan Daerah11 Juli 2018Website SPCP IPDN
10.Pelaksanaan Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran27 – 28 Juli 2018Ibukota Provinsi
11.Pengumuman Hasil Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran4 Agustus 2018Website SPCP IPDN
12.Penerimaan Peserta Pantukhir dan Verifikasi Faktual Dokumen10 – 14 Agustus 2018IPDN Jatinangor
13.Pengumuman Hasil Verifikasi Faktual Dokumen16 Agustus 2018
14.Tes Kesehatan Pusat17 – 26 Agustus 2018
15.Tes Kesamaptaan18 – 27 Agustus 2018
16.Tes Wawancara28 – 30 Agustus 2018
17.Pengumuman Hasil Pantukhir (Kesehatan, Kesamaptaan dan Wawancara)31 Agustus 2018

sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

SPCP IPDN TAHUN 2018

SELAMAT DATANG PESERTA SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA (SPCP) IPDN TAHUN 2018

  1. Dasar Seleksi

Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018 diselenggarakan berdasarkan.

  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Standar Operasional Prosedur Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri
    Lampiran : Pedoman Penerimaan Calon Praja 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tahun 2017 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tahun 2018 Tentang Penetapan Kebutuhan Calon Praja Pada Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor …… Tahun 2018 Tentang Pedoman Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tentang Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018

Penerimaan calon Praja IPDN dilakukan melalui proses seleksi secara nasional dengan menggunakan sistem online terkait dengan informasi tentang jadwal seleksi, persyaratan pendaftaran, pendaftaran calon, informasi tentang materi dan tempat pelaksanaan tes. Untuk itu kepada para peserta seleksi calon Praja IPDN Tahun 2018 untuk membaca secara cermat materi dan jadwal pelaksanaan tes agar dapat mengikuti proses seleksi secara tertib dan lancar

  1. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan pelaksanaan seleksi penerimaan calon Praja IPDN adalah untuk menjaring calon Praja IPDN yang berkualitas dalam hal memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Prinsip Pelaksanaan

Untuk menjaring Calon Praja IPDN yang berkualitas, sistem seleksi penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan secara jujur dalam keseluruhan tahapan seleksi, transparan terkait keseluruhan tahap dan informasi hasil tes kepada seluruh peserta tes dan masyarakat melalui media online, adil tanpa membedakan agama dan asal usul, akuntabel dalam arti keseluruhan hasil tes dapat dipertanggungjawabkan.
Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN tidak dipungut biaya, dan apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia penyelenggara seleksi tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.
Sistem Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan dengan sistem gugur pertahapan tes. Artinya, bagi peserta seleksi yang lulus pada setiap tahapan tes akan dipersilahkan mengikuti tahapan tes berikutnya.

  1. Mekanisme Seleksi

Materi seleksi penerimaan calon Praja IPDN tahun 2018 terdiri dari : pertama, Seleksi Administrasi terkait dengan Persyaratan Administrasi yang dipersyaratkan; dan kedua, Materi Tes. Materi Tes terdiri dari : Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan menggunakan sistem CAT oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN); Tes Kesehatan oleh Pusat Kesehatan TNI; Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran oleh Dinas Psikologi Angkatan Darat; dan Tes Pantukhir oleh Tim Seleksi.
sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

SPMB PKN-STAN TAHUN 2018

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PKN STAN 2018

SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI DIPLOMA I, DAN DIPLOMA III POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN TAHUN 2018
Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Non-Kementerian Keuangan akan menerima putra putri Warga Negara Indonesia untuk mengikuti pendidikan pada Politeknik Keuangan Negara STAN dengan pilihan program studi sebagai berikut:

  1. Program Studi Diploma I Kebendaharaan Negara;
  2. Program Studi Diploma I Kepabeanan dan Cukai;
  3. Program Studi Diploma I Pajak;
  4. Program Studi Diploma III Akuntansi;
  5. Program Studi Diploma III Kebendaharaan Negara;
  6. Program Studi Diploma III Kepabeanan dan Cukai;
  7. Program Studi Diploma III Manajemen Aset;
  8. Program Studi Diploma III Pajak;
  9. Program Studi Diploma III Pajak Bumi dan Bangunan/Penilai.

Pengumuman selengkapnya dapat diunduh pada tautan berikut:
LINK PENGUMUMAN
[Link 1]
[Link 2]
sumber : http://www.pknstan.ac.id/home/seleksi-penerimaan-mahasiswa-baru-pkn-stan-2018.html