0

SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2020

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) membuka kelas Program Intensive Sekolah Kedinasan Tahun  2020.  Program ini ditujukan untuk semua sekolah kedinasan yang di buka pemerintah yaitu :

  1. PKN-STAN
  2. IPDN
  3. STIS
  4. STTD
  5. STMKG
  6. POLTEKIM/POLTEKIP
  7. STIN
  8. STSN

Start Belajar    : Agustus 2019

Lama Belajar  : Sampai dengan menjelang ujian kedinasan

Biaya               : Rp 10 Jt

Materi Ajar     : SKD (TWK, TIU, TKP) khusus untuk PKN-STAN ditambah TPA dan TBI,        materi lain ditambah mapel MIPA (Fisika dan Matematika)

Brosur Sekolah Kedinasan download disini

Iklan
0

KUMPULAN SOAL IPDN DAN PEMBAHASAN TAHUN 2019

Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah salah satu lembaga perguruan tinggi kedinasan yang dilakukan melalui seleksi kota dan kabupaten. Prioritas untuk peserta adalah lulusan SMA/SMK dan sekolah menengah atas umum lainnya yang sederajat. IPDN merupakan lembaga dibawah naungan kementerian dalam negeri, jadi nantinya setelah lulus dari IPDN mahasiswa akan langsung mendapatkan NIP dan akan ditugaskan menjadi seorang Camat dan siap ditempatkan seluruh Indonesia.

Jadwal Pendaftaran IPDN 2019 akan segera dibuka bulan April 2019. Untuk info jadwal pendaftaran IPDN 2019 online dapat diakses di www.ipdn.ac.id

Bagi kalian yang benar-benar tertarik mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP IPDN 2019) tidak ada salahnya untuk bersiap diri menghadapi tes ipdn 2019 sejak awal, mungkin bisa dimulai dengan dengan belajar contoh soal IPDN dan pembahasan sekaligus rajin olahraga untuk persiapan tes fisik.

IPDN adalah singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri. IPDN termasuk salah satu Sekolah Ikatan Dinas sehingga para lulusan IPDN akan langsung bekerja dibawah Kementerian Dalam Negeri. Anda harus mengetahui beberapa seleksi tes IPDN 2019, prosedur pendaftaran IPDN 2019, jadwal, pendaftaran IPDN 2019, syarat pendaftaran IPDN 2019 hingga tips masuk IPDN atau lulus IPDN 2019. Kuota IPDN 2019 bisa jadi naik dibanding tahun sebelumnya namun belum ada kuota IPDN 2019 secara pasti.

Sejak tahun 2016 pendafatan Taruna / Mahasiswa baru IPDN dilakukan terintegrasi melalui Pansel Menpan.  Materi dan Bahan Soal Tes Ujian Masuk IPDN 2018/2019 sebagaimana sekolah kedinasan lainnya adalah soal-soal TKD (Tes kemampuan Dasar) yang terdiri dari :

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU),
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Pada kesempatan ini kami bagikan beberapa link download contoh soal TKD sebagai sarana untuk Latihan Soal Ujian Masuk IPDN untuk persiapan seleksi tahun 2018/2019. Berikut ini Soal  Latihan TKD IPDN 2019/2020, yang terdiri dari :

  1. Latihan TWK IPDN 2019/2029,  (DISINI)
  2. Latihan TIU IPDN 2019/2020, dan (DISINI)
  3. Latihan TKP IPDN 2019/2020  (DISINI)

Berikut ini Materi dan Bahan Soal Tes Kompetensi Dasar TKD IPDN tahun 2019/2020:

  1. Download Soal (TWK) Tes Wawasan Kebangsaan   (disini)
  2. Download Soal (TIU) Tes Intelegensi Umum    (disini)
  3. Download Soal  (TKP) TesKarakteristik Pribadi   (disini)

Semoga Soal Latihan Ujian Masuk IPDN ini bermanfaat buat Adik-adik sekalian.

0

INFORMASI SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

PERTANYAAN UMUM (FAQ – FREQUENTLY ASKED QUESTIONS)

A. TENTANG PENDAFTARAN

  1. Bagaimana cara mendaftar Pendidikan Kedinasan? Untuk mendaftar Pendidikan Kedinasan, silahkan masuk ke menu registrasi pada https://sscndikdin.bkn.go.id
  2. Berapa Batas Usia Pelamar Pendidikan Kedinasan Tahun 2018? Batas usia pendaftaran pada SSCN adalah batasan usia minimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan, dan batasan usia maksimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan dengan mengambil batas usia pada tanggal pembukaan pendaftaran. Dalam hal ini masing masing Pendidikan Kedinasan mempunyai kewenangan dalam menentukan batas usia minimum dan maksimum serta menentukan tanggal batas usia.
  3. Siapa saja yang bisa mendaftar Pendidikan Kedinasan? Siswa-siswi WNI yang sedang atau telah lulus sekolah kelas XII tahun 2018 dan berkeinginan untuk kuliah di Pendidikan Kedinasan selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi
  4. Apakah dengan mendaftar Pendidikan Kedinasan saya sudah bisa mengikuti seleksi untuk masuk Pendidikan Kedinasan? Untuk bisa mengikuti seleksi masuk Pendidikan Kedinasan , silahkan lakukan pendaftaran di halaman akun pada https://sscndikdin.bkn.go.id. Setelah memilih Pendidikan Kedinasan pada bagian pendaftaran, dilanjutkan dengan mengisi pendaftaran ulang di masing masing portal lembaga/Pendidikan Kedinasan yang dipilih peserta
  5. Apakah ada persyaratan khusus lainnya? Masing-masing Kementerian/Lembaga yang memiliki Lembaga/Sekolah Kedinasan mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu, harap calon peserta seleksi membaca secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar / memilih salah satu Pendidikan Kedinasan.
  6. Apakah dengan mengikuti seleksi kompetisi dasar saya sudah dianggap lulus menjadi calon siswa-siswi/taruna-taruni Pendidikan Kedinasan? Seleksi/tes dilakukan secara nasional menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) dan selanjutnya terdapat seleksi/tes lainnya yang ditentukan oleh masing-masing Lembaga/Pendidikan Kedinasan. Hasil kelulusan akan diumumkan kemudian setelah pelaksanaan tes.
  7. Bagaimana jika saya mengalami kendala pendaftaran pada Instansi yang menggunakan portal Pendidikan Kedinasan? Silahkan mengubungi Call Center Pendidikan Kedinasan tersebut.
  8. Apakah saya boleh melamar lebih dari 1 (satu) Pendidikan Kedinasan? Calon peserta seleksi diberikan kesempatan untuk mendaftar hanya di salah satu instansi sesuai dengan pilihannya. Pilihan tersebut tidak dapat diubah dengan alasan apapun. Oleh karena itu, pertimbangkan benar-benar sebelum melakukan proses pendaftaran
  9. Berapa instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan? Instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan terdiri dari delapan kementerian/lembaga yang memiliki Pendidikan Kedinasan.
  10. Bagaimana cara pengisian Data yang benar? Pengisian data harus sesuai dengan Kartu Identitas atau ijazah yang dimiliki
  11. Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil? Refresh dan clear cache pada browser yang digunakan
  12. Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi? Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk
  13. Bagaimana jika saya belum memiliki ktp untuk syarat unggah foto diri? Untuk foto diri, KTP bisa digantikan dengan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sipil / Kartu Keluarga
  14. Apakah saya harus mengisi lengkap riwayat pendidikan? Untuk yang lulus tahun 2018, hanya mengisi jurusan pendidikan dan nama sekolahnya. Dan untuk yang lulus sebelum tahun 2018, mengisi semua kolom riwayat pendidikan yang diminta.

B. PERBAIKAN DATA

  1. Apakah saya dapat melakukan perubahan data pribadi setelah mengirimkan data pendaftaran? Pelamar TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah dikirim sehingga setiap pelamar harus BERHATI-HATI dalam melakukan pengisian data.
  2. Apakah saya dapat mengubah pilihan Pendidikan Kedinasan setelah mengirimkan data pendaftaran? Jika anda belum melakukan “simpan” pendaftaran maka anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika anda telah selesai melakukan pendaftaran maka anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.
  3. Bagaimana jika NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK saya tidak sesuai?Apabila terdapat ketidak sesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  4. Bagaimana jika data pribadi saya tidak sesuai antara data DUKCAPIL (KTP) dengan Ijazah? Apabila terdapat perbedaan data antara data KTP dengan Ijazah, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data KTP ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  5. Bagaimana jika lupa password untuk Login ke dalam https://sscndikdin.bkn.go.id?Silahkan menggunakan bantuan lupa password di halaman https://sscnhelpdesk.bkn.go.id

C. DOKUMEN

  1. Bagaimana cara mengunggah / mengupload foto diri? Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 500 Kb, format file dalam bentuk JPG/JPEG. Apabila melebihi ukuran tersebut maka dengan otomatis file atau berkas yang akan anda upload atau kirim akan gagal atau ditolak.
  2. Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi? Anda dapat memperhatikan pengumuman dan menyiapkan berkas-berkas tersebut ketika dibutuhkan pada tahapan tes tertentu sesuai kententuan pada masing-masing Pendidikan Kedinasan.
  3. Bagaimana jika kartu pendaftaran atau kartu ujian saya hilang? Anda dapat mencetak ulang Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran melalui login ke portal SSCN. Untuk Kartu ujian silahkan login pada portal Pendidikan Kedinasan yang dilamar.

C. KONEKSI

  1. Apa yang harus saya lakukan apabila akses ke laman SSCN berjalan lamban? Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth.

D. ADUAN

  1. Apakah ada biaya yang harus saya keluarkan dalam melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan ini? Biaya pendaftaran Pendidikan Kedinasan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing Sekolah Kedinasan. Segera LAPORKAN apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
  2. Ada oknum yang meminta sejumlah uang dan mengaku dapat meloloskan seleksi Pendidikan Kedinasan. Hati-hati PENIPUAN. Seleksi ini dilaksanakan dengan secara transparan. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau pihak berwajib apabila anda menemukan orang yang mengaku dapat meloloskan seleksi Sekolah Kedinasan.

Kementerian Keuangan

Kementerian Dalam Negeri

Kementerian Hukum dan HAM

Kementerian Perhubungan

Badan Pusat Statistik

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika

Badan Intelijen Negara

Badan Siber dan Sandi Negara

sumber : https://sscndikdin.bkn.go.id/faq

 

0

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR PENERIMAAN IPDN 2018

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR
Sebelum menjadi Calon Praja IPDN maka para calon peserta diwajibkan untuk mendaftar dan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.
 
TAHAPAN DAN MATERI SELEKSI:

  1. Pendaftaran dengan Sistem Elektronik;
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT);
  3. Tes Kesehatan Daerah;
  4. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran;
  5. Tes Pantukhir (di IPDN Jatinangor) meliputi :
    • Verifikasi Faktual Dokumen Ddministrasi
    • Tes Kesehatan Pusat
    • Tes Kesamaptaan
    • Wawancara

Bagan alur tahapan seleksi/tes dapat dilihat pada bagan berikut :

Keterangan :

  1. CAPRA : Calon Praja Peserta Seleksi Tes Masuk IPDN
  2. SPCP : Seleksi Penerimaan Calon Praja yang pendaftaran dan pengumuman dilaksanakan secara online melalui alamat : https://spcp.ipdn.ac.id
  3. TKD : Test Kompetensi Dasar dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test)
  4. Pantukhir : Penentuan Akhir
  5. PUSKES TNI : Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI
  6. DISJAS AD : Dinas Jasmani Angkatan Darat
  7. JASDAM : Jasmani Daerah Militer di Tingkat Komando Daerah Militer (KODAM)
  8. JASREM : Jasmani Komando Resort Militer (KOREM)
  9. Dinas Psikologi Angkatan Darat
  10. Tim Kemendagri adalah Tim Wawancara Pantukhir CAPRA IPDN yang dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri yang terdiri dari:
    • Menteri Dalam Negeri
    • Para Pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kemendagri
    • Rektor IPDN, Wakil Rektor IPDN, Para Pembantu Rektor, Para Kepala Lembaga dan Para Deka
    • Kementerian PAN dan RB
    • Badan Kepegawaian Negara
    • Komisi Pemberantasan Korupsi
    • Mabes TNI – Cilankap
    • Dinas Psikologi TNI AD
    • Dinas Jasmani TNI AD

PENGUMUMAN

1. Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi
2. Pengumuman Daftar Kode Billing
3. Pengumuman Daftar Peserta Belum Membayar PNBP TKD
4. Tes Kompetensi Dasar (TKD)
5. Tes Kesehatan Daerah
6. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran
7. Tes Penentuan Akhir (Pantukhir)

 

  a. Verifikasi Faktual Dokumen
  b. Tes Kesehatan Pusat
  c. Tes Kesamaptaan
  e. Wawancara

Sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

PENDAFTARAN IPDN 2018

PENDAFTARAN DENGAN SISTEM ELEKTRONIK

  1. Persyaratan Pendaftaran
  1. Persyaratan Umum:
a. Warga Negara Indonesia;
b. Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2018.
c. Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.
  1. Persyaratan Administrasi
a. Berijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan paket C dengan ketentuan:
1) Nilai rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
2) Khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Nilai rata-rata Ijazah minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
b. KTP-el bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau KK menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el dengan NIK yang sama pada saat mendaftar pada website https://sscndikdin.bkn.go.id;
c. Surat keterangan dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018;
d. Surat elektronik/e-mail yang masih aktif;
e. Pas photo.
  1. Persyaratan Khusus:
a. Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
b. Tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pendaftar pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
c. Tidak bertato atau bekas tato;
d. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
e. Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
f. Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya secara tidak hormat;
g. Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
1) Bersedia untuk tidak Menikah/Kawin selama mengikuti pendidikan;
2) Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
3) Bersedia ditempatkan pada seluruh kampus IPDN;
4) Bersedia mentaati segala Peraturan yang berlaku di IPDN;
5) Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
h. Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.
i. Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada webiste http://spcp.ipdn.ac.id

 

  1. Mekanisme Pendaftaran
1. Pendaftaran peserta calon Praja IPDN Tahun 2018 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pendidikan tinggi kedinasan mulai tanggal 9 s.d 30 April 2018;
2. Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://sscndikdin.bkn.go.id;
3. Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada website https://sscndikdin.bkn.go.id, selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah/mengupload dokumen sebagaimana tercantum dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2018 ke website https://spcp.ipdn.ac.id mulai tanggal 10 April s.d. 2 Mei 2018;
a. Mengisi biodata Calon Peserta Seleksi;
b. Mengunggah Scanning dokumen sebagai berikut:
1) KTP asli bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum 1 MB);
2) Ijazah/STTB asli atau photocopy yang dilegalisasi (diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1 MB);
3) Surat keterangan asli berstempel sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018 yang ditandatangani Kepala Sekolah atau pejabat berwenang;
4) Pasphoto berwarna (tidak hitam putih) menghadap kedepan, tampak muka, tidak memakai kacamata. Ukuran foto 4×6 cm ( 400×600 pixel), maksimal 500 KB dengan format jpg.
c. Antara dokumen KTP atau KK dan Ijazah/STTB mencantumkan data yang sama untuk nama dan tempat tangal lahir;
4. Apabila pendaftar tidak memenuhi ketentuan persyaratan administrasi pendaftaran diatas maka pendaftar dinyatakan gugur.

 
III. Lain – Lain

1. Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2018 tidak dipungut biaya, kecuali tahap TKD dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) TKD sebesar Rp.50.000 perorang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Kepegawaian Negara. Pembayaran biaya TKD akan diinformasikan lebih lanjut sebelum pelaksanaan TKD;
2. Biaya SPCP IPDN Tahun 2018 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018;
3. Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam delik penipuan.

sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

JADWAL SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2018

JADWAL SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2018

NO URAIAN KEGIATAN TANGGAL TEMPAT
1. Pendaftaran Online Calon Peserta Pendidikan Kedinasan 9 – 30 April 2018 Website SSCN BKN (https://sscndikdin.bkn.go.id)
2. Memasukan Dokumen Persyaratan dan Seleksi Administrasi Calon Praja IPDN 10 April – 2 Mei 2018 Website SPCP IPDN (http://spcp.ipdn.ac.id)
3. Pengumuman Online Lulus Hasil Seleksi Administrasi 4 Mei 2018 Website SPCP IPDN
4. Verifikasi Administrasi PNBP Peserta TKD 5 – 16 Mei 2018 Website SPCP IPDN
5. Pengumuman Hasil Verifikasi PNBP / Pengumuman Peserta TKD 5 – 17 Mei 2018 Website SPCP IPDN
6. Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar 21 – 31 Mei 2018 Ibukota Provinsi
7. Pengumuman Hasil TKD 26 Juni 2018 Website SPCP IPDN
8. Pelaksanaan Tes Kesehatan Daerah 3 – 7 Juli 2018 Ibukota Provinsi
9. Pengumuman Hasil Tes Kesehatan Daerah 11 Juli 2018 Website SPCP IPDN
10. Pelaksanaan Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran 27 – 28 Juli 2018 Ibukota Provinsi
11. Pengumuman Hasil Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran 4 Agustus 2018 Website SPCP IPDN
12. Penerimaan Peserta Pantukhir dan Verifikasi Faktual Dokumen 10 – 14 Agustus 2018 IPDN Jatinangor
13. Pengumuman Hasil Verifikasi Faktual Dokumen 16 Agustus 2018
14. Tes Kesehatan Pusat 17 – 26 Agustus 2018
15. Tes Kesamaptaan 18 – 27 Agustus 2018
16. Tes Wawancara 28 – 30 Agustus 2018
17. Pengumuman Hasil Pantukhir (Kesehatan, Kesamaptaan dan Wawancara) 31 Agustus 2018

sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

SPCP IPDN TAHUN 2018

SELAMAT DATANG PESERTA SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA (SPCP) IPDN TAHUN 2018

  1. Dasar Seleksi

Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018 diselenggarakan berdasarkan.

  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Standar Operasional Prosedur Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri
    Lampiran : Pedoman Penerimaan Calon Praja 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tahun 2017 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tahun 2018 Tentang Penetapan Kebutuhan Calon Praja Pada Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor …… Tahun 2018 Tentang Pedoman Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tentang Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018

Penerimaan calon Praja IPDN dilakukan melalui proses seleksi secara nasional dengan menggunakan sistem online terkait dengan informasi tentang jadwal seleksi, persyaratan pendaftaran, pendaftaran calon, informasi tentang materi dan tempat pelaksanaan tes. Untuk itu kepada para peserta seleksi calon Praja IPDN Tahun 2018 untuk membaca secara cermat materi dan jadwal pelaksanaan tes agar dapat mengikuti proses seleksi secara tertib dan lancar

  1. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan pelaksanaan seleksi penerimaan calon Praja IPDN adalah untuk menjaring calon Praja IPDN yang berkualitas dalam hal memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Prinsip Pelaksanaan

Untuk menjaring Calon Praja IPDN yang berkualitas, sistem seleksi penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan secara jujur dalam keseluruhan tahapan seleksi, transparan terkait keseluruhan tahap dan informasi hasil tes kepada seluruh peserta tes dan masyarakat melalui media online, adil tanpa membedakan agama dan asal usul, akuntabel dalam arti keseluruhan hasil tes dapat dipertanggungjawabkan.
Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN tidak dipungut biaya, dan apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia penyelenggara seleksi tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.
Sistem Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan dengan sistem gugur pertahapan tes. Artinya, bagi peserta seleksi yang lulus pada setiap tahapan tes akan dipersilahkan mengikuti tahapan tes berikutnya.

  1. Mekanisme Seleksi

Materi seleksi penerimaan calon Praja IPDN tahun 2018 terdiri dari : pertama, Seleksi Administrasi terkait dengan Persyaratan Administrasi yang dipersyaratkan; dan kedua, Materi Tes. Materi Tes terdiri dari : Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan menggunakan sistem CAT oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN); Tes Kesehatan oleh Pusat Kesehatan TNI; Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran oleh Dinas Psikologi Angkatan Darat; dan Tes Pantukhir oleh Tim Seleksi.
sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Tahun 2018

 
JAKARTA – Penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni pada kementerian/lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan kembali dibuka. Pendaftaran dimulai pada 9 April 2018 sampai dengan 30 April 2018.
Sesuai dengan pengumuman nomor : 239/S.SM.01.00/2018 , pada tahun ini terdapat 13.677 kursi dibuka untuk delapan K/L yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni. Kedelapan K/L tersebut antara lain Kementerian Keuangan (PKN STAN), Kementerian Dalam Negeri (IPDN), Badan Siber dan Sandi Negara (STSN), Kementerian Hukum dan HAM (POLTEKIP dan POLTEKIM), Badan Intelijen Negara (STIN), Badan Pusat Statistik (POLITEKNIK STATISTIKA), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), dan Kementerian Perhubungan (11 Sekolah Tinggi, POLTEK dan Akademi).
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari delapan instansi/lembaga pendidikan kedinasan. “Bila mendaftar di dua program studi atau lebih maka secara otomatis akan gugur,” jelas Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji di Jakarta, Kamis (29/03).
Pada seleksi sekolah kedinasan ini, peserta harus melalui beberapa tahapan. Salah satu tahapan seleksi adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Untuk tahapan lainnya diatur oleh masing-maisng K/L.
Pada tahap awal, peserta juga harus melalui seleksi administrasi. Setiap peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti SKD dikenakan biaya Rp 50.000,00 berdasarkan PP No. 63/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Teknis pembayaran akan diatur lebih lanjut dengan Surat Edaran Kepala BKN,” jelas Dwi Wahyu Atmaji.
Untuk lembaga pendidikan kedinasan pada Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, juga akan dipungut biaya pendaftaran lain yang diatur oleh masing-masing instansi.
Kementerian PANRB mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang bermula dari informasi penerimaan siswa-siswi/taruna-taruni ini, kemudian berlanjut menawarkan jasa untuk membantu dengan meminta sejumlah imbalan. “Apabila ada oknum atau siapapun yang mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan ke penegak hukum. Hal tersebut patut diduga penipuan,” tegasnya.
sumber : https://www.menpan.go.id