Bank Soal UKOM Asesor BAN-PDM 2026 – Bagian 3

Kata Pengantar

Salam akreditasi, Bapak/Ibu calon asesor dan rekan asesor sekalian.

Setelah seri latihan soal tingkat LOTS dan MOTS, kali ini saya membagikan paket yang lebih besar dan lebih menantang: 240 soal pilihan ganda tingkat MOTS dan HOTS. Soal-soal ini disusun mengikuti 12 materi kisi-kisi Uji Kompetensi Asesor 2026, masing-masing 20 soal dengan lima opsi jawaban. Paket ini dibagi menjadi 4 Bagian dengan masing-masing terdiri dari 60 Soal.

Kedua belas materi itu adalah: kebijakan BAN-PDM, Instrumen Akreditasi 2024 (IA2024 versi 2025), kinerja pendidik, kepemimpinan kepala sekolah, iklim lingkungan belajar, teknik penggalian data, pelaksanaan visitasi, penilaian rubrik, triangulasi bukti, pelaporan hasil akreditasi, etika asesor, dan studi kasus HOTS.

Mengapa porsinya lebih banyak HOTS? Di lapangan, tugas asesor bukan menghafal rumusan butir. Asesor harus membaca bukti, membandingkan keterangan guru, murid, orang tua, dan dokumen, lalu menetapkan kategori Kurang, Cukup Baik, Baik, atau Sangat Baik dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, sebagian besar soal disajikan sebagai kasus. Kita diminta menimbang data, bukan sekadar mengingat istilah.

Setiap materi dilengkapi kunci jawaban dan pembahasan singkat beserta rujukannya. Sumber utamanya adalah Panduan Penjelasan IA2024 Dasmen versi 2025, Manual Penggalian Data, Agenda Visitasi, Mapping Teknik Penggalian Data, Format 3.3, dan Permendikbudristek Nomor 38 Tahun 2023.

Beberapa catatan jujur sebelum Bapak/Ibu mulai berlatih:

  1. Ini bukan soal resmi. Paket ini adalah bahan latihan yang saya susun dari dokumen-dokumen di atas. Bentuk dan isi soal UKOM yang sebenarnya bisa berbeda.
  2. Ada perubahan regulasi yang perlu dicermati. Ada pemberitaan bahwa Permendikdasmen Nomor 14 Tahun 2026 mengubah BAN-PDM menjadi Badan Standar dan Akreditasi Nasional Pendidikan (BSANP). Soal-soal di sini masih memakai istilah BAN-PDM sesuai kisi-kisi. Silakan periksa naskah resminya di JDIH Kemendikdasmen.
  3. Materi pelaporan dan etika disusun dari prinsip IA2024 dan etika penilai yang umum. Saya belum menemukan teks resmi panduan validasi maupun kode etik asesor yang berlaku saat ini.
  4. Beberapa soal menguji tafsiran rubrik pada area yang tidak tertulis eksplisit. Pembahasannya menjelaskan penalaran saya. Jika Bapak/Ibu punya pemahaman berbeda dari pelatihan resmi, mari kita diskusikan di kolom komentar.

Saran saya, kerjakan per materi tanpa melihat kunci, lalu cocokkan dan baca pembahasannya. Yang terpenting bukan berapa yang benar, melainkan mengapa satu opsi lebih tepat daripada yang lain.

Selamat berlatih.

Bagian 7 – Pelaksanaan Visitasi

Fokus kompetensi: pravisitasi, koordinasi, wawancara, observasi, dan validasi.

121. [MOTS] Dokumentasi wajib yang diunggah asesi dan ditelaah asesor pada Format 3.3 adalah …

  • A. kurikulum satuan pendidikan, rencana kerja tahunan, RKAS, kalender akademik, contoh perencanaan pembelajaran, serta foto/video lingkungan belajar
  • B. ijazah guru, SK kepala sekolah, dan sertifikat tanah
  • C. laporan BOSP lima tahun terakhir
  • D. hasil ujian murid, daftar hadir guru, dan buku tamu
  • E. profil sekolah, struktur organisasi, dan denah sekolah

122. [MOTS] Pada Form 3.3, kolom C “Rekap Data yang sudah Teridentifikasi” diisi dengan …

  • A. level rubrik sementara untuk setiap indikator
  • B. daftar pertanyaan wawancara
  • C. rekap indikator yang berusaha dibuktikan satuan pendidikan melalui dokumentasi wajib dan informasi dalam DKA
  • D. nama-nama responden yang akan diwawancarai
  • E. catatan dan saran bagi sekolah

123. [MOTS] Kolom D Form 3.3 “Data yang perlu dikumpulkan saat visitasi” berisi …

  • A. dokumen yang harus dilengkapi sekolah sebelum visitasi
  • B. kesimpulan level indikator
  • C. daftar kekurangan sekolah untuk laporan akhir
  • D. jadwal visitasi yang telah disepakati
  • E. rekap data yang perlu diverifikasi melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen

124. [HOTS] Dua asesor sepakat: Asesor A menelaah Butir 1–7 dan Asesor B menelaah Butir 8–14 pada Format 3.3, lalu masing-masing hanya mengisi bagiannya di Sispena. Evaluasi yang tepat adalah …

  • A. Tepat, karena pembagian kerja lebih efisien.
  • B. Kurang tepat, karena Format 3.3 dikerjakan secara individu dan setiap asesor bertanggung jawab atas semua isian di Sispena-PDM; koordinasi tetap dilakukan, tetapi tanggung jawab tidak dibagi.
  • C. Tepat, asalkan hasilnya digabung sebelum visitasi.
  • D. Kurang tepat, karena Format 3.3 hanya diisi ketua tim.
  • E. Tepat, karena Butir 8–14 lebih banyak diobservasi.

125. [MOTS] Menurut Agenda Visitasi, kegiatan pada Hari ke-1 pukul 08.00–09.00 adalah …

  • A. observasi proses pembelajaran
  • B. wawancara kepala sekolah
  • C. wawancara murid
  • D. presentasi kinerja sekolah dan diskusi untuk konfirmasi pemahaman
  • E. penyusunan catatan dan diskusi hasil sementara

126. [MOTS] Menurut Agenda Visitasi, kegiatan pada Hari ke-2 pukul 13.30–15.00 adalah …

  • A. wawancara orang tua/wali
  • B. observasi lingkungan sekolah
  • C. wawancara guru dan telaah dokumen
  • D. presentasi kinerja sekolah
  • E. penyusunan catatan dan diskusi hasil sementara dengan sekolah

127. [HOTS] Seminggu sebelum visitasi, asesor menghubungi kepala sekolah untuk menyepakati agenda, termasuk siapa yang perlu hadir dan kapan. Alasan utama langkah ini menurut Agenda Visitasi adalah …

  • A. agar sekolah dapat menyiapkan jawaban wawancara
  • B. agar asesi terinformasikan lebih awal tentang para pihak yang perlu hadir dan waktunya, sehingga visitasi berjalan optimal
  • C. agar sekolah dapat mengganti responden sesuai keinginan
  • D. agar asesor dapat mempersingkat visitasi menjadi satu hari
  • E. agar kepala sekolah dapat memilih indikator yang dinilai

128. [HOTS] Asesor B tidak ikut wawancara orang tua karena ingin menelaah dokumen agar waktu lebih efisien. Evaluasi yang tepat adalah …

  • A. Tepat, karena telaah dokumen sama pentingnya.
  • B. Tepat, asalkan Asesor A merekam wawancara.
  • C. Kurang tepat, karena wawancara orang tua harus pada Hari ke-2.
  • D. Kurang tepat, karena setiap wawancara dilakukan dua asesor secara bersamaan kepada seluruh responden agar masing-masing asesor memiliki penilaian untuk didiskusikan.
  • E. Tepat, karena wawancara orang tua hanya menggali enam indikator.

129. [MOTS] Menurut Agenda Visitasi, wawancara orang tua/wali dijadwalkan pada …

  • A. Hari ke-1 pukul 13.30–15.00
  • B. Hari ke-1 pukul 09.00–10.00
  • C. Hari ke-2 pukul 08.00–10.00
  • D. Hari ke-2 pukul 10.00–12.30
  • E. Hari ke-2 pukul 13.30–15.00

130. [HOTS] Saat pravisitasi, DKA SMA Cemara menyatakan semua guru memakai asesmen formatif untuk menyesuaikan pembelajaran, tetapi contoh perencanaan pembelajaran yang diunggah tidak memuat rencana asesmen. Isian kolom D yang paling tepat adalah …

  • A. Menetapkan indikator 1.3.2 berlevel Kurang sejak pravisitasi.
  • B. Meminta sekolah merevisi perencanaan sebelum visitasi.
  • C. Meminta contoh hasil asesmen formatif beserta tindak lanjutnya, lalu menggali melalui wawancara guru Kategori A bagaimana hasilnya dipakai untuk menyesuaikan pembelajaran.
  • D. Tidak perlu digali karena DKA sudah menjelaskan.
  • E. Mengobservasi lingkungan sekolah untuk mencari bukti asesmen.

131. [HOTS] Agenda menempatkan “istirahat dan diskusi internal asesor” pada pukul 12.30–13.30 setiap hari. Pemanfaatan sesi ini yang paling tepat adalah …

  • A. menetapkan peringkat akhir sekolah
  • B. menyusun laporan final untuk diunggah
  • C. membandingkan catatan, mengidentifikasi data yang belum lengkap atau tidak konsisten, dan merencanakan penggalian pada sesi berikutnya
  • D. menyampaikan temuan sementara kepada kepala sekolah
  • E. menelaah ulang seluruh dokumen pravisitasi dari awal

132. [MOTS] Status Lembar Kerja asesor dalam IA2024 adalah …

  • A. wajib dan menjadi laporan akhir
  • B. wajib hanya bagi asesor baru
  • C. diisi oleh sekolah
  • D. opsional, sebagai alat bantu pencatatan data dan penilaian
  • E. pengganti Manual Penggalian Data

133. [HOTS] Karena ada ujian, sekolah hanya dapat menghadirkan tiga murid untuk wawancara Kategori A pada jadwal yang disepakati. Tindakan yang paling tepat adalah …

  • A. Berkoordinasi dengan sekolah untuk menggeser waktu atau menambah responden agar minimal lima murid lintas kelas tetap diwawancarai, lalu mencatat penyesuaiannya.
  • B. Mewawancarai tiga murid saja.
  • C. Membatalkan wawancara murid.
  • D. Meminta wali kelas menjawab atas nama murid.
  • E. Menggabungkan wawancara murid dengan wawancara orang tua.

134. [HOTS] Panduan menyarankan Manual Penggalian Data dicetak. Persiapan pribadi asesor yang paling tepat sebelum hari visitasi adalah …

  • A. menghafal seluruh rubrik tanpa membawa dokumen
  • B. menyiapkan level sementara semua indikator
  • C. meminta sekolah menyiapkan pertanyaan wawancara
  • D. membawa laptop saja karena semua data ada di Sispena
  • E. mencetak Manual, menuntaskan Format 3.3, dan menyepakati agenda serta responden dengan asesi dan rekan asesor

135. [MOTS] Perangkat “Panduan Visitasi dan Validasi untuk Asesor” berisi panduan tentang …

  • A. tahapan akreditasi bagi dinas pendidikan
  • B. koordinasi visitasi, penyusunan catatan dan saran, pelaporan, dan validasi bagi asesor
  • C. cara asesi mengisi DKA
  • D. standar sarana dan prasarana sekolah
  • E. kode etik kepala sekolah

136. [HOTS] Saat wawancara pada Hari ke-2, kepala sekolah menyerahkan notulen rapat evaluasi yang belum diunggah ke Sispena. Sikap asesor yang paling tepat adalah …

  • A. Menolak karena hanya dokumen unggahan yang sah.
  • B. Menerima dan langsung menaikkan level indikator 2.6.3.
  • C. Meminta sekolah mengunggahnya setelah hasil diumumkan.
  • D. Menelaahnya sebagai bukti lain yang relevan, memeriksa konsistensinya dengan keterangan guru dan data lain, lalu mencatat sumbernya.
  • E. Menyimpan dokumen asli untuk dibawa pulang.

137. [HOTS] Tujuan paling tepat sesi “diskusi hasil sementara dengan sekolah” pada akhir Hari ke-2 adalah …

  • A. mengumumkan peringkat akreditasi sekolah
  • B. memberi kesempatan sekolah menawar level indikator
  • C. menandatangani SK akreditasi
  • D. melatih guru menyusun dokumen yang masih kurang
  • E. menyampaikan dan mengonfirmasi temuan sementara secara berbasis bukti, memberi ruang klarifikasi, tanpa menjanjikan atau menetapkan peringkat

138. [HOTS] Pada sesi observasi, kedua asesor mengamati kelas yang sama selama 30 menit agar penilaian seragam. Evaluasi yang tepat adalah …

  • A. Tepat, karena hasilnya lebih reliabel.
  • B. Kurang tepat, karena tata cara observasi meminta setiap asesor mengamati kelas yang berbeda selama 20 menit dan memakai 10 menit lain untuk berkeliling, sehingga cakupan data lebih luas.
  • C. Tepat, asalkan kelas yang dipilih adalah kelas unggulan.
  • D. Kurang tepat, karena observasi harus dilakukan pada Hari ke-2.
  • E. Tepat, karena wawancara juga dilakukan berdua.

139. [HOTS] Selama presentasi kinerja, sikap asesor yang paling sesuai dengan tujuan sesi tersebut adalah …

  • A. memberi penilaian langsung atas setiap klaim sekolah
  • B. mengkritik dokumen yang belum lengkap di depan guru
  • C. mendengarkan, mengajukan pertanyaan klarifikasi untuk mengonfirmasi pemahaman, dan mencatat hal yang perlu diverifikasi
  • D. meminta sekolah menunjukkan semua dokumen asli saat itu juga
  • E. menyampaikan hasil telaah pravisitasi beserta perkiraan level

140. [HOTS] Setelah visitasi, catatan kedua asesor berbeda pada beberapa indikator. Sebelum mengisi Sispena, langkah yang paling tepat adalah …

  • A. Mendiskusikan bukti masing-masing terhadap deskriptor rubrik, lalu setiap asesor mengisi isiannya secara bertanggung jawab berdasarkan bukti.
  • B. Mengambil level tertinggi agar sekolah tidak dirugikan.
  • C. Mengikuti asesor yang lebih senior.
  • D. Meminta kepala sekolah memilih.
  • E. Mengisi rata-rata dari kedua level.

Bagian 8 – Penilaian Rubrik

Fokus kompetensi: menetapkan kategori Kurang, Cukup Baik, Baik, dan Sangat Baik.

141. [MOTS] Rubrik penilaian setiap indikator IA2024 menggunakan empat kategori, yaitu …

  • A. D, C, B, A
  • B. Kurang, Cukup Baik, Baik, Sangat Baik
  • C. Belum Berkembang, Mulai Berkembang, Berkembang, Membudaya
  • D. Tidak Ada, Ada, Lengkap, Sangat Lengkap
  • E. Tidak Terakreditasi, C, B, A

142. [HOTS] Bukti sebuah indikator memenuhi semua deskriptor level Baik dan dua dari tiga deskriptor level Sangat Baik. Satu deskriptor Sangat Baik jelas tidak terpenuhi. Penetapan yang paling dapat dipertanggungjawabkan adalah …

  • A. Sangat Baik, karena sebagian besar deskriptornya terpenuhi
  • B. di antara Baik dan Sangat Baik, lalu dibulatkan ke atas
  • C. Cukup Baik, agar aman
  • D. Baik, karena kategori ditetapkan pada level tertinggi yang seluruh deskriptornya didukung bukti
  • E. NA, karena bukti tidak lengkap

143. [HOTS] Selama observasi, kelas XI-3 kacau lebih dari 10 menit karena banyak murid bermain gawai dan bercanda, sehingga murid yang ingin belajar tidak dapat mengikuti kegiatan. Level indikator 1.2.3 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Cukup Baik
  • C. Baik
  • D. Cukup Baik, karena guru sudah menegur
  • E. NA, karena hanya satu kelas

144. [HOTS] Sarana prasarana SMA Pertiwi memenuhi kelima kriteria kenyamanan (ventilasi, ruang gerak, bebas gangguan, air bersih, toilet bersih). Namun penyediaannya baru sebagian diselaraskan dengan analisis kebutuhan belajar. Level indikator 2.8.1 adalah …

  • A. Sangat Baik
  • B. Cukup Baik
  • C. Kurang
  • D. Cukup Baik, karena analisis kebutuhan belum tuntas
  • E. Baik

145. [HOTS] Penyelarasan sarpras dengan kebutuhan belajar baru terpenuhi sebagian. Kriteria kenyamanan pun hanya sebagian terpenuhi: ventilasi, ruang gerak, dan air bersih baik, tetapi toilet kotor dan kelas terganggu kebisingan pabrik. Level indikator 2.8.1 adalah …

  • A. Baik
  • B. Kurang
  • C. Cukup Baik
  • D. Sangat Baik
  • E. Baik, karena sebagian besar kriteria terpenuhi

146. [MOTS] Kata kunci yang membedakan level Baik dan Sangat Baik pada indikator 1.1.4 adalah …

  • A. ada atau tidaknya simpati guru
  • B. jumlah murid yang mengeluh
  • C. ada atau tidaknya ruang BK
  • D. tindak lanjut yang spontan (belum terencana) dibandingkan tindak lanjut yang telah dirancang untuk menguatkan kemandirian dan pengelolaan emosi murid
  • E. lamanya guru mengajar

147. [MOTS] Ciri level Sangat Baik pada indikator 1.2.2 (disiplin positif) adalah guru …

  • A. tidak lagi memberi ancaman, tetapi mengajak murid berdialog untuk merefleksikan dan menyadari dampak negatif perilakunya
  • B. memberi hukuman yang relevan dengan dampak perilaku
  • C. menegur dengan bahasa sopan
  • D. memanggil orang tua setiap kali ada pelanggaran
  • E. memberi poin pelanggaran secara konsisten

148. [HOTS] Saat seorang murid bertanya untuk kedua kalinya, guru menjawab, “Kamu ini memang malas memperhatikan.” Murid lain tertawa. Untuk interaksi ini, deskriptor indikator 1.1.1 yang terpenuhi adalah level …

  • A. Cukup Baik
  • B. Baik
  • C. Sangat Baik
  • D. Cukup Baik, karena guru tetap menjawab
  • E. Kurang

149. [HOTS] Dalam wawancara, guru berkata kepada asesor, “Beberapa anak memang tidak berbakat Matematika, sulit diharapkan bisa meningkat.” Umpan baliknya kepada murid hanya berupa nilai. Level indikator 1.1.2 adalah …

  • A. Cukup Baik
  • B. Baik
  • C. Kurang
  • D. NA
  • E. Cukup Baik, karena nilai tetap diberikan

150. [HOTS] Sekolah membagikan kalender akademik. Orang tua dapat menanggapi pemberitahuan, tetapi hanya secara insidental melalui pesan pribadi kepada wali kelas tertentu, bukan melalui wadah dua arah. Pelibatan orang tua terbatas pada permintaan bantuan, dan belum ada dukungan pihak eksternal. Level indikator 2.6.2 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Cukup Baik
  • C. Baik
  • D. Sangat Baik
  • E. Kurang, karena tidak ada pihak eksternal

151. [HOTS] KSP menjelaskan nilai khas sekolah dan memuat contoh program yang mewujudkan visi-misi. Namun tidak ada contoh perubahan rancangan pembelajaran tahun ini sebagai dampak evaluasi kurikulum tahun sebelumnya. Level indikator 2.9.3 adalah …

  • A. Baik
  • B. Kurang
  • C. Sangat Baik
  • D. NA
  • E. Cukup Baik

152. [HOTS] Dari situasi berikut, yang menghasilkan skor NA (tidak diperhitungkan dalam akumulasi skor) adalah …

  • A. sekolah belum memiliki kebijakan menerima murid penyandang disabilitas (indikator 3.11.1)
  • B. sekolah belum pernah melakukan simulasi bencana (indikator 3.13.3)
  • C. sekolah tidak memiliki murid penyandang disabilitas dan/atau berkebutuhan khusus (indikator 3.11.2)
  • D. sekolah hanya menerima murid laki-laki (indikator 3.10.3)
  • E. sekolah tidak memiliki satgas antikekerasan (indikator 3.12.1)

153. [HOTS] Murid beragama minoritas memperoleh pendidikan agama melalui kerja sama dengan lembaga keagamaan, tetapi pengajarnya belum seagama dan belum kompeten. Guru minoritas tidak diberi hak libur pada hari raya agamanya. Level indikator 3.10.2 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Cukup Baik
  • C. Baik
  • D. NA
  • E. Kurang, karena guru tidak diberi libur

154. [HOTS] Guru hanya memakai tes tertulis pilihan ganda, tetapi melaksanakannya tiga kali dalam satu semester dengan instrumen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Level indikator 1.3.3 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Baik
  • C. Sangat Baik
  • D. Cukup Baik
  • E. Kurang, karena hanya satu metode

155. [HOTS] Rapor SMA Teratai hanya berisi angka tanpa deskripsi, dan dibagikan kepada orang tua tanpa dialog. Level indikator 1.3.4 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Cukup Baik
  • C. Baik
  • D. NA
  • E. Cukup Baik, karena rapor dibagikan tepat waktu

156. [HOTS] Sekolah memiliki rujukan pembagian tugas yang merinci tugas serta prasyarat kompetensi, ada bukti penugasan PTK sesuai kompetensi, ada rujukan perilaku yang menjadi dasar sanksi, dan ada rujukan gaji serta tunjangan berbasis beban dan kinerja. Level indikator 2.5.4 adalah …

  • A. Sangat Baik
  • B. Baik
  • C. Cukup Baik
  • D. Kurang
  • E. Baik, karena penghargaan belum diberikan

157. [HOTS] Laporan pemanfaatan anggaran dua tahun terakhir hanya disampaikan kepada pemberi dana (termasuk BOSP). Laporan tersebut tidak memuat realisasi program dan belanja yang dibandingkan dengan perencanaan yang disahkan. Level indikator 2.7.3 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Baik
  • C. Sangat Baik
  • D. Kurang, karena tidak disampaikan ke internal
  • E. Cukup Baik

158. [HOTS] Kesadaran kesehatan mental sudah terintegrasi dalam kurikulum, tetapi guru dan tendik belum mendapat pembekalan untuk memberi bimbingan penyuluhan. Ruang istirahat guru tersedia. Level indikator 3.14.2 adalah …

  • A. Baik
  • B. Kurang
  • C. Cukup Baik
  • D. Sangat Baik
  • E. Baik, karena ruang istirahat tersedia

159. [HOTS] Guru mengidentifikasi murid yang perlu dukungan hanya dengan mengamati murid yang kebutuhan khususnya terlihat kasat mata. Murid lain yang kesulitan belajar belum diidentifikasi. Level indikator 1.1.3 adalah …

  • A. Kurang
  • B. Cukup Baik
  • C. Baik
  • D. Sangat Baik
  • E. Kurang, karena tidak ada asesmen diagnostik

160. [HOTS] RKT disusun dari evaluasi program tahun lalu dengan melibatkan para pihak, termaktub dalam KSP, dan dikomunikasikan melalui kalender akademik. Isinya mencakup bidang pembelajaran, pengembangan profesional PTK, dan sarana prasarana. Level indikator 2.6.4 adalah …

  • A. Baik
  • B. Cukup Baik
  • C. Kurang
  • D. Sangat Baik
  • E. Baik, karena belum melibatkan komite

Bagian 9 – Triangulasi Bukti

Fokus kompetensi: membandingkan dan menguji konsistensi data.

161. [MOTS] Dalam IA2024, triangulasi data dilakukan untuk …

  • A. memperbanyak jumlah dokumen yang diunggah sekolah
  • B. menggantikan rubrik penilaian
  • C. mempercepat visitasi menjadi satu hari
  • D. memastikan setiap indikator digali dengan satu teknik saja
  • E. memastikan data melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen benar-benar mencerminkan kinerja, bukan sekadar formalitas

162. [HOTS] DKA menyatakan kesepakatan kelas disusun bersama murid. Saat observasi, kesepakatan kelas terpajang rapi. Dalam wawancara, lima murid lintas kelas kompak menyatakan aturan itu ditulis wali kelas dan mereka hanya diminta menandatangani. Kesimpulan triangulasi yang paling tepat untuk indikator 1.2.1 adalah …

  • A. Klaim partisipatif tidak didukung; keberadaan kesepakatan terbukti, tetapi keterangan murid menunjukkan mereka tidak dilibatkan, sehingga bukti mengarah ke level Cukup Baik.
  • B. Level Sangat Baik, karena DKA dan observasi saling menguatkan.
  • C. Level Kurang, karena sekolah berbohong.
  • D. Belum dapat dinilai sampai sekolah membuat ulang kesepakatan kelas.
  • E. Level Baik, karena dua dari tiga sumber positif.

163. [HOTS] RPP guru Biologi memuat strategi diferensiasi yang sangat rinci. Saat observasi, seluruh kelas menerima ceramah dan tugas yang sama, dan guru tidak dapat menjelaskan alasan perbedaan antara rencana dan praktik. Sikap asesor yang tepat adalah …

  • A. Menilai berdasarkan RPP karena dokumen lebih objektif.
  • B. Mengabaikan RPP karena observasi hanya 20 menit.
  • C. Menyadari bahwa dokumen tidak tercermin dalam praktik, lalu menetapkan penilaian berdasarkan keselarasan perencanaan, pelaksanaan, dan penjelasan guru, tidak hanya berdasarkan dokumen.
  • D. Meminta guru mengulang pembelajaran sesuai RPP.
  • E. Memberi level Sangat Baik pada 1.3.1 dan Kurang pada 1.3.5 tanpa menggali lebih jauh.

164. [HOTS] Kepala sekolah menyatakan evaluasi kinerja guru berjalan rutin dengan prosedur baku. Guru Kategori B tidak dapat menjelaskan prosedur itu, dan dokumen jadwal maupun hasil evaluasi tidak dapat ditunjukkan. Kesimpulan yang tepat adalah …

  • A. Klaim kepala sekolah diterima karena ia penanggung jawab.
  • B. Klaim diterima sebagian karena kepala sekolah menjelaskan dengan meyakinkan.
  • C. Indikator dinyatakan NA.
  • D. Klaim tidak terkonfirmasi oleh guru maupun dokumen, sehingga tidak dapat dijadikan dasar level yang mensyaratkan prosedur.
  • E. Asesor menunda penilaian sampai sekolah mengirim dokumen sebulan kemudian.

165. [HOTS] Untuk indikator 1.3.4, guru menyatakan rapor dibahas dua arah dengan orang tua. Orang tua dalam wawancara menceritakan diskusi rencana tindak lanjut bersama guru. Dokumen undangan dan notulen pembagian rapor juga tersedia. Makna temuan ini adalah …

  • A. Data masih lemah karena semua sumber berasal dari sekolah.
  • B. Klaim penyampaian dialogis didukung oleh tiga sumber yang konsisten (guru, orang tua, dan dokumen), sehingga dapat dijadikan dasar penilaian sub-indikator tersebut.
  • C. Klaim harus diuji ulang dengan observasi proses pembelajaran.
  • D. Klaim cukup dibuktikan oleh notulen saja.
  • E. Klaim tidak relevan dengan indikator 1.3.4.

166. [MOTS] Mindset “kontekstual dan holistik” dalam Panduan Penjelasan menuntut asesor untuk …

  • A. menilai setiap indikator secara terpisah tanpa mengaitkannya
  • B. mengutamakan dokumen di atas keterangan responden
  • C. melihat keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, dan hasil, serta antara dokumen, praktik, dan persepsi
  • D. menyamakan semua sekolah dengan satu standar bukti
  • E. memulai dari skor lalu mencari pembenaran

167. [HOTS] Sampai Hari ke-2 siang, data indikator 3.12.1 (kebijakan pencegahan perundungan) baru berasal dari dokumen tata tertib dan wawancara kepala sekolah. Langkah yang paling tepat adalah …

  • A. Menetapkan level berdasarkan dua sumber itu saja.
  • B. Meminta guru BK menulis pernyataan tertulis.
  • C. Menunda penilaian sampai visitasi berikutnya.
  • D. Mengandalkan foto spanduk antiperundungan.
  • E. Memastikan keterangan murid dan orang tua/wali tentang kebijakan dan mekanisme pelaporan sudah tergali, karena keduanya dipetakan sebagai sumber data indikator ini.

168. [HOTS] Video lingkungan unggahan sekolah memperlihatkan toilet bersih. Saat observasi, asesor menemukan toilet kotor dan air tidak mengalir. Sikap asesor yang paling tepat adalah …

  • A. Mengutamakan video karena diunggah resmi.
  • B. Mencatat ketidaksesuaian, memberi bobot pada pengamatan langsung saat visitasi, dan mengonfirmasi penyebabnya kepada pimpinan sekolah.
  • C. Menganggap kondisi saat visitasi sebagai kebetulan.
  • D. Meminta sekolah membersihkan toilet lalu mengamati ulang.
  • E. Memberi level Kurang pada seluruh Butir 8.

169. [HOTS] Dalam wawancara murid Kategori B, dua murid beragama minoritas menyatakan tidak nyaman beribadah karena tidak ada ruang. Kepala sekolah menyatakan fasilitas sudah lengkap, dan dokumen menunjukkan jadwal kegiatan keagamaan. Langkah yang paling tepat adalah …

  • A. Menggali lebih lanjut melalui guru Kategori C dan pengamatan sarana, membandingkan seluruh keterangan, lalu menyimpulkan setelah pola datanya jelas.
  • B. Mengikuti keterangan kepala sekolah karena didukung dokumen.
  • C. Mengikuti keterangan murid dan memberi level Kurang.
  • D. Mengabaikan karena hanya dua murid.
  • E. Meminta kepala sekolah menegur murid tersebut.

170. [MOTS] Ketentuan bahwa setiap wawancara dilakukan oleh dua asesor secara bersamaan agar masing-masing memiliki penilaian untuk didiskusikan mencerminkan upaya …

  • A. efisiensi waktu visitasi
  • B. pengawasan terhadap asesor baru
  • C. pengurangan jumlah responden
  • D. menguji konsistensi interpretasi antarasesor sebelum menyimpulkan
  • E. pembagian honor yang adil

171. [HOTS] Empat dari lima murid lintas kelas menceritakan guru sering mengajak berdialog saat murid salah. Satu murid menyatakan pernah dibentak oleh seorang guru tertentu. Hasil observasi di dua kelas menunjukkan interaksi yang menghargai. Interpretasi yang paling tepat adalah …

  • A. Mengabaikan keterangan satu murid.
  • B. Menyimpulkan berdasarkan pola dominan yang konsisten dengan observasi, sambil mencatat temuan pengecualian untuk digali dan dimasukkan dalam catatan.
  • C. Memberi level Kurang karena ada kasus bentakan.
  • D. Merata-ratakan semua keterangan.
  • E. Meminta nama guru tersebut dan melaporkannya ke dinas.

172. [HOTS] Guru menunjukkan analisis hasil asesmen formatif satu semester yang rapi. Ketika asesor meminta contoh tindak lanjut di kelas, guru tidak dapat menunjukkan perubahan kegiatan, dan murid tidak ingat pernah menerima hasil kuis. Simpulan yang tepat adalah …

  • A. Level Sangat Baik karena dokumen analisis lengkap.
  • B. Level Baik karena ada analisis berkala.
  • C. Asesor menuduh dokumen dibuat untuk akreditasi.
  • D. Penggunaan hasil asesmen untuk menyesuaikan pembelajaran belum terbukti, sehingga keberadaan dokumen analisis tidak cukup untuk menetapkan level yang mensyaratkan penggunaan hasil.
  • E. Indikator dinyatakan NA.

173. [HOTS] Notulen evaluasi tahunan mencantumkan tanda tangan anggota komite. Dalam wawancara, seorang anggota komite menyatakan tidak pernah diundang ke rapat evaluasi. Tindakan yang paling tepat adalah …

  • A. Menyimpulkan notulen dipalsukan.
  • B. Mengikuti notulen karena dokumen resmi.
  • C. Mengabaikan karena hanya satu orang.
  • D. Menghubungi anggota komite lain di luar jadwal.
  • E. Mengklarifikasi kepada pimpinan sekolah dan memeriksa bukti pendukung lain (daftar hadir, undangan) sebelum menyimpulkan keterlibatan komite pada indikator 2.6.3.

174. [HOTS] Kombinasi sumber yang paling kuat untuk menguji konsistensi data indikator 1.2.2 (disiplin positif) adalah …

  • A. telaah tata tertib dan wawancara kepala sekolah
  • B. wawancara orang tua dan observasi lingkungan
  • C. observasi proses pembelajaran, wawancara guru Kategori A, dan wawancara murid
  • D. telaah KSP dan RKAS
  • E. wawancara guru Kategori C saja

175. [HOTS] Setelah penggalian ulang, data dua sumber tetap bertentangan untuk satu indikator. Langkah yang paling dapat dipertanggungjawabkan adalah …

  • A. Menetapkan level berdasarkan bukti yang paling langsung dan paling kuat terhadap deskriptor rubrik, serta mencatat ketidaksesuaian beserta alasannya.
  • B. Mengambil level tertinggi.
  • C. Mengambil level terendah.
  • D. Mengosongkan indikator tersebut.
  • E. Meminta sekolah memilih sumber yang benar.

176. [MOTS] Untuk banyak indikator Komponen 1 dan 3, bukti wawancara murid dipersyaratkan dengan jumlah minimal …

  • A. 2 orang murid
  • B. 3 orang murid
  • C. 10 orang murid
  • D. 5 orang murid
  • E. seluruh murid kelas yang diobservasi

177. [HOTS] Observasi di dua kelas menunjukkan interaksi guru yang menghargai. Namun kelima murid yang diwawancarai menyatakan banyak guru sering mengejek murid yang salah menjawab. Interpretasi yang paling tepat adalah …

  • A. Observasi lebih sahih karena dilihat langsung.
  • B. Keterangan murid lebih sahih karena mereka penerima layanan.
  • C. Sampel observasi terbatas dan perilaku guru dapat berubah karena diamati, sedangkan murid menggambarkan pengalaman rutin; asesor perlu menggali lebih lanjut dan menimbang kedua sumber sebelum menetapkan level.
  • D. Kedua data dibatalkan.
  • E. Menilai berdasarkan RPP.

178. [HOTS] Asesor dapat menghentikan penggalian data untuk suatu indikator ketika …

  • A. data tambahan tidak lagi memberi informasi baru dan polanya konsisten antarsumber yang dipetakan
  • B. waktu wawancara sudah habis
  • C. kepala sekolah menyatakan cukup
  • D. satu dokumen sudah ditemukan
  • E. level sudah diputuskan sejak pravisitasi

179. [HOTS] Pada hari visitasi, kotak P3K tampak lengkap, tetapi label pembeliannya bertanggal sehari sebelumnya. Panduan P3K dan bukti pelatihan PTK tidak ada. Sikap asesor yang paling tepat adalah …

  • A. Menilai Sangat Baik karena peralatan lengkap.
  • B. Menolak menilai karena sekolah tidak jujur.
  • C. Menegur kepala sekolah.
  • D. Mengabaikan label karena bukan urusan asesor.
  • E. Menilai berdasarkan seluruh kriteria indikator (kerja sama faskes, panduan dan pelatihan, serta akses peralatan) dan mencatat temuan apa adanya, karena kelengkapan peralatan saat itu tidak menggantikan kriteria lain.

180. [HOTS] Pada pravisitasi, isi DKA tidak sejalan dengan dokumen wajib yang diunggah. Fungsi temuan ini dalam proses triangulasi adalah …

  • A. dasar untuk langsung menurunkan level
  • B. bahan kolom D Format 3.3, yaitu klaim yang perlu diverifikasi melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen saat visitasi
  • C. alasan membatalkan visitasi
  • D. bahan catatan akhir untuk sekolah
  • E. tidak perlu diperhatikan karena DKA bersifat opsional

Penutup

Demikian 60 soal latihan MOTS dan HOTS untuk persiapan Uji Kompetensi Asesor 2026-Bagian 3. Semoga bermanfaat, bukan hanya untuk lulus ujian, tetapi juga untuk mempertajam cara kita menilai di lapangan.

Satu hal yang perlu terus kita ingat: Panduan Penjelasan IA2024 menegaskan bahwa akreditasi bukan pemberian image branding, melainkan penghela sekolah menuju layanan yang lebih baik. Asesor adalah instrumen utama dalam proses itu. Penilaian yang tepat lahir dari ketelitian mendengar dan mengamati, bukan dari kecepatan menyimpulkan. Sekolah perlu jujur tentang kondisinya, dan kita sebagai asesor perlu jujur “memotret” apa adanya.

Bila Bapak/Ibu menemukan kunci yang keliru, pembahasan yang kurang tepat, atau ketentuan yang sudah berubah, mohon sampaikan di kolom komentar. Koreksi dari rekan-rekan akan saya gunakan untuk memperbaiki paket ini, sehingga bermanfaat bagi lebih banyak calon asesor.

Silakan membagikan tautan postingan ini kepada rekan yang sedang bersiap mengikuti UKOM. Sampai jumpa di seri latihan berikutnya.

Salam akreditasi!

Baca Juga :

  1. Bank Soal UKOM Asesor BAN-PDM 2026 – Bagian 1
  2. Bank Soal UKOM Asesor BAN-PDM 2026 – Bagian 2
  3. Bank Soal UKOM Asesor BAN-PDM 2026 – Bagian 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *