50 SOAL MOTS UJI KOMPETENSI ASESOR BAN-PDM 2026 JENJANG DASMEN: LATIHAN MENERAPKAN IA2024 DALAM SITUASI VISITASI

SERI LATIHAN UJI KOMPETENSI ASESOR BAN-PDM 2026 • BAGIAN 2

KATA PENGANTAR

Salam sejahtera bagi Bapak/Ibu asesor, calon asesor, kepala sekolah, pengawas, guru, dan seluruh pembaca setia pascaldaddy512.com. Pada postingan sebelumnya, saya membagikan 50 Soal LOTS yang menguji kemampuan mengingat dan memahami isi Instrumen Akreditasi 2024 (IA2024): struktur komponen, butir, definisi operasional, dan sub-indikatornya. Terima kasih atas sambutan dan masukan dari rekan-rekan. Kali ini kita naik satu anak tangga: 50 Soal MOTS (Middle Order Thinking Skills).

DARI “TAHU” MENUJU “MAMPU MENERAPKAN”

Hafal definisi indikator itu penting, tetapi belum cukup. Di lapangan, asesor tidak akan disodori pertanyaan “apa bunyi sub-indikator 1.2.1?”. Yang dihadapi adalah situasi nyata. Misalnya, kesepakatan kelas tertempel rapi di dinding, tetapi murid mengaku tidak pernah dilibatkan menyusunnya. Contoh lain, SK Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan sudah ada, tetapi murid tidak tahu harus melapor ke mana. Atau RKAS memuat pengeluaran yang tidak tercantum di RKT.

Dalam situasi seperti itu, asesor harus mampu menerapkan pengetahuannya. Apakah temuan ini masuk indikator yang mana? Sub-indikator apa yang belum terpenuhi? Siapa narasumber yang tepat untuk triangulasi? Kapan sebuah indikator boleh diberi skor NA? Kemampuan inilah yang dilatih dalam paket soal MOTS, yaitu level kognitif C3 (menerapkan).

SELARAS DENGAN SEMANGAT IA2024

IA2024 yang ditetapkan melalui Kepmendikbudristek Nomor 246/O/2024 menilai kinerja nyata sekolah, bukan sekadar kelengkapan dokumen. Panduan Penjelasan IA2024 Dasmen versi 2025 menegaskan bahwa asesor adalah instrumen utama dalam penggalian data. Kualitas penilaian sangat ditentukan oleh kemampuan asesor mengamati, mendengar, memahami konteks, dan melakukan triangulasi melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen.

Karena itu, soal-soal dalam paket ini tidak menanyakan hafalan. Setiap soal diawali cerita situasi yang lazim ditemui saat visitasi, lalu peserta diminta mengambil keputusan yang tepat sesuai Panduan.

APA SAJA ISI PAKET SOAL INI?

  • 50 soal pilihan ganda dengan 5 opsi (A–E) berbasis situasi visitasi.
  • Level kognitif: seluruhnya C3 (menerapkan).
  • Cakupan: 3 komponen, 14 butir, dan 45 indikator IA2024 jenjang Dasmen (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA). Setiap indikator terwakili oleh minimal satu soal:
    • Kinerja Pendidik: 18 soal
    • Kepemimpinan Kepala Sekolah: 18 soal
    • Iklim Lingkungan Belajar: 14 soal
  • Ragam keterampilan yang dilatih:
    • menentukan indikator yang tepat untuk sebuah temuan,
    • mengidentifikasi sub-indikator yang belum terpenuhi,
    • memilih teknik penggalian data dan narasumber yang tepat,
    • menerapkan aturan skor NA dan catatan khusus dalam Panduan.
  • Kisi-kisi soal, kunci jawaban, dan pembahasan yang merujuk langsung ke definisi operasional, sub-indikator, dan daftar bukti dalam Panduan Penjelasan IA2024.

SARAN CARA MENGGUNAKAN

  1. Kerjakan dulu paket LOTS ( https://pascaldaddy512.com/contoh-soal-uji-kompetensi-asesor-ban-pdm-tahun-2026/) bila belum. Soal MOTS akan terasa lebih mudah jika fondasi definisi dan sub-indikator sudah kuat.
  2. Sediakan waktu sekitar 90 menit dan kerjakan tanpa melihat kunci. Setiap soal memuat cerita situasi, jadi bacalah dengan cermat.
  3. Pelajari pembahasan, terutama pada soal yang keliru. Perhatikan alasan mengapa sebuah opsi lebih tepat daripada opsi lain.
  4. Diskusikan bersama rekan sejawat. Soal berbasis situasi sangat cocok dijadikan bahan diskusi di KKKS, MKKS, MKPS, atau kelompok belajar asesor.
  5. Kembali ke dokumen resmi. Soal ini adalah jembatan untuk memahami Panduan Penjelasan IA2024 dan Manual Penggalian Data, bukan penggantinya.

CATATAN PENTING

Soal-soal ini adalah bahan latihan mandiri yang saya susun berdasarkan dokumen resmi BAN-PDM. Soal-soal ini bukan soal resmi uji kompetensi asesor BAN-PDM dan tidak mewakili kisi-kisi resmi ujian. Rujukan utama tetap Kepmendikbudristek No. 246/O/2024 dan Panduan Penjelasan IA2024 Dasmen versi 2025. Bila terdapat perbedaan, dokumen resmi yang berlaku. Koreksi dan saran dari Bapak/Ibu pembaca sangat saya harapkan melalui kolom komentar.

PENUTUP

Menjadi asesor bukan sekadar menguasai instrumen, tetapi menggunakannya dengan jernih dan jujur untuk memotret layanan belajar yang benar-benar dirasakan murid. Semoga latihan ini membantu Bapak/Ibu makin percaya diri, baik menghadapi uji kompetensi maupun saat bertugas di lapangan.

Nantikan bagian berikutnya dalam seri ini: Soal HOTS untuk melatih kemampuan menganalisis dan menilai kasus sekolah secara utuh.

Selamat belajar dan sukses selalu!

Salam hormat,
Togi Parsaoran Soaloon Pasaribu, S.Pd., M.Si
Asesor & Koordinator Pengawas Sekolah Provinsi Sumatera Utara

Berikut soal-soal LOTS sebagai Latihan!

Komponen 1. Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran

1.     Saat observasi kelas, seorang murid menjawab keliru. Guru menanggapi, “Terima kasih sudah berani menjawab. Siapa yang

punya pendapat lain?” Murid-murid lalu bergantian menyampaikan pendapat tanpa ragu. Temuan ini paling tepat digunakan

sebagai bukti untuk indikator …

A.    1.1.1 Interaksi yang setara dan saling menghargai

B.    1.2.2 Penegakan disiplin dengan pendekatan positif

C.    1.3.2 Penilaian formatif digunakan sebagai umpan balik

D.   1.2.3 Waktu di kelas terfokus pada kegiatan belajar

E.    1.3.5 Praktik pengajaran yang memfasilitasi murid menganalisis

2.     Asesor ingin memastikan sub-indikator “murid memiliki pola pikir bertumbuh sebagai hasil dari proses pembelajaran” pada

indikator 1.1.2. Teknik penggalian data yang paling tepat adalah …

A.    menelaah RPP untuk melihat kata “growth mindset” pada tujuan pembelajaran

B.    mewawancarai kepala sekolah tentang jumlah pelatihan yang pernah diikuti guru

C.    menghitung jumlah poster motivasi yang terpasang di dinding kelas

D.    membandingkan nilai rata-rata rapor murid dua semester terakhir

E.    mewawancarai minimal 5 murid tentang cara mereka menyikapi kesulitan dan kegagalan dalam belajar

3.     Guru menyatakan selalu membantu murid yang tertinggal, tetapi tidak dapat menunjukkan siapa saja murid tersebut dan apa

dasarnya. Untuk menguatkan sub- indikator “identifikasi murid yang memerlukan dukungan lebih/ekstra”, data yang paling

tepat ditelusuri adalah …

A.    daftar hadir murid selama satu semester

B.    jadwal pelajaran tambahan untuk seluruh murid kelas akhir

C.    daftar juara kelas dan murid berprestasi

D.    hasil asesmen awal/diagnostik atau catatan guru yang memetakan murid yang memerlukan dukungan beserta kebutuhannya

E.    foto kegiatan belajar kelompok di perpustakaan

4.     Ketika murid mulai frustrasi mengerjakan soal yang sulit, guru mengajak mereka berhenti sejenak, mengenali perasaan, lalu

memecah tugas menjadi langkah-langkah kecil. Praktik ini paling sesuai dengan sub-indikator …

A.    penerapan asesmen formatif secara berkala

B.    kesepakatan kelas digunakan sebagai acuan berperilaku

C.   perencanaan pembelajaran disusun berdasarkan kebutuhan belajar

D.   penerapan asesmen sumatif yang tidak hanya berbentuk angka

E.    proses belajar membantu murid mengelola emosinya saat berhadapan dengan pembelajaran yang sulit

5.     Dokumen RPP seorang guru memuat banyak kalimat apresiasi untuk murid, tetapi saat observasi guru tersebut beberapa kali

membentak murid. Sikap asesor yang paling sesuai dengan prinsip penggalian data IA2024 adalah …

A.    menilai berdasarkan dokumen RPP karena merupakan bukti tertulis resmi

B.    melakukan triangulasi dengan wawancara murid dan menyimpulkan berdasarkan praktik nyata, bukan dokumen semata

C.    mengabaikan hasil observasi karena hanya satu kali pengamatan

D.    langsung memberi skor terendah tanpa menggali data lain

E.    meminta guru merevisi RPP agar sesuai dengan praktiknya

6.     Di kelas terpasang kesepakatan kelas yang rapi. Namun, saat diwawancarai, murid menyatakan kesepakatan itu dibuat sendiri

oleh wali kelas. Sub-indikator 1.2.1 yang belum terpenuhi adalah …

A.    ada pengalaman murid mengikuti proses penyusunan kesepakatan kelas

B.    keberadaan kesepakatan kelas

C.   teguran verbal dengan nada tenang dan bahasa sopan

D.   sebagian besar murid terlibat aktif tanpa distraksi

E.    murid merasa dihargai/didengar dalam proses belajar

7.     Dua murid bertengkar di tengah pembelajaran. Tindakan guru yang paling sesuai dengan indikator 1.2.2 adalah …

A.    menyuruh keduanya berdiri di luar kelas sampai pelajaran selesai

B.    mengancam akan memanggil orang tua dan mengurangi nilai sikap

C.   memarahi keduanya di depan kelas agar menjadi contoh bagi yang lain

D.   menenangkan keduanya dengan bahasa sopan, lalu mengajak berdialog untuk menyelesaikan masalah dan menyepakati

perbaikan

E.    memberi hukuman membersihkan toilet sepulang sekolah

8.     Dalam observasi, 20 menit awal pelajaran habis untuk mengabsen dan mencatat pengumuman, sementara banyak murid

bermain telepon genggam. Temuan ini paling relevan dicatat untuk indikator …

A.    1.2.3 Waktu di kelas terfokus pada kegiatan belajar

B.    1.2.1 Kesepakatan kelas yang disusun secara partisipatif

C.    1.1.1 Interaksi yang setara dan saling menghargai

D.    1.3.1 Perencanaan yang memadai

E.    2.8.2 Pengelolaan sarana dan prasarana secara optimal

9.     Asesor menelaah RPP yang hanya berisi tujuan pembelajaran dan langkah-langkah kegiatan. Berdasarkan sub-indikator 1.3.1,

unsur minimal yang belum ada adalah …

A.    identitas sekolah dan nama guru

B.    daftar pustaka dan glosarium

C.   alokasi waktu setiap pertemuan

D.    teknik evaluasi untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran (asesmen)

E.    lembar kerja murid berwarna

10.  Guru rutin memberi kuis di akhir pertemuan dan merekap nilainya, tetapi strategi pembelajaran berikutnya tidak berubah dan

murid tidak pernah diberi tahu hasilnya. Sub-indikator 1.3.2 yang belum terpenuhi adalah …

A.    hasil asesmen digunakan untuk menentukan strategi pembelajaran selanjutnya dan disampaikan kepada murid

B.    penerapan asesmen formatif secara berkala

C.   penerapan asesmen sumatif secara berkala

D.   laporan hasil belajar dikomunikasikan minimal 1 kali per semester

E.    rencana pembelajaran memuat tujuan pembelajaran

11.  Tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia berbunyi: “Murid mampu mempresentasikan hasil laporan observasi secara runtut.”

Instrumen asesmen sumatif yang paling sesuai adalah …

A.    tes pilihan ganda tentang pengertian laporan observasi

B.    soal isian singkat tentang ciri-ciri teks

C.    rubrik penilaian kinerja presentasi

D.   daftar periksa kehadiran murid

E.    angket minat membaca murid

12.  Rapor sekolah hanya memuat angka nilai setiap mata pelajaran tanpa keterangan lain. Perbaikan yang paling sesuai dengan

indikator 1.3.4 adalah …

A.    menambahkan peringkat kelas agar murid termotivasi

B.    mencetak rapor dengan kertas dan sampul yang lebih baik

C.    menambahkan uraian perkembangan yang mudah dipahami, umpan balik, dan rekomendasi pendampingan bagi orang tua

D.    membagikan rapor hanya kepada murid, tidak kepada orang tua

E.     mengganti nilai angka dengan huruf A–E

13.  Kegiatan pembelajaran berikut yang paling mencerminkan indikator 1.3.5 adalah …

A.   murid mencatat rumus dari papan tulis lalu mengerjakan latihan di buku

B.   murid menghafal urutan proses daur air untuk ulangan

C.   guru menayangkan video lalu murid menjawab pertanyaan hafalan

D.   murid mengerjakan soal latihan yang sama dengan contoh guru

E.   murid mengukur kualitas air sungai di sekitar sekolah, menganalisis datanya, lalu mempresentasikan kesimpulan dan sarannya

14.  Bukti yang paling kuat untuk sub-indikator “praktik pengajaran memfasilitasi murid untuk memaknai dan merefleksikan

ajaran agama/kepercayaan” pada indikator 1.4.1 adalah…

A.    jurnal refleksi murid yang mengaitkan nilai ajaran agama dengan perilakunya sehari-hari

B.    daftar hadir murid pada kegiatan ibadah bersama

C.    nilai ujian tertulis Pendidikan Agama

D.    jadwal kegiatan keagamaan mingguan

E.    foto spanduk peringatan hari besar keagamaan

15.  Kegiatan kebangsaan di sebuah sekolah hanya berupa upacara dan lomba 17 Agustus. Agar memenuhi sub-indikator “praktik

pengajaran memfasilitasi murid untuk menganalisis dan mengutarakan gagasan tentang sejarah dan ragam kekayaan bangsa”,

kegiatan yang paling tepat ditambahkan adalah …

A.    menambah frekuensi upacara bendera menjadi dua kali seminggu

B.    memasang foto pahlawan nasional di setiap kelas

C.    mewajibkan murid menghafal nama-nama pahlawan

D.   mengadakan lomba menyanyi lagu wajib nasional

E.    proyek murid menelusuri sejarah/budaya lokal, menganalisisnya, lalu mempresentasikan gagasannya

16.  Asesor ingin memastikan sub-indikator “penerapan yang rutin dan sistematis” pada indikator 1.4.3. Langkah penggalian data

yang paling tepat adalah …

A.    menelaah rencana pembelajaran lintas mata pelajaran/periode dan mewawancarai murid tentang frekuensi kegiatan

pemecahan masalah

B.    melihat satu video lomba karya ilmiah tahun lalu

C.   menghitung jumlah sertifikat olimpiade sains

D.   mewawancarai komite tentang anggaran laboratorium

E.    memeriksa jumlah buku sains di perpustakaan

17.  Sebuah sekolah tidak merumuskan kompetensi dan/atau karakter khas tertentu sebagai misi utamanya. Perlakuan asesor

terhadap indikator 1.4.4 adalah …

A.    memberi skor kurang karena sekolah tidak memiliki misi utama

B.    menilai berdasarkan misi sekolah lain yang sejenis

C.   menilai berdasarkan profil lulusan secara umum

D.   menunda penilaian sampai sekolah merumuskan misi

E.    memberi skor N/A pada indikator tersebut

18.  Asesor ingin memastikan bahwa laporan hasil belajar benar-benar dipahami dan ditindaklanjuti di rumah (indikator 1.3.4).

Narasumber yang paling tepat untuk diwawancarai adalah …

A.   petugas tata usaha

B.    pengawas sekolah

C.   operator Dapodik

D.  orang tua/wali murid

E.    ketua OSIS

Komponen 2. Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan Pendidikan

19.  Dokumen menunjukkan guru melakukan refleksi kinerja hanya sekali setiap akhir tahun ajaran dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan sub-indikator 2.5.1, kesimpulan yang tepat adalah …

A.    sudah memenuhi karena refleksi dilakukan setiap tahun

B.    sudah memenuhi karena dilakukan dua kali dalam dua tahun

C.   tidak dapat dinilai karena refleksi bukan kewajiban guru

D.   tata kelola refleksi belum memenuhi ketentuan sistematis minimal 6 bulan sekali

E.     indikator diberi skor N/A

20.  Kepala sekolah rutin melakukan supervisi setiap semester, tetapi hasilnya hanya diarsipkan tanpa tindak lanjut bagi guru.

Sub-indikator 2.5.2 yang belum terpenuhi adalah …

A.    adanya evaluasi kinerja guru yang sistematis minimal 6 bulan sekali

B.    guru melakukan refleksi kinerja

C.    adanya tata kelola yang memfasilitasi guru memanfaatkan hasil evaluasi kinerja untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

D.   terlaksananya program pengembangan profesional minimal satu tahun terakhir

E.    rencana anggaran disusun bersama komite sekolah

21.  Kepala sekolah mengirim guru ke berbagai pelatihan yang ditawarkan pihak luar tanpa mengaitkannya dengan hasil supervisi.

Langkah perbaikan yang paling sesuai dengan indikator 2.5.3 adalah …

A.    menambah jumlah pelatihan agar setiap guru mengikuti lebih banyak kegiatan

B.    memilih pelatihan dengan sertifikat berjam pelajaran terbanyak

C.    mewajibkan guru membiayai sendiri pelatihannya

D.   menyerahkan pemilihan pelatihan sepenuhnya kepada dinas

E.    menyusun program pengembangan profesional berdasarkan kebutuhan belajar guru dari hasil refleksi dan evaluasi kinerja

22.  Sebuah sekolah melaksanakan pengembangan profesional guru secara rutin berbasis hasil refleksi, tetapi belum pernah

melatih tenaga administrasi. Perlakuan asesor terhadap indikator 2.5.3 adalah …

A.    menurunkan nilai karena tenaga kependidikan tidak dilatih

B.    memberi skor N/A pada indikator 2.5.3

C.    memindahkan temuan ke indikator 2.5.3 sebagai kelemahan utama

D.    menunda penilaian sampai tenaga administrasi dilatih

E.   tidak menjadikan hal tersebut dasar pengurangan nilai, karena indikator 2.5.3 hanya mengukur pengembangan kompetensi

guru

23.  Bukti yang paling relevan untuk indikator 2.5.4 (pengelolaan guru dan tendik yang efektif dan akuntabel) adalah …

A.    daftar riwayat pendidikan seluruh guru

B.    jadwal piket guru di gerbang sekolah

C.    foto kegiatan rekreasi guru bersama

D.    SK pembagian tugas yang sesuai kompetensi serta aturan dan contoh penerapan penghargaan/sanksi berbasis kinerja

E.    daftar hadir rapat awal tahun ajaran

24.  Visi dan misi sekolah terpampang besar di gerbang dan setiap kelas. Untuk menilai sub-indikator “pemahaman warga sekolah

mengenai visi misi”, langkah asesor yang paling tepat adalah …

A.    mewawancarai orang tua, guru, dan murid tentang makna visi misi dan peran mereka dalam mewujudkannya

B.    memotret semua papan visi misi sebagai bukti

C.    memeriksa tanggal pengesahan dokumen visi misi

D.    meminta murid menghafalkan visi misi di depan asesor

E.    menghitung jumlah papan visi misi yang terpasang

25.  Berikut ini yang paling tepat menjadi contoh kemitraan dengan pihak eksternal dalam indikator 2.6.2 adalah …

A.    pembelian alat tulis kantor di toko langganan sekolah

B.    penyewaan bus untuk rekreasi guru

C.    pembayaran tagihan listrik sekolah setiap bulan

D.   arisan bulanan guru dan tenaga kependidikan

E.    kerja sama dengan puskesmas setempat untuk pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan bagi murid

26.  Rapat evaluasi tahunan sekolah hanya dihadiri kepala sekolah dan para wakil kepala sekolah, dan membahas kegiatan

berdasarkan ingatan peserta. Sub-indikator 2.6.3 yang belum terpenuhi adalah …

A.    perencanaan tahunan menjadi rujukan berbagai pihak

B.    visi misi sekolah yang jelas

C.    pengumpulan data evaluasi dan diskusi evaluasi yang melibatkan berbagai pihak

D.   rencana anggaran disahkan pihak berwenang

E.    adanya evaluasi kinerja guru secara berkala

27.  Hasil evaluasi tahun lalu menunjukkan kemampuan literasi murid rendah. Perencanaan tahunan yang paling sesuai dengan

indikator 2.6.4 adalah …

A.    RKT menyalin seluruh program tahun sebelumnya agar konsisten

B.    RKT memprioritaskan program peningkatan literasi yang dirancang berdasarkan data tersebut

C.   RKT memprioritaskan renovasi pagar sekolah

D.   RKT menambah jumlah lomba antarkelas

E.    RKT disusun tanpa merujuk hasil evaluasi agar lebih inovatif

28.  Asesor menemukan pengeluaran perbaikan atap yang rusak akibat angin kencang di RKAS, padahal kegiatan itu tidak

tercantum dalam RKT. Sikap asesor yang paling sesuai dengan catatan indikator 2.7.1 adalah …

A.    langsung menyimpulkan anggaran tidak sesuai perencanaan

B.    menggali rasional pengeluaran tersebut sebagai bagian dari penganggaran berbasis kebutuhan

C.   meminta sekolah menghapus pengeluaran tersebut dari laporan

D.   mengabaikan temuan karena nominalnya kecil

E.    memberi skor N/A pada indikator 2.7.1

29.  Rencana anggaran sebuah sekolah menggunakan format dan urutan yang berbeda dari sekolah lain, tetapi memuat sumber

dana, rincian alokasi, dan tujuan pemanfaatan, serta telah disahkan pihak berwenang. Kesimpulan asesor untuk indikator 2.7.2

adalah…

A.    belum memenuhi karena format tidak seragam

B.    belum memenuhi karena urutan penyusunan berbeda

C.    memenuhi, karena format dan urutan penyusunan tidak menjadi area pengukuran

D.   perlu dinilai N/A karena format tidak baku

E.    perlu menunggu revisi format dari dinas

30.  Untuk memverifikasi sub-indikator “realisasi penggunaan program dan anggaran belanja dilakukan berdasarkan perencanaan

yang telah disahkan”, langkah asesor yang paling tepat adalah …

A.    menghitung jumlah kuitansi yang tersimpan di lemari arsip

B.    membandingkan laporan realisasi dengan rencana anggaran yang disahkan dan mengonfirmasi selisihnya kepada pimpinan

sekolah

C.    melihat saldo rekening sekolah pada hari visitasi

D.    mewawancarai murid tentang penggunaan dana sekolah

E.    memeriksa jumlah barang inventaris di gudang

31.  Sebuah sekolah tidak memiliki lapangan olahraga, tetapi bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memakai GOR

terdekat sesuai jadwal pelajaran PJOK. Penilaian asesor terhadap pemenuhan sarpras pada indikator 2.8.1 adalah …

A.    dapat diterima, karena sarpras dapat disediakan secara mandiri maupun bermitra

B.    belum memenuhi karena sarpras harus milik sendiri

C.    belum memenuhi karena GOR berada di luar lingkungan sekolah

D.   diberi skor N/A karena tidak ada lapangan

E.     hanya dapat diterima jika GOR telah dihibahkan ke sekolah

32.  Dalam observasi, laboratorium komputer terkunci, perangkatnya berdebu, dan menurut guru jarang digunakan. Temuan ini

menunjukkan sub-indikator 2.8.2 yang belum terpenuhi, yaitu …

A.    relevansi sarpras dengan kebutuhan belajar

B.    pemeliharaan dan pemanfaatan sarana prasarana secara optimal

C.    kepemilikan sertifikat tanah sekolah

D.    kesiapan pemberian P3K

E.    ketersediaan peringatan potensi bahaya

33.  Sekolah memiliki dokumen KSP yang tebal, tetapi isinya disalin dari sekolah lain dan guru tidak pernah merujuknya saat

merencanakan pembelajaran. Kesimpulan asesor yang paling tepat untuk indikator 2.9.1 adalah …

A.    KSP memenuhi karena dokumennya lengkap dan tebal

B.    KSP belum berfungsi sebagai rujukan penyelenggaraan proses pembelajaran

C.    KSP memenuhi karena menyalin dari sekolah terakreditasi baik

D.    KSP diberi skor N/A karena bukan buatan sendiri

E.    KSP cukup diperbaiki formatnya agar memenuhi

34.  Bukti yang paling kuat untuk indikator 2.9.2 (mekanisme evaluasi terhadap penerapan kurikulum) adalah …

A.    SK pengesahan KSP oleh dinas pendidikan

B.    jadwal pelajaran tahun berjalan

C.    daftar buku teks yang digunakan

D.    kalender pendidikan tahun berjalan

E.    notulen rapat evaluasi penerapan kurikulum tahun lalu yang dipimpin kepala sekolah beserta tindak lanjutnya

35.  Evaluasi kurikulum tahun lalu menunjukkan kemampuan numerasi murid rendah, sehingga tahun ini sekolah menambahkan

program penguatan numerasi dalam KSP. Praktik ini paling tepat membuktikan sub-indikator …

A.    KSP berisikan kalender pendidikan

B.    keterlibatan komite dalam penyusunan anggaran

C.   pemenuhan sarpras sesuai kebutuhan belajar

D.   penyesuaian KSP berdasarkan hasil evaluasi

E.    penerapan asesmen sumatif secara berkala

36.  Panduan menyebut keempat indikator Butir 5 sebagai satu siklus yang tidak putus.

Urutan yang paling menggambarkan siklus tersebut adalah …

A.    program pengembangan profesional → pemberian sanksi → refleksi kinerja → penyusunan RKAS

B.    penyusunan RKAS → pembelian sarpras → evaluasi kinerja → pelatihan

C.    refleksi dan evaluasi kinerja → identifikasi kebutuhan belajar guru → program pengembangan profesional →

peningkatan kualitas pembelajaran

D.    pemberian penghargaan → rekrutmen guru baru → refleksi kinerja → supervisi

E.     supervisi → pengarsipan hasil → pelaporan ke dinas → selesai

Komponen 3. Iklim Lingkungan Belajar

37.  Bukti yang paling tepat untuk sub-indikator “muatan pembelajaran membangun kepemilikan sikap positif terhadap

keberagaman” pada indikator 3.10.1 adalah …

A.    modul pembelajaran yang memuat diskusi tentang keragaman agama dan budaya di lingkungan murid

B.    daftar agama murid pada data Dapodik

C.    foto gedung sekolah dari berbagai sudut

D.   jadwal piket kebersihan kelas

E.    daftar nilai ujian PPKn

38.  Di sebuah sekolah negeri, mayoritas murid beragama Islam dan terdapat enam murid beragama Kristen yang belum mendapat

guru agama. Tindakan yang paling sesuai dengan indikator 3.10.2 adalah …

A.    memberi skor N/A karena murid minoritas jumlahnya sedikit

B.    mewajibkan mereka mengikuti pelajaran agama mayoritas

C.    membebaskan mereka dari pelajaran agama tanpa pengganti

D.    memfasilitasi pendidikan agama sesuai keyakinan mereka, misalnya melalui kerja sama dengan guru/lembaga keagamaan,

serta memberi kesempatan beribadah

E.    menyarankan orang tua memindahkan anaknya ke sekolah lain

39.  Tata tertib OSIS sebuah sekolah menetapkan bahwa ketua OSIS harus laki-laki. Sub- indikator 3.10.3 yang tidak terpenuhi

adalah …

A.    memberikan hak yang sama bagi murid perempuan dan laki-laki untuk berkiprah dalam organisasi intra sekolah

B.    kebijakan pencegahan perundungan dan kekerasan

C.    fasilitasi kegiatan ibadah murid minoritas

D.    muatan pembelajaran tentang kesehatan mental

E.    pemberian hak yang sama bagi guru untuk beribadah

40.  Sebuah sekolah menolak calon murid tunarungu dengan alasan tidak ada guru khusus, dan tidak memiliki prosedur

penyesuaian layanan. Kesimpulan asesor untuk indikator 3.11.1 adalah …

A.    indikator diberi skor N/A karena tidak ada murid berkebutuhan khusus

B.    sudah memenuhi karena penolakan disertai alasan yang jelas

C.    sekolah belum memiliki kebijakan dan prosedur yang menghadirkan lingkungan belajar inklusif

D.    sudah memenuhi karena sekolah bukan SLB

E.    indikator tidak relevan untuk sekolah negeri

41.  Sebuah sekolah memiliki dua murid dengan spektrum autisme. Program yang paling sesuai dengan indikator 3.11.2 adalah …

A.    menempatkan kedua murid di kelas terpisah tanpa interaksi

B.    pembekalan guru tentang cara memfasilitasi mereka, pendampingan orang tua, dan pembekalan murid agar menerima

perbedaan kebutuhan

C.    meminta orang tua menyediakan guru pendamping sendiri tanpa dukungan sekolah

D.    memberi keringanan tidak mengikuti seluruh asesmen

E.    menunda layanan sampai sekolah ditetapkan sebagai sekolah inklusi

42.  Sebuah SMA memiliki kebijakan penerimaan murid berkebutuhan khusus, tetapi saat ini tidak ada murid berkebutuhan

khusus. Perlakuan asesor terhadap indikator Butir 11 adalah …

A.    kedua indikator diberi skor N/A

B.    indikator 3.11.1 tetap dinilai, sedangkan indikator 3.11.2 diberi skor N/A

C.   kedua indikator diberi skor kurang

D.    indikator 3.11.1 diberi N/A, indikator 3.11.2 tetap dinilai

E.    kedua indikator dinilai sangat baik secara otomatis

43.  Sekolah memiliki SK Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, tetapi saat diwawancarai murid tidak tahu harus melapor

ke mana jika mengalami perundungan. Aspek indikator 3.12.1 yang paling lemah adalah …

A.    keberadaan tim pencegahan dan penanganan kekerasan

B.    muatan pembelajaran tentang kesehatan reproduksi

C.   ketersediaan ruang kesehatan

D.   prosedur/mekanisme pelaporan yang diketahui dan dirujuk oleh warga sekolah

E.    penerapan asesmen formatif

44.  Asesor ingin memastikan program pencegahan perundungan benar-benar sampai kepada murid (indikator 3.12.2). Teknik

penggalian data yang paling tepat adalah …

A.    menghitung jumlah spanduk anti-perundungan

B.    mewawancarai minimal 5 murid tentang pemahaman mereka mengenai perundungan dan materi yang pernah mereka terima

C.    menelaah SK pembagian tugas mengajar

D.    memeriksa daftar inventaris sekolah

E.    mewawancarai petugas kantin

45.  Dalam observasi, asesor menemukan kabel listrik terkelupas di koridor dan tangga tanpa pegangan di dekat kelas. Temuan ini

paling tepat dicatat untuk indikator …

A.    2.8.1 Pemenuhan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan belajar

B.    3.13.3 Kesiapan menghadapi ragam potensi bencana

C.    3.13.1 Iklim lingkungan belajar yang menjaga keselamatan warga sekolah

D.    3.14.1 Iklim lingkungan belajar membangun pola hidup bersih dan sehat

E.    3.13.2 Kesiapan dalam pemberian P3K

46.  Kotak P3K tersedia, tetapi disimpan terkunci di ruang kepala sekolah yang sering kosong, dan guru belum pernah mendapat

pembekalan P3K. Sub-indikator 3.13.2 yang belum terpenuhi adalah …

A.    ruang kesehatan yang disediakan mandiri/bermitra

B.    prosedur simulasi evakuasi bencana

C.    akses pada peralatan P3K dan pembekalan bagi PTK

D.   peringatan terhadap potensi bahaya

E.    layanan bimbingan dan konseling

47.  Sekolah memiliki SOP evakuasi dan telah memasang jalur evakuasi, tetapi wawancara dengan murid menunjukkan simulasi

belum pernah dilaksanakan. Kesimpulan yang tepat untuk indikator 3.13.3 adalah …

A.    seluruh sub-indikator terpenuhi karena SOP sudah ada

B.    sub-indikator simulasi evakuasi yang dilakukan secara rutin belum terpenuhi

C.   indikator diberi NA karena sekolah bukan daerah rawan bencana

D.    sudah memenuhi karena jalur evakuasi sudah dipasang

E.    tidak dapat dinilai tanpa surat dari BPBD

48.  Kantin sekolah menjual minuman berwarna mencolok dan jajanan berpengawet yang tidak jelas keamanannya. Tindak lanjut

sekolah yang paling sesuai dengan indikator 3.14.1 adalah …

A.    menutup kantin dan melarang murid membawa bekal

B.    menaikkan harga jajanan agar murid mengurangi jajan

C.   membiarkan pedagang karena merupakan hak usaha

D.    mengganti jam istirahat menjadi lebih singkat

E.    mengatur jenis jajanan agar tidak mengandung pemanis buatan, zat pewarna, dan pengawet yang tidak aman

49.  Sekumpulan bukti berikut yang paling lengkap menunjukkan pemenuhan sub-indikator 3.14.2 adalah …

A.    jadwal senam pagi dan daftar menu kantin

B.    SK tim pencegahan kekerasan dan jalur evakuasi

C.    materi kesehatan mental dalam pembelajaran, catatan layanan BK oleh guru berkompetensi, dan ruang istirahat bagi

guru/tendik

D.    daftar juara lomba dan piagam penghargaan guru

E.    laporan realisasi anggaran dan RKAS

50.  Kegiatan berikut yang paling sesuai untuk memenuhi indikator 3.14.3 adalah

A.   lomba kebersihan kelas antar angkatan

B.    simulasi evakuasi gempa bumi

C.    pelatihan penggunaan kotak P3K

D.    penyuluhan bahaya narkoba bersama BNN dan edukasi kesehatan reproduksi bersama puskesmas sesuai jenjang murid

E.    festival budaya nusantara

Untuk mendapatkan soal dan kunci penyelesaian materi silakan donasi pengganti secangkir kopi (Buy Me A Coffee) untuk menambah semangat Kerja. Top Up Gopay/Ovo/Dana di Nomor HP. 081269438538 (Japri)