Blog

PANDUAN PEYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PADA TAHUN AJARAN 2O2O/2O21 DAN TAHUN AKADEMIK 2O2O/2O21 DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19)

KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, MENTERI AGAMA, MENTERI KESEHATAN, DAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR  01/ KB / 2020 , NOMOR 516 TAHUN 2020 NOMOR HK. 03.0 1/ M enkes/ 363 / 2020, dan NOMOR 440-882 TAHUN 2020 TENTANG PANDUAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PADA TAHUN AJARAN 2020 / 2021 DAN TAHUN AKADEMIK 2020 / 2021 DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19) TERTANGGAL 15 JUNI 2020

MEMUTUSKAN:
KEPUTUSAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, MENTERI AGAMA, MENTERI KESEHATAN, DAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PANDUAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN PADA TAHUN AJARAN 2020/2021 DAN TAHUN AKADEMIK 2020/2021 DI MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 2019 (C OVID-19 ). 

KESATU : Tahun ajaran 2020/ 2021 pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah dimulai pada bulan Juli 2020. tahun akademik September 2020, tahun ajaran 2020/2021 pada  pesantren dimulai pada bulan Syawal tahun 1441 Hijriah, dan tahun ajaran 2020/ 2021 pada pendidikan keagamaan ditentukan berdasarkan ketentuan yang berlaku di masing-masing lembaga.

KEDUA : Pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan pada tahun ajaran 2020/2021 dan  tahun akademik 2020/ 2021 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU tidak dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut : a.  satuan pendidikan yang berada di daerah ZONA HIJAU dapat melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan setelah mendapatkan izin dari pemerintah daerah melalui dinas pendidikan provinsi atau kabupaten/kota, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, dan kantor Kementerian Agama kabupaten/kota sesuai kewenangannya berdasarkan persetujuan gugus tugas percepatan penangananCOVID-19setempat ; b. satuan pendidikan yang berada di daerah ZONA KUNING, ORANYE, dan MERAH, dilarang melakukan proses pembelajaran tatap  muka  di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) .

KETIGA : Ketentuan pembelajaran tatap muka sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA dikecualikan bagi pesantren,  pendidikan  keagamaan,  dan  pendidikan tinggi,

KEEMPAT : Pembelajaran pada tahun ajaran 2020/ 2021 dan tahun akademik 2020/2021 sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU dilaksanakan berdasarkan panduan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Bersama ini.

KELIMA : Keputusan Bersama ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

UNTUK MENDOWNLOAD SURAT KEPUTUSAN BERSAMA EMPAT MENTERI TERSEBUT BESERTA LAMPIRANNYA SILAHKAN KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *