0

HUKUM COULOMB

Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu, dengan nilai muatan dan jarak pisah keduanya

Ilmu  listrik adalah sebuah pengetahuan yang berhubungan dengan adanya aliran listrik. Sementara satuan dari muatan listrik sendiri disebut dengan istilah coulomb (C).

Jika dua benda bermuatan listrik negatif dan positif, ditempatkan berdekatan satu sama lain, maka akan ada daya tarik atau gaya tolak yang bekerja pada keduanya tergantung pada sifat muatan tubuh.

Rumus untuk gaya yang berhubungan di antara dua benda bermuatan listrik pertama kali dikembangkan oleh Charles-Augustin de Coulomb.

Rumus yang ia buat itu digunakan untuk menentukan nilai gaya yang bekerja pada benda-benda bermuatan saling mendekat.

Hukum Coulomb memberikan salah satu ide dasar tentang listrik dalam fisika. Hukum ini melihat kekuatan yang diciptakan antara dua objek bermuatan. Dengan meningkatnya jarak, maka akibatnya ada penurunan kekuatan.

Hukum yang diciptakan Charles-Augustin de Coulomb ini pertama kali diungkapkan pada tahun 1784.

Dalam hukumnya, Ilmuwan cerdas dari Perancis ini kemudian menyatakan bahwa untuk aliran listrik yang bermuatan sama (baik positif atau negatif) akan saling menolak dan dua aliran listrik yang berbeda (satu bermuatan positif dan lainnya bermuatan negatif) akan saling menarik.

Yang perlu diingat: – 1 MC = 10-6 C – 1 STC = 1/3 x 10-9 C – k = -9×109 C

RUMUS HUKUM COULOMB

F = Gaya Coulomb (N) K = Konstanta Gaya Coulomb (-9×10-9) q1 = Muatan Listrik Benda 1 (C) q2 = Muatan Listrik Benda 2 (C) r = Jarak Kedua Benda (m)


CONTOH SOAL

1. Contoh soal pertama

Ketika ada 2 muatan yang sejenis dan mempunyai muatan dengan 3×10-6 C dan 6 x 10-6C dengan jarak 3 cm, seberapa besarkah gaya listrik yang dihasilkan pada setiap muatan?

Jika diketahui

Q1 =  3×10-6 C

Q2 =  6 x 10-6C

r = 3 cm = 3 x 10-2 m

k = 9 x 109Nm2/C2

Maka cara untuk menyelesaikannya adalah :

F=  k(q1q2/r2)

F= 9 x 109 (3×10-6 C x 6 x 10-6C)/9 x 10-4

F= 9 x 109 ( 18 x 10-12)/ 9 x 10-4

F= 1,8 x 102 N

2. Contoh soal kedua

Ketika ada 2 muatan yang sejenis dan mempunyai muatan dengan besar 5 x 10-4C dan 5 x10-4C dan dua muatan terpisah dengan jarak 5 cm, seberapa besarkah gaya coulomb yang dihasilkan?

Diketahui :

Q1 =  5 x 10-4C

Q2 =  5 x 10-4C

r = 5 cm = 5 x 10-2 m

k = 9 x 109 Nm2/C2

Cara untuk menyelesaikan :

F=  k(q1q2/r2)

F= 9 x 109 (5 x 10-4C x 5 x 10-4C)/25 x 10-4

F= 9 x 109 (25 x 110-8)/ 25 x 10-4

F= 9 x 105N

Tinggalkan Balasan