0

SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2020

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) membuka kelas Program Intensive Sekolah Kedinasan Tahun  2020.  Program ini ditujukan untuk semua sekolah kedinasan yang di buka pemerintah yaitu :

  1. PKN-STAN
  2. IPDN
  3. STIS
  4. STTD
  5. STMKG
  6. POLTEKIM/POLTEKIP
  7. STIN
  8. STSN

Start Belajar    : Agustus 2019

Lama Belajar  : Sampai dengan menjelang ujian kedinasan

Biaya               : Rp 10 Jt

Materi Ajar     : SKD (TWK, TIU, TKP) khusus untuk PKN-STAN ditambah TPA dan TBI,        materi lain ditambah mapel MIPA (Fisika dan Matematika)

Brosur Sekolah Kedinasan download disini

Iklan
0

SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2019

Setiap Pelamar Sekolah Kedinasan wajib mengetahui ketentuan-ketentuan terkait jurusan, pendidikan dan sekolah kedinasan yang dilamar. Setiap jurusan dan sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Dokumen tersebut terdiri dari :

  1. Kartu Keluarga
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Ijazah
  4. Rapor SMA/Sederajat
  5. Pas foto
  6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar
Untuk keterangan lebih lengkap silahkan download BUKU PETUNJUK PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN 2019 dalam format  pdf  klik disini atau format docx klik disini
0

Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

Berikut ini Surat Sekretaris Kementerian PANRB Tentang Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Pada Kementerian/Lembaga Yang Mempenyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

PENGUMUMAN NOMOR :B\393/S.SM.01.00/2019

TENTANG

Penerimaan Calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni Pada Kementerian/Lembaga Yang Mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan Tahun 2019

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memberitahukan kepada Putra­ Putri terbaik lulusan SMU atau sederajat, bahwa:

  1. Pada Tahun  Anggaran  2019  akan  dibuka  penerimaan  Caton  Siswa-Siswi/Taruna-Taruni      pada Kementerian/Lembaga yang mempunyai Lembaga Pendidikan Kedinasan,sebagai berikut :    Selengkapnya silahkan  anda klik disini
  2. Peserta meJakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id sesuai dengan penjadwalan tersebut pada angka 1(satu).
  3. Caton peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari 8 (delapan) lnstansi/Lembaga Pendidikan Kedinasan sebagaimana tersebut pada angka 1 (satu). Apabila mendaftar di 2 (dua) program studi atau lebih,maka yang bersangkutan secara otomatis dinyatakan gugur.
  4. Seleksi dilakukan secara bertahap di masing-masing Kementerian/Lembaga. Salah satu tahapan seleksi adaJah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Tahapan seleksi selanjutnya diatur oleh masing-masing Kementerian/Lembaga .
  5. Biaya pendaftaran dan biaya seleksi SKD diatur lebih lanjut oleh masing-masing Kementerian/ Lembaga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan .
  6. Peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan tutus keseluruhan tahapan seleksi.
  7. Pengangkatan menjadi CPNS dilakukan setelah dinyatakan lulus pendidikan serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan Kedinasan yang bersangkutan dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.Selain itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang dikaitkan dengan proses penerimaan Siswa-Siswi/Taruna-Taruni tersebut. Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu .

    Jakarta,2  Maret 2019

    Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara

    dan Reformasi Birokrasi

sumber : https://www.menpan.go.id

0

7 SEKOLAH KEDINASAN PALING DIMINATI TAHUN 2018

1. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan (ATKP)

Dilansir dari website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMANPAN RB), Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan lah yang memiliki tingkat persaingan yang paling ketat. Kamu harus tahu, gaes! Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan atau ATKP Medan ini hanya menyediakan empat puluh enam kursi. Banyaknya orang yang mendaftar ialah 1.110 pelamar. Wah, dari 1.110 pelamar, kursi yang hanya disediakan hanya empat puluh enam kursi? Berarti 1.064 lainnya harus siap-siap gugur dari proses penyeleksian.

2. Akademi Perkeretaapian Indonesia (API)

Persaingan terketat lainnya yaitu di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun. Calon mahasiswa yang melamar ke API Madiun sekitar 4.339 pelamar. Namun, formasi yang disediakan oleh API Madiun hanyalah 96 formasi.Tingkat persaingannya ialah 1:45 atau artinya dari empat puluh lima orang hanya ada satu orang yang akan di terima. Berarti dari 4.339 pelamar, 4.243 pelamar harus siap-siap gugur dari tahap seleksi. Wah-wah.

 

3. Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)

Persaingan terketat lainnya yaitu Politeknik Imigrasi yang dimana kamu harus berkompetisi melawan 10.080 pelamar! Wah banyak banget, ya, gaes? Nah, dari sekian banyaknya pelamar, Politeknik Imigrasi hanya menyediakan 300 kursi saja. Artinya, perbandingan dalam persainganmu ialah 1:34. Nah, berarti dari 10.080 pelamar, 9780 pelamar harus siap-siap gugur, nih.

4. Sekolah Tinggi Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (STMKG) 

Posisi keempat didikuli oleh Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Dari 7.804 pelamar. Pelamar yang diterima hanyalah 250 kursi. Artinya, dari 7.804 pelamar, 7.554 lainnya harus siap-siap gugur di tahap penyeleksian.

5. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Politeknik Statistika) 

Yup, Politeknik Statistika merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pusat statistik alias BPS. Perguruan tinggi kedinasan yang satu ini pun menjadi salah satu perguruan tinggi kedinasan yang memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi.Politeknik Statistika ini memiliki sebanyak 17.886 pelamar. Dari segitu banyak pelamar, kamu harus tahu, gaes, yang diterima hanyalah 600 pelamar saja. Bisa dikatakan bahwa 17.286 lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

6. Politeknik Keuangan Negara (PKN-STAN)

Nah, yang selama ini Politeknik Keuangan STAN selalu menjadi favorit pelamar, tingkat persaingannya yaitu 1:20. Perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh kementerian keuangan ini memiliki 147.702 pelamar yang akan memperebutkan 7.301 formasi. Bisa dikatakan, dari 147.702 pelamar, 140.401 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Yang terakhir, sekolah favorit dan juga yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi ialah IPDN. IPDN membuka formasi sebanyak 2.000 kursi, sedangkan calon mahasiswa yang ingin bergabung di IPDN sebanyak 46.062 pelamar. Berarti dari 46.062 pelamar, 44.062 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.***

Nah, kalau kamu memilih salah satu dari ketujuh perguruan tinggi kedinasan di atas, kamu harus lebih sering-sering belajar, ya. Selain itu, kamu juga harus menjaga kesehatanmu sejak dini agar kamu bisa lolos tes kesehatannya. Semangat!

 

0

INFORMASI SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

PERTANYAAN UMUM (FAQ – FREQUENTLY ASKED QUESTIONS)

A. TENTANG PENDAFTARAN

  1. Bagaimana cara mendaftar Pendidikan Kedinasan? Untuk mendaftar Pendidikan Kedinasan, silahkan masuk ke menu registrasi pada https://sscndikdin.bkn.go.id
  2. Berapa Batas Usia Pelamar Pendidikan Kedinasan Tahun 2018? Batas usia pendaftaran pada SSCN adalah batasan usia minimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan, dan batasan usia maksimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan dengan mengambil batas usia pada tanggal pembukaan pendaftaran. Dalam hal ini masing masing Pendidikan Kedinasan mempunyai kewenangan dalam menentukan batas usia minimum dan maksimum serta menentukan tanggal batas usia.
  3. Siapa saja yang bisa mendaftar Pendidikan Kedinasan? Siswa-siswi WNI yang sedang atau telah lulus sekolah kelas XII tahun 2018 dan berkeinginan untuk kuliah di Pendidikan Kedinasan selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi
  4. Apakah dengan mendaftar Pendidikan Kedinasan saya sudah bisa mengikuti seleksi untuk masuk Pendidikan Kedinasan? Untuk bisa mengikuti seleksi masuk Pendidikan Kedinasan , silahkan lakukan pendaftaran di halaman akun pada https://sscndikdin.bkn.go.id. Setelah memilih Pendidikan Kedinasan pada bagian pendaftaran, dilanjutkan dengan mengisi pendaftaran ulang di masing masing portal lembaga/Pendidikan Kedinasan yang dipilih peserta
  5. Apakah ada persyaratan khusus lainnya? Masing-masing Kementerian/Lembaga yang memiliki Lembaga/Sekolah Kedinasan mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu, harap calon peserta seleksi membaca secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar / memilih salah satu Pendidikan Kedinasan.
  6. Apakah dengan mengikuti seleksi kompetisi dasar saya sudah dianggap lulus menjadi calon siswa-siswi/taruna-taruni Pendidikan Kedinasan? Seleksi/tes dilakukan secara nasional menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) dan selanjutnya terdapat seleksi/tes lainnya yang ditentukan oleh masing-masing Lembaga/Pendidikan Kedinasan. Hasil kelulusan akan diumumkan kemudian setelah pelaksanaan tes.
  7. Bagaimana jika saya mengalami kendala pendaftaran pada Instansi yang menggunakan portal Pendidikan Kedinasan? Silahkan mengubungi Call Center Pendidikan Kedinasan tersebut.
  8. Apakah saya boleh melamar lebih dari 1 (satu) Pendidikan Kedinasan? Calon peserta seleksi diberikan kesempatan untuk mendaftar hanya di salah satu instansi sesuai dengan pilihannya. Pilihan tersebut tidak dapat diubah dengan alasan apapun. Oleh karena itu, pertimbangkan benar-benar sebelum melakukan proses pendaftaran
  9. Berapa instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan? Instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan terdiri dari delapan kementerian/lembaga yang memiliki Pendidikan Kedinasan.
  10. Bagaimana cara pengisian Data yang benar? Pengisian data harus sesuai dengan Kartu Identitas atau ijazah yang dimiliki
  11. Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil? Refresh dan clear cache pada browser yang digunakan
  12. Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi? Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk
  13. Bagaimana jika saya belum memiliki ktp untuk syarat unggah foto diri? Untuk foto diri, KTP bisa digantikan dengan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sipil / Kartu Keluarga
  14. Apakah saya harus mengisi lengkap riwayat pendidikan? Untuk yang lulus tahun 2018, hanya mengisi jurusan pendidikan dan nama sekolahnya. Dan untuk yang lulus sebelum tahun 2018, mengisi semua kolom riwayat pendidikan yang diminta.

B. PERBAIKAN DATA

  1. Apakah saya dapat melakukan perubahan data pribadi setelah mengirimkan data pendaftaran? Pelamar TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah dikirim sehingga setiap pelamar harus BERHATI-HATI dalam melakukan pengisian data.
  2. Apakah saya dapat mengubah pilihan Pendidikan Kedinasan setelah mengirimkan data pendaftaran? Jika anda belum melakukan “simpan” pendaftaran maka anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika anda telah selesai melakukan pendaftaran maka anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.
  3. Bagaimana jika NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK saya tidak sesuai?Apabila terdapat ketidak sesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  4. Bagaimana jika data pribadi saya tidak sesuai antara data DUKCAPIL (KTP) dengan Ijazah? Apabila terdapat perbedaan data antara data KTP dengan Ijazah, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data KTP ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  5. Bagaimana jika lupa password untuk Login ke dalam https://sscndikdin.bkn.go.id?Silahkan menggunakan bantuan lupa password di halaman https://sscnhelpdesk.bkn.go.id

C. DOKUMEN

  1. Bagaimana cara mengunggah / mengupload foto diri? Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 500 Kb, format file dalam bentuk JPG/JPEG. Apabila melebihi ukuran tersebut maka dengan otomatis file atau berkas yang akan anda upload atau kirim akan gagal atau ditolak.
  2. Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi? Anda dapat memperhatikan pengumuman dan menyiapkan berkas-berkas tersebut ketika dibutuhkan pada tahapan tes tertentu sesuai kententuan pada masing-masing Pendidikan Kedinasan.
  3. Bagaimana jika kartu pendaftaran atau kartu ujian saya hilang? Anda dapat mencetak ulang Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran melalui login ke portal SSCN. Untuk Kartu ujian silahkan login pada portal Pendidikan Kedinasan yang dilamar.

C. KONEKSI

  1. Apa yang harus saya lakukan apabila akses ke laman SSCN berjalan lamban? Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth.

D. ADUAN

  1. Apakah ada biaya yang harus saya keluarkan dalam melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan ini? Biaya pendaftaran Pendidikan Kedinasan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing Sekolah Kedinasan. Segera LAPORKAN apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
  2. Ada oknum yang meminta sejumlah uang dan mengaku dapat meloloskan seleksi Pendidikan Kedinasan. Hati-hati PENIPUAN. Seleksi ini dilaksanakan dengan secara transparan. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau pihak berwajib apabila anda menemukan orang yang mengaku dapat meloloskan seleksi Sekolah Kedinasan.

Kementerian Keuangan

Kementerian Dalam Negeri

Kementerian Hukum dan HAM

Kementerian Perhubungan

Badan Pusat Statistik

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika

Badan Intelijen Negara

Badan Siber dan Sandi Negara

sumber : https://sscndikdin.bkn.go.id/faq

 

0

PASSING GRADE CAT CPNS 2018

PASSING GRADE CAT CPNS 2018
Nilai passing grade ini sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB No. 22/2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS pada tahun 2018. Para pelamar yang mengikuti SKD harus memenuhi nilai ambang batas atau passing grade.
Berikut nilai ambang batas TKD CPNS 2018.

  1. TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) = 75
  2. TIU (Tes Intelegensia Umum) = 80
  3. TKP (Tes Karakteristik Pribadi) = 143

Bagi pelamar yang memenuhi nilai passing grade berpeluang lolos mengikuti tahap selanjutnya, yakni tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dari semua pelamar yang lolos SKD, yang bisa mengikuti SKB hanya beberapa pelamar saja. Hanya tiga kali dari jumlah kuota formasi saja yang bisa mengikuti SKB.
Misalnya, ada 400 pelamar dinyatakan lolos passing grade SKD, namun formasi yang dibutuhkan adalah 50 kuota, maka pelamar yang dinyatakan bisa mengikuti SKB adalah 150 orang pelamar yang lolos passing grade.
Dari 100 soal yang diujikan, TWK ada 30 soal dan setiap jawaban yang benar nilainya 5 atau nilai maksimal 150 dan minimal 0. Untuk TIU ada 30 soal jika jawaban benar nilai 5 atau nilai maksimal 150 dan minimal 0. Untuk penilaian TKP ada 40 soal, untuk kelompok soal ini, tidak ada nilai nol untuk setiap jawaban. “Nilainya berkisar antara 1–5, sehingga kalau dijawab, minimal nilainya 40 dan maksimal 200.

0

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Tahun 2018

 
JAKARTA – Penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni pada kementerian/lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan kembali dibuka. Pendaftaran dimulai pada 9 April 2018 sampai dengan 30 April 2018.
Sesuai dengan pengumuman nomor : 239/S.SM.01.00/2018 , pada tahun ini terdapat 13.677 kursi dibuka untuk delapan K/L yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni. Kedelapan K/L tersebut antara lain Kementerian Keuangan (PKN STAN), Kementerian Dalam Negeri (IPDN), Badan Siber dan Sandi Negara (STSN), Kementerian Hukum dan HAM (POLTEKIP dan POLTEKIM), Badan Intelijen Negara (STIN), Badan Pusat Statistik (POLITEKNIK STATISTIKA), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), dan Kementerian Perhubungan (11 Sekolah Tinggi, POLTEK dan Akademi).
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari delapan instansi/lembaga pendidikan kedinasan. “Bila mendaftar di dua program studi atau lebih maka secara otomatis akan gugur,” jelas Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji di Jakarta, Kamis (29/03).
Pada seleksi sekolah kedinasan ini, peserta harus melalui beberapa tahapan. Salah satu tahapan seleksi adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Untuk tahapan lainnya diatur oleh masing-maisng K/L.
Pada tahap awal, peserta juga harus melalui seleksi administrasi. Setiap peserta yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti SKD dikenakan biaya Rp 50.000,00 berdasarkan PP No. 63/2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Teknis pembayaran akan diatur lebih lanjut dengan Surat Edaran Kepala BKN,” jelas Dwi Wahyu Atmaji.
Untuk lembaga pendidikan kedinasan pada Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, juga akan dipungut biaya pendaftaran lain yang diatur oleh masing-masing instansi.
Kementerian PANRB mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang bermula dari informasi penerimaan siswa-siswi/taruna-taruni ini, kemudian berlanjut menawarkan jasa untuk membantu dengan meminta sejumlah imbalan. “Apabila ada oknum atau siapapun yang mengiming-imingi bisa membantu dan meminta sejumlah uang atau imbalan, segera laporkan ke penegak hukum. Hal tersebut patut diduga penipuan,” tegasnya.
sumber : https://www.menpan.go.id