0

SOAL UTBK 2019

Mulai tahun 2019, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).  UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

Pelaksana UTBK dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Keunggulan pelaksanaan UTBK oleh LTMPT antara lain: tes dilakukan lebih dari 1 (satu) kali, peserta mengikuti maksimal 2 (dua) kali tes, dan hasil tes diberikan secara individu 10 (sepuluh) hari setelah pelaksanaan tes.

Agar dapat lulus pada SBMPTN 2019 adik-adik harus memiliki nilai UTBK di atas 700 supaya aman dan harus sering berlatih soal-soal  seperti  berikut ini:

  1. Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 110 klik disini
  2. Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 210 klik disini
  3. Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 310 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 110 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 310 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 210 klik disini

  1. Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 001 klik disini
  2. Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 002 klik disini
  3. Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 003 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 001 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 002 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 003 klik disini

Demikian dulu yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat!

password: pascaldaddy512.com

0

CONTOH SOAL UTBK 2019

CONTOH SOAL UTBK 2019

Selamat datang di pascaldaddy512.com buat adik-adik pejuang UTBK (ujian Tulis Berbasis Komputer) 2019. UTBK adalah jalan masuk bagi kamu untuk mendaftar di SBMPTN 2019. UTBK itu sendiri dibuat dua tahap/gelombang. Peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua. Pendaftaran UTBK : Gelombang Pertama tanggal 01 – 24 Maret 2019 dan Gelombang Kedua tanggal 25 Maret – 01 April 2019.

Waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama tanggal 13 April – 4 Mei 2019 dan waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang kedua tanggal 11 Mei – 26 Mei 2019. Untuk persiapan menghadapi tes tersebut pihak panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (selanjutnya disebut LTMPT) telah menyediakan bahan sebagai berikut:

Contoh Soal UTBK 2019

  1. Contoh_Tes_UTBK_TPS_TKA_Saintek -àSelengkapnya untuk mendownload prediksi soal klik disini. 
  2. Contoh_Tes_UTBK_TPS_TKA_Soshum-àSelengkapnya untuk mendownload prediksi soal klik disini. 
0

UTBK (UJIAN TULIS BERBASIS KOMPUTER) 2019

Pada pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Kemristekdikti mengubah seleksi masuk perguruan tinggi negeri atau PTN. Perubahan untuk 2019 ini sama sekali berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Untuk tahun depan, bukan mahasiswa datang ke kampus untuk mendaftar, tetapi dilakukan tes lebih dahulu. Nilai yang didapat digunakan mendaftar,” ujar Menristekdikti, Mohamad Nasir, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018. Penerimaan mahasiswa baru, menurut Menteri Nasir, tidak lagi dilaksanakan panitia seleksi. Pelaksanaannya, dilakukan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT yang merupakan lembaga nirlaba.

Penyelenggaraan tes PTN sama halnya dengan tes seperti TOEFL ataupun IELTS. Hasil tes tersebut berlaku selama satu tahun dan digunakan masuk PTN yang masing-masing memiliki batas nilai kelulusan. Dijelaskannya, pola seleksi masuk PTN 2019 akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN dengan daya tampung minimal 20 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN minimal 40 persen dan seleksi mandiri maksimal 30 persen dari kuota daya tampung tiap program studi di PTN. Karena pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), maka metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan. UTBK berbasis android sementara belum diterapkan, karena masih dikembangkan.

“Memang ada perubahan dari tahun sebelumnya, yang mana kuota untuk SNMPTN minimal menjadi 30 persen turun jadi 20 persen,” ujar Nasir. Materi tes yang dikembangkan dalam UTBK 2019 yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan kelompok ujian Saintek atau Soshum. Bagi program studi keolahragaan dan atau seni cukup mengunggah dokumen prestasi atau portofolio saja, tidak ada Ujian Keterampilan (UK). “Model tes seperti ini lebih memberikan rasa keadilan pada siswa,” kata Menteri Nasir.

Ketua LTMPT, Ravik Karsidi, mengatakan pelaksanaan UTBK dilakukan beberapa kali dan hasilnya akan diinformasikan kepada peserta dan PTN tujuan. “Pelaksanaannya dilakukan 24 kali dalam satu tahun, sepanjang periode Maret hingga Juni,” kata Ravik. Ravik menjelaskan, tidak ada tes berbasis kertas. Setiap siswa memiliki kesempatan dua kali untuk ikut tes. Setiap tes, akan dikenakan biaya Rp 200 ribu dan calon mahasiswa bisa memilih dua PTN.

Ditambahkannya, masing-masing PTN pada SBMPTN 2019 menentukan sendiri batas nilainya. Yang membedakan adalah kriteria khusus atau pertimbangan prestasi. Hal ini ditentukan oleh rektor PTN yang bersangkutan. “Untuk tahun depan akan diikuti 85 PTN dan dilakukan di daerah masing-masing,” kata Ravik.

0

SBMPTN 2019, ADA 6 ATURAN BARU

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti) telah menetapkan kebijakan baru terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( PTN) Tahun 2019.
Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi ( Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti, Senin (22/10/2018), menyebutkan, terdapat sejumlah ketentuan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya, termasuk sistem tes yang dilakukan peserta sebelum mendaftar ke PTN.
Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel, efisien, akuntabel, serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.
  1. Institusi LTMPT
Untuk itu, mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidang seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi:
  • Mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh Rektor PTN
  • Melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer ( UTBK).
  1. Tes dulu, dapat nilai, daftar PTN
“Tahun 2019 mendatang Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri diselenggarakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan sistem pelaksanaannya pun berbeda. Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. “Nah nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” ujar Nasir.
  1. Hanya ada 1 model tes
Menristek menambahkan, pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Mulai tahun mendatang, metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan (masih dikembangkan).
  1. Ada 2 materi tes
Lebih lanjut, Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Untuk soal TKA, lanjut Menristek, tetap akan menggunakan pilihan Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial Humaniora (Soshum).
  1. Bisa melakukan tes 2 kali
Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi menyebutkan, Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes.
Ia menambahkan, peserta dapat menggunakan nilai tertingginya dalam mendaftar program studi yang diinginkan, pada dua kali UTBK, dengan jenis soal akan sama, namun pertanyaannya akan berbeda. Ia menyebutkan, hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.
  1. UTBK diselenggarakan 24 kali
Ravik menambahkan, UTBK akan dilakukan sebanyak 24 kali dalam setahun. “Kami akan menyelenggarakan UTBK selama 24 kali dalam setahun, dalam waktu 12 hari yakni Sabtu dan Minggu,” ujarnya.
Pelaksanaan SBMPTN akan dilaksanakan pada Maret 2019 dan akan serentak dimulai pukul 08.00 dan pukul 13.00.
Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri, dengan masing-masing daya tampung SNMPTN minimal 20 persen, SBMPTN minimal 40 persen dan Seleksi Mandiri maksimal 30 persen dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.
0

2019, SBMPTN AKAN DIHAPUS

infosbmptnJAKARTA – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mewacanakan model penerimaan mahasiswa baru melalui Pusat Layanan Tes (“Test Center”) di 2019. Model baru ini akan menggantikan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur tulis atau Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruaan Tinggi Negeri (SBMPTN). Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan jumlah peserta SBMPTN dengan metode Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di 2018.
Menurut Nasir, UTBK ini akan menjadi embrio model penerimaan mahasiswa baru melalui “Test Center” yang akan diterapkan mulai tahun depan.
Pusat Layanan Tes ini merupakan salah satu terobosan yang akam menitikberatkan pada penggalian potensi akademik calon mahasiswa. “Selama ini kan model SBMPTN selalu ujian tulis, dan sangat tinggi risiko kebocoran soal, dan mata uji yang diujikan belum tentu pas,” kata Nasir, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Ke depan, kata Nasir, proses seleksi akan lebih melihat potensi akademik dan kemampuan seseorang. “Kadang saat anak di sekolah SMA, dia anaknya kurang rajin karena terbatas oleh fasilitas sekolahnya, ada anak SMA fasilitasnya lengkap tersedia semuanya. Ini kan hasil SBMPTN-nya pasti akan beda,” jelasnya.
Padahal, menurut Nasir, kemampuan akademiknya sangat mungkin sama. “Nah, ‘Test Center’ inilah yang akan menggantikam agar sistem tes seleksinya tidak seperti SBMPTN ini lagi,” terangnya.
Dengan begitu, Nasir berharap seleksi masuk PTN tahun depan hanya ada SNMPTN dan menghapus model SBMPTN. Model seleksi di “Test Center” ini tidak hanya dibuka satu kali dalam setahun, namun sepanjang tahun. “Ya dengan diterapkan ya sistem ini, maka SBMPTN rencananya dihapus tahun depan, harapan saya jadi hanya ada SNMPTN saja,” tambahnya.
Ketua Panitia SNMPTN /SBMPTN 2018, Ravik Karsidi mengatakan dengan model “Test Center” memungkinkan siswa untuk mengikuti tes PTN lebih dari satu kali. “Penyelenggaraannya bisa lebih dari dua kali, mulai semester 5 ketika siswa sudah yakin maka boleh masuk test center ini,” papar dia.
Sumber :http://www.koran-jakarta.com/2019–sbmptn-akan-dihapus/

0

SBMPTN 2018

  • PRAKATA

Penyelenggaraan penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi; Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi; Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri. Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan di atas, jalur penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.
SBMPTN 2018 merupakan seleksi berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon Mahasiswa, dilakukan secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat.
Pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.
Informasi SBMPTN ini meliputi ketentuan dan persyaratan umum, tata cara pembayaran biaya seleksi, tata cara pendaftaran, jadwal pelaksanaan, dan jumlah pilihan PTN serta program studi. Secara rinci, informasi lengkap mengenai SBMPTN 2018 dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id.

Mengetahui,
Direktorat Jenderal
Pembelajaran dan Kemahasiswaan
Kemenristekdikti,ttdProf. Dr. Intan Ahmad
Direktur Jenderal
Jakarta, 12 Januari 2018
Panitia Pusat SNMPTN 2018
Ketua Umum,ttdProf. Dr. H. Ravik Karsidi, M.S.
Rektor Universitas Sebelas Maret

Latar Belakang


Seleksi bersama penerimaan mahasiswa baru di lingkungan PTN melalui ujian tulis telah menunjukkan berbagai keunggulan dan keuntungan, baik bagi peserta, PTN, maupun bagi kepentingan nasional. Bagi peserta, keuntungan seleksi bersama adalah lebih efisien, murah, dan fleksibel dengan adanya mekanisme lintas wilayah.
SBMPTN adalah seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui ujian tulis atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan. Pelaksanaan SBMPTN tahun 2018 terdiri atas Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2016, 2017, dan 2018 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2016, 2017, dan 2018. Pada tahun ini Panitia Pusat akan melakukan peningkatan layanan peserta UTBK.
Ujian tulis yang terdiri atas UTBC dan UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik pengembangan tes. Ujian tulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek), serta bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti UTBC atau UTBK, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan (UK).


Tujuan


Tujuan SBMPTN adalah

  1. Menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesai­kan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu.
  2. Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih lebih dari satu PTN lintas wilayah.

Ketentuan Umum dan Persyaratan


  1. Ketentuan Umum

SBMPTN 2018 merupakan seleksi yang dilakukan oleh PTN di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Kementerian Agama secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasarkan hasil UTBC atau UTBK, atau kombinasi hasil ujian tulis dan/atau ujian keterampilan.
 

  1. Persyaratan
  1. Pendaftaran
    1. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C tahun 2016 dan 2017 harus memiliki ijazah.
    2. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C tahun 2018 minimal harus memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang dibubuhi cap/stempel yang sah.
    3. Peserta seleksi memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran pembelajaran di program studinya.
  2. Penerimaan

Peserta seleksi lulus pendidikan SMA/SMK/MA atau sederajat atau Paket C, lulus SBMPTN 2018, sehat, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.


Prosedur Pendaftaran


  1. Pendaftaran SBMPTN 2018 dilakukan secara online. Tata cara pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id.
  2. Tata cara pengisian borang pendaftaran ujian tulis dan keterampilan dapat diunduh (download) dari laman http://download.sbmptn.ac.id mulai tanggal 29 Maret 2018.
  3. Pendaftaran online UTBC dan UTBK mulai tanggal 5 April 2018 pukul 08.00 WIB dan berakhir tanggal 27 April 2018 pukul 22.00 WIB. Pendaftaran online UTBK akan ditutup apabila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi.

Jenis Ujian


  1. Ujian Tulis (UTBC atau UTBK)

Materi Ujian Tulis terdiri atas:

  1. Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) terdiri atas mata uji Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TPA Verbal, TPA Numerikal, dan TPA Figural.
  2. Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) terdiri atas mata uji Matematika IPA, Biologi, Kimia, dan Fisika.
  3. Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Ujian tulis dilaksanakan dengan 2 (dua) metode, yaitu Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Berbasis Komputer (UTBK).

  1. Ujian Keterampilan

Ujian Keterampilan (UK) diperuntukkan bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan keolahragaan terdiri atas:

  1. UK Seni Rupa, Kriya, dan Desain berupa Tes Menggambar, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan. Soal tes dibedakan dalam 3 (tiga) kategori sesuai bidang studi yaitu UK Seni Rupa, UK Kriya, dan UK Desain.
  2. UK Tari berupa Tes Tari Bentuk, Tes Kreativitas, Imitasi Gerak, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara).
  3. UK Musik, Seni Karawitan dan Etnomusikologi berupa Tes Musikalitas, Tes Praktik Instrumen, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara). Soal tes dibedakan dalam 2 (dua) kategori sesuai bidang studi yaitu UK Musik atau UK Seni Karawitan dan Etnomusikologi.
  4. UK Teater dan Seni Pertunjukan berupa Tes Praktik Monolog, Tes Pantomim/Baca Puisi, serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara)
  5. UK Fotografi berupa Tes Praktik Fotografi serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara).
  6. UK Film dan Televisi berupa Tes Praktik Membuat Storyboard serta Tes Pengetahuan dan Wawasan (dalam bentuk wawancara).
  7. UK Olahraga berupa Tes Kesehatan dan Tes Keterampilan Motorik.

Kelompok Ujian


Kelompok ujian tulis SBMPTN terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu:

  1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek.
  2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum.
  3. Kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Setiap peserta dapat memilih kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran.


Kelompok Program Studi dan Jumlah Pilihan


  1. Program Studi yang ada di PTN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum.
  2. Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan sebagai berikut:
    1. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Saintek, peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
    2. Jika program studi yang dipilih semuanya dari kelompok Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
    3. Jika program studi yang dipilih terdiri atas kelompok Saintek dan Soshum, peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.
  3. Urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Peserta ujian yang hanya memilih 1 (satu) program studi dapat memilih program studi di PTN mana pun.
  5. Peserta ujian yang memilih 2 (dua) atau 3 (tiga) program studi, salah satu program studi pilihannya harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian. Pilihan Program Studi yang lain dapat di PTN yang berada di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian.
  6. Daftar wilayah pendaftaran, program studi, daya tampung per PTN tahun 2018, dan jumlah peminat program studi per PTN tahun 2017 dapat dilihat di laman http://www.sbmptn.ac.id mulai tanggal 29 Maret 2018.

 

Biaya Seleksi

  1. Biaya seleksi yang ditanggung oleh peserta adalah sebesar Rp. 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah).
  2. Biaya seleksi dapat dibayarkan melalui salah satu bank berikut: Bank MandiriBNI, atau BTN.
  3. Biaya seleksi yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

 

Jadwal Ujian


  1. Ujian Tulis (UTBC dan UTBK):

UTBC dan UTBK dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 8 Mei 2018.

  1. Ujian Keterampilan :

Ujian Keterampilan dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Jumat, tanggal 9 dan/atau 11 Mei 2018.


 

Pengumuman Hasil Seleksi


Hasil ujian akan diumumkan pada hari Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id.


Peserta Pelamar Program Bidikmisi


  1. Pendaftaran Bidikmisi dibuka pada hari Senin, 15 Januari 2018, pukul 15.00 WIB melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id.
  2. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mempelajari prosedur pendaftaran program Bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id.
  3. Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu harus mendaftar ke laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id.
  4. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti akan memperoleh Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan Personal Indentification Number (PIN) untuk mendaftar SBMPTN 2018 dan tidak harus membayar biaya seleksi.
  5. Calon peserta penerima Bidikmisi yang dinyatakan tidak diterima melalui SNMPTN 2018, dapat menggunakan KAP dan PIN (yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti) untuk mendaftar SBMPTN 2018, tanpa harus membayar biaya seleksi.
  6. Calon peserta penerima Bidikmisi yang telah dinyatakan lulus melalui SNMPTN 2018 dan berkeinginan untuk mendaftar SBMPTN 2018, maka calon peserta harus memperoleh KAP dan PIN baru melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Selanjutnya, calon peserta harus mendaftar SBMPTN 2018 melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id dengan menggunakan KAP dan PIN baru untuk memperoleh slip pembayaran guna membayar biaya seleksi SBMPTN 2018 ke Bank Mandiri, BNI, atau BTN.

 

Laman Resmi dan Alamat Panitia Pusat


  1. Informasi resmi SBMPTN 2018 dapat diakses melalui laman http://www.sbmptn.ac.id
  2. Informasi resmi dapat diakses melalui http://halo.sbmptn.ac.iddan call center 0804 1 456 456.
  3. Alamat Panitia Pusat SBMPTN 2018:

Gedung dr. Prakosa (Lt.2)
Kantor Pusat Universitas Sebelas Maret
Jl. Ir. Sutami No 36A, Kentingan Surakarta 57126
Telp. 0271-7890329, Fax. 0271-636268
Email: panpus.snmptn.sbmptn@mail.uns.ac.id


Lain-lain


Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SBMPTN 2018 akan diinformasikan melalui laman http://www.sbmptn.ac.id
Source : https://sbmptn.ac.id

0

PASSING GRADE PTN 2018

Sebelum pendaftaran penerimaan SNMPTN atau SBMPTN 2018 alangkah baiknya adik-adik harus mengetahui jurusan/program studi pada Universitas yang akan dipilih nanti, dan juga harus mengetahui keketatan dalam memasuki suatu program studi tertentu. Untuk mengetahui keketatan suatu program studi bisa menggunakan passing grade untuk membandingkan suatu prodi baik melalui pendaftaran SBMPTN (Ujian Tulis/Online) maupun SNMPTN (Undangan Raport). Berikut ini merupakan Passing Grade berbagai PTN Tahun 2018 yang perlu anda ketahui. Untuk DOWNLOAD klik DISINI

0

DAFTAR PTN SNMPTN 2018

Daftar PTN SNMPTN 2018

No.PTNAlamat Website PMB
1Universitas Syiah Kualahttp://www.pmb.unsyiah.ac.id
2Universitas Malikussalehhttp://pmb.unimal.ac.id
3Universitas Teuku Umarhttp://www.utu.ac.id
4Universitas Samuderahttp://pmb.unsam.ac.id
5ISBI Acehhttp://isbiaceh.ac.id/
6UIN AR-Raniryhttp://www.ar-raniry.ac.id
7Universitas Sumatera Utarahttp://www.usu.ac.id
8Universitas Negeri Medanhttp://spmb.unimed.ac.id
9UIN Sumatera Utarahttp://www.uinsu.ac.id
10Universitas Riauhttp://admisi.unri.ac.id
11UIN Sultan Syarif Kasim Riauhttp://www.uin-suska.ac.id
12Universitas Maritim Raja Ali Hajihttp://pmb.umrah.ac.id
13Universitas Andalashttp://pmb.unand.ac.id
14Universitas Negeri Padanghttp://spmb.unp.ac.id
15ISI Padang Panjanghttp://isi-padangpanjang.ac.id/
16Universitas Jambihttp://pmb.unja.ac.id
17Universitas Bengkuluhttp://admisi.unib.ac.id
18Universitas Sriwijayahttp://www.reg.unsri.ac.id
19UIN Raden Fatahhttp://spmb.radenfatah.ac.id
20Universitas Bangka Belitunghttp://www.ubb.ac.id
21Universitas Lampunghttp://simanila.unila.ac.id
22Institut Teknologi Sumaterahttp://usm.itera.ac.id
23Universitas Sultan Ageng Tirtayasahttp://www.untirta.ac.id
24Universitas Indonesiahttp://simak.ui.ac.id
25UIN Syarif Hidayatullah Jakartahttp://spmb.uinjkt.ac.id/spmb/pmb.zul
26Universitas Negeri Jakartahttp://penmaba.unj.ac.id
27UPN Veteran Jakartahttps://penmaru.upnvj.ac.id/
28Universitas Singaperbangsa Karawanghttp://pmb.unsika.ac.id
29Institut Teknologi Bandunghttp://usm.itb.ac.id/wp
30Universitas Padjadjaranhttp://smup.unpad.ac.id
31Universitas Pendidikan Indonesiahttp://pmb.upi.edu
32ISBI Bandunghttp://isbi.ac.id
33UIN Sunan Gunung Djati Bandunghttp://www.uinsgd.ac.id
34Institut Pertanian Bogorhttp://admisi.ipb.ac.id
35Universitas Siliwangihttp://pmb.unsil.ac.id
36Universitas Jenderal Soedirmanhttp://www.unsoed.ac.id
37Universitas Tidarhttp://untidar.ac.id
38Universitas Sebelas Marethttp://spmb.uns.ac.id
39ISI Surakartahttp://isi-ska.ac.id
40Universitas Diponegorohttp://um.undip.ac.id
41Universitas Negeri Semaranghttp://penerimaan.unnes.ac.id
42UIN Walisongo Semaranghttp://pmb.walisongo.ac.id
43Universitas Gadjah Madahttp://um.ugm.ac.id
44Universitas Negeri Yogyakartahttp://pmb.uny.ac.id
45UPN Veteran Yogyakartahttp://pmb.upnyk.ac.id
46ISI Yogyakartahttp://isi.ac.id
47UIN Sunan Kalijaga Yogyakartahttp://www.uin-suka.ac.id
48Universitas Jemberhttp://www.unej.ac.id
49Universitas Brawijayahttp://selma.ub.ac.id
50Universitas Negeri Malanghttp://seleksi.um.ac.id
51UIN Malik Ibrahim Malanghttp://pmb.uin-malang.ac.id
52Universitas Airlanggahttp://ppmb.unair.ac.id
53Institut Teknologi Sepuluh Nopemberhttp://smits.its.ac.id
54Universitas Negeri Surabayahttp://www.unesa.ac.id
55Universitas Trunojoyo Madurahttp://pmb.trunojoyo.ac.id
56UPN Veteran Jawa Timurhttp://simaba.upnjatim.ac.id
57UIN Sunan Ampel Surabayahttp://www.uinsby.ac.id
58Universitas Tanjungpurahttp://scmb.untan.ac.id
59Universitas Palangkarayahttp://www.upr.ac.id/
60Universitas Lambung Mangkurathttp://unlam.ac.id
61Universitas Mulawarmanhttp://www.unmul.ac.id
62Institut Teknologi Kalimantanhttp://www.itk.ac.id
63Universitas Borneo Tarakanhttp://snmptn.borneo.ac.id
64Universitas Udayanahttps://infoseleksi.unud.ac.id/
65Universitas Pendidikan Ganeshahttp://undiksha.ac.id/id
66ISI Denpasarhttp://isi-dps.ac.id
67Universitas Mataramhttp://pmb.unram.ac.id
68Universitas Nusa Cendanahttp://www.undana.ac.id
69Universitas Timorhttp://www.unimor.ac.id
70Universitas Hasanuddinhttp://www.unhas.ac.id/pmb
71Universitas Negeri Makassarhttp://www.unm.ac.id
72UIN Alauddin Makassarhttp://siadin.uin-alauddin.ac.id
73Universitas Sam Ratulangihttp://pmb.unsam.ac.id
74Universitas Negeri Manadohttp://www.unima.ac.id
75Universitas Tadulakohttp://www.untad.ac.id
76Universitas Sulawesi Barathttps://unsulbar.ac.id
77Universitas Haluoleohttp://www.uho.ac.id
78Universitas Negeri Gorontalohttp://www.ung.ac.id
79Universitas Sembilan Belas November Kolakahttp://pmb.usn.ac.id
80Universitas Pattimurahttp://www.unpatti.ac.id
81Universitas Khairunhttp://www.unkhair.ac.id
82Universitas Cenderawasihhttp://www.unicen.ac.id
83Universitas Musamus Meraukehttp://www.unmus.ac.id
84ISBI Tanah Papuahttp://isbi-tanahpapua.ac.id
85Universitas Papuahttp://unipa.ac.id
SUMBER :http://snmptn.ac.id/ptn.html
0

SNMPTN 2018 (INFORMASI UMUM)

Latar Belakang
Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan, setelah pendidikan menengah, menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi tepat waktu. Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di SMA/SMK/MA layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.
Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan karakter. Oleh karena itu, sekolah berkewajiban mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan lengkap dan benar serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses mendaftar. PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa yang dijadikan sumber utama data SNMPTN.
Tujuan
Tujuan SNMPTN adalah:

  1. Memberikan kesempatan kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), atau yang sederajat di dalam dan luar negeri (Sekolah Republik Indonesia/SRI) yang memiliki prestasi unggul untuk menempuh pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
  2. Memberikan peluang kepada PTN untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang mempunyai prestasi akademik tinggi.
Ketentuan Umum
  1. SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta portofolio akademik.
  2. Sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  3. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), memiliki prestasi unggul, dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  4. Siswa yang akan mendaftar SNMPTN wajib membaca informasi pada laman PTN yang dipilih tentang ketentuan yang terkait dengan penerimaan mahasiswa baru di PTN tersebut.
Ketentuan Khusus
Persyaratan Sekolah
Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) yang mempunyai NPSN dan telah mengisi PDSS dengan lengkap dan benar.
Persyaratan Siswa Pendaftar
Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat (termasuk SRI di luar negeri) kelas terakhir pada tahun 2018 yang memenuhi persyaratan.

    1. Memiliki prestasi unggul yaitu calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah sebagai berikut:
      1. akreditasi A, 50% terbaik di sekolahnya;
      2. akreditasi B, 30% terbaik di sekolahnya;
      3. akreditasi C, 10% terbaik di sekolahnya;
      4. belum terakreditasi, 5% terbaik di sekolahnya.

Pemeringkatan dilakukan oleh Panitia Pusat berdasarkan data PDSS.

  1. Memiliki NISN dan terdaftar pada PDSS,
  2. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (bagi siswa SMA/SMK/MA atau sederajat tiga tahun) atau nilai rapor semester 1 sampai semester 7 (bagi SMK empat tahun) yang telah diisikan pada PDSS.
  3. Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN (dapat dilihat pada laman PTN bersangkutan).
Penerimaan di PTN

Peserta diterima di PTN, jika:

  1. lulus satuan pendidikan SMA/SMK/MA atau sederajat;
  2. lulus SNMPTN 2018; dan
  3. lolos verifikasi data dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.
Tahapan Mengikuti SNMPTN
Tahapan mengikuti SNMPTN dilakukan sebagai berikut:

Pengisian dan Verifikasi PDSS
  1. Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS harus melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  2. Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah mendapatkan password yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  3. Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password.
  4. Apabila siswa tidak melaksanakan verifikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah atau yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah, data yang diisikan dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.
Pemeringkatan
  1. Panitia Pusat, melalui sistem, membuat pemeringkatan siswa berdasarkan nilai mata pelajaran sebagai berikut.
    1. Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
    2. Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
    3. Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
    4. SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan).
  2. Berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik yang dilakukan Panitia Pusat, siswa yang memenuhi syarat diizinkan untuk mendaftar SNMPTN 2018.
Pendaftaran SNMPTN
  1. Siswa Pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan, menggunakan NISN dan password login ke laman SNMPTN 2018 http://www.web.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa Pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Pendaftar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Siswa Pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh dari laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa Pendaftar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

Sekolah dan/atau pendaftar yang mengalami kesulitan akses Internet dapat melakukan pengisian PDSS dan pendaftaran SNMPTN di PLASA TELKOM di seluruh Indonesia.

Jadwal SNMPTN

Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:

Pengisian dan Verifikasi PDSS13 Januari – 10 Februari 2018
Pendaftaran SNMPTN21 Februari – 6 Maret 2018
Pengumuman Hasil Seleksi17 April 2018
Proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi dilaksanakan hari Selasa, 8 Mei 2018 (bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2018).
Jumlah Pilihan PTN dan Program Studi
  1. Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya, apabila memilih satu PTN, pendaftar boleh memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.
  2. Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan 1 (satu) PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  3. Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  4. Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  5. Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2018 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.
Biaya
Pendaftar tidak dipungut biaya apa pun. Biaya penyelenggaraan SNMPTN sepenuhnya ditanggung Pemerintah.
Prinsip dan Tahapan Seleksi
Prinsip Seleksi

Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:

  1. mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi akademik lainnya yang relevan dengan program studi yang dipilih;
  2. memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah; dan
  3. menggunakan kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara adil, akuntabel, dan transparan.
Tahapan Seleksi

Seleksi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Pendaftar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  2. Pendaftar yang memilih program studi di 2 (dua) PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, pendaftar akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan prodi dan ketersediaan daya tampung.
Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan
Sanksi tegas bagi sekolah dan/atau siswa/calon mahasiswa yang melakukan kecurangan sebagai berikut:

  1. Sekolah yang terbukti melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya.
  2. Siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN dan terbukti melakukan kecurangan dibatalkan status kelulusannya.
Laman Resmi dan Alamat Panitia Pusat
  1. Informasi resmi SNMPTN 2018 dapat diunduh melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  2. Informasi resmi dapat diakses melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041 450 450.
  3. Informasi resmi juga dapat diperoleh di kantor Humas PTN terdekat.
  4. Alamat Panitia Pusat:
    Gedung dr. Prakosa (Lt.2)
    Kantor Pusat Universitas Sebelas Maret
    Jl. Ir. Sutami No 36A, Kentingan Surakarta 57126
    Telp. 0271-7890329, Fax. 0271-636268
    Email: panpus.snmptn.sbmptn@mail.uns.ac.id
Lain-lain
  1. Siswa Pendaftar dari keluarga tidak mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi melalui laman http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/.
  2. Perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2018 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
untuk download softcopy klik disini
sumber : http://snmptn.ac.id