0

KUMPULAN SOAL IPDN DAN PEMBAHASAN TAHUN 2019

Institut Pemerintahan Dalam Negeri adalah salah satu lembaga perguruan tinggi kedinasan yang dilakukan melalui seleksi kota dan kabupaten. Prioritas untuk peserta adalah lulusan SMA/SMK dan sekolah menengah atas umum lainnya yang sederajat. IPDN merupakan lembaga dibawah naungan kementerian dalam negeri, jadi nantinya setelah lulus dari IPDN mahasiswa akan langsung mendapatkan NIP dan akan ditugaskan menjadi seorang Camat dan siap ditempatkan seluruh Indonesia.

Jadwal Pendaftaran IPDN 2019 akan segera dibuka bulan April 2019. Untuk info jadwal pendaftaran IPDN 2019 online dapat diakses di www.ipdn.ac.id

Bagi kalian yang benar-benar tertarik mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP IPDN 2019) tidak ada salahnya untuk bersiap diri menghadapi tes ipdn 2019 sejak awal, mungkin bisa dimulai dengan dengan belajar contoh soal IPDN dan pembahasan sekaligus rajin olahraga untuk persiapan tes fisik.

IPDN adalah singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri. IPDN termasuk salah satu Sekolah Ikatan Dinas sehingga para lulusan IPDN akan langsung bekerja dibawah Kementerian Dalam Negeri. Anda harus mengetahui beberapa seleksi tes IPDN 2019, prosedur pendaftaran IPDN 2019, jadwal, pendaftaran IPDN 2019, syarat pendaftaran IPDN 2019 hingga tips masuk IPDN atau lulus IPDN 2019. Kuota IPDN 2019 bisa jadi naik dibanding tahun sebelumnya namun belum ada kuota IPDN 2019 secara pasti.

Sejak tahun 2016 pendafatan Taruna / Mahasiswa baru IPDN dilakukan terintegrasi melalui Pansel Menpan.  Materi dan Bahan Soal Tes Ujian Masuk IPDN 2018/2019 sebagaimana sekolah kedinasan lainnya adalah soal-soal TKD (Tes kemampuan Dasar) yang terdiri dari :

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU),
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Pada kesempatan ini kami bagikan beberapa link download contoh soal TKD sebagai sarana untuk Latihan Soal Ujian Masuk IPDN untuk persiapan seleksi tahun 2018/2019. Berikut ini Soal  Latihan TKD IPDN 2019/2020, yang terdiri dari :

  1. Latihan TWK IPDN 2019/2029,  (DISINI)
  2. Latihan TIU IPDN 2019/2020, dan (DISINI)
  3. Latihan TKP IPDN 2019/2020  (DISINI)

Berikut ini Materi dan Bahan Soal Tes Kompetensi Dasar TKD IPDN tahun 2019/2020:

  1. Download Soal (TWK) Tes Wawasan Kebangsaan   (disini)
  2. Download Soal (TIU) Tes Intelegensi Umum    (disini)
  3. Download Soal  (TKP) TesKarakteristik Pribadi   (disini)

Semoga Soal Latihan Ujian Masuk IPDN ini bermanfaat buat Adik-adik sekalian.

0

SISTEM SELEKSI CPNS NASIONAL SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2019

Setiap Pelamar Sekolah Kedinasan wajib mengetahui ketentuan-ketentuan terkait jurusan, pendidikan dan sekolah kedinasan yang dilamar. Setiap jurusan dan sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda. Sebelum melakukan pendaftaran, pastikan pelamar telah mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Dokumen tersebut terdiri dari :

  1. Kartu Keluarga
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Ijazah
  4. Rapor SMA/Sederajat
  5. Pas foto
  6. Dokumen lain sesuai dengan ketentuan instansi yang akan dilamar
Untuk keterangan lebih lengkap silahkan download BUKU PETUNJUK PENDAFTARAN SEKOLAH KEDINASAN 2019 dalam format  pdf  klik disini atau format docx klik disini
0

7 SEKOLAH KEDINASAN PALING DIMINATI TAHUN 2018

1. Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan (ATKP)

Dilansir dari website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMANPAN RB), Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan lah yang memiliki tingkat persaingan yang paling ketat. Kamu harus tahu, gaes! Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan atau ATKP Medan ini hanya menyediakan empat puluh enam kursi. Banyaknya orang yang mendaftar ialah 1.110 pelamar. Wah, dari 1.110 pelamar, kursi yang hanya disediakan hanya empat puluh enam kursi? Berarti 1.064 lainnya harus siap-siap gugur dari proses penyeleksian.

2. Akademi Perkeretaapian Indonesia (API)

Persaingan terketat lainnya yaitu di Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun. Calon mahasiswa yang melamar ke API Madiun sekitar 4.339 pelamar. Namun, formasi yang disediakan oleh API Madiun hanyalah 96 formasi.Tingkat persaingannya ialah 1:45 atau artinya dari empat puluh lima orang hanya ada satu orang yang akan di terima. Berarti dari 4.339 pelamar, 4.243 pelamar harus siap-siap gugur dari tahap seleksi. Wah-wah.

 

3. Politeknik Imigrasi (POLTEKIM)

Persaingan terketat lainnya yaitu Politeknik Imigrasi yang dimana kamu harus berkompetisi melawan 10.080 pelamar! Wah banyak banget, ya, gaes? Nah, dari sekian banyaknya pelamar, Politeknik Imigrasi hanya menyediakan 300 kursi saja. Artinya, perbandingan dalam persainganmu ialah 1:34. Nah, berarti dari 10.080 pelamar, 9780 pelamar harus siap-siap gugur, nih.

4. Sekolah Tinggi Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (STMKG) 

Posisi keempat didikuli oleh Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Dari 7.804 pelamar. Pelamar yang diterima hanyalah 250 kursi. Artinya, dari 7.804 pelamar, 7.554 lainnya harus siap-siap gugur di tahap penyeleksian.

5. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Politeknik Statistika) 

Yup, Politeknik Statistika merupakan perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh Badan Pusat statistik alias BPS. Perguruan tinggi kedinasan yang satu ini pun menjadi salah satu perguruan tinggi kedinasan yang memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi.Politeknik Statistika ini memiliki sebanyak 17.886 pelamar. Dari segitu banyak pelamar, kamu harus tahu, gaes, yang diterima hanyalah 600 pelamar saja. Bisa dikatakan bahwa 17.286 lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

6. Politeknik Keuangan Negara (PKN-STAN)

Nah, yang selama ini Politeknik Keuangan STAN selalu menjadi favorit pelamar, tingkat persaingannya yaitu 1:20. Perguruan tinggi kedinasan yang dinaungi oleh kementerian keuangan ini memiliki 147.702 pelamar yang akan memperebutkan 7.301 formasi. Bisa dikatakan, dari 147.702 pelamar, 140.401 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.

7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Yang terakhir, sekolah favorit dan juga yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi ialah IPDN. IPDN membuka formasi sebanyak 2.000 kursi, sedangkan calon mahasiswa yang ingin bergabung di IPDN sebanyak 46.062 pelamar. Berarti dari 46.062 pelamar, 44.062 pelamar lainnya harus siap-siap gugur dari tahap penyeleksian.***

Nah, kalau kamu memilih salah satu dari ketujuh perguruan tinggi kedinasan di atas, kamu harus lebih sering-sering belajar, ya. Selain itu, kamu juga harus menjaga kesehatanmu sejak dini agar kamu bisa lolos tes kesehatannya. Semangat!

 

0

INFORMASI SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

PERTANYAAN UMUM (FAQ – FREQUENTLY ASKED QUESTIONS)

A. TENTANG PENDAFTARAN

  1. Bagaimana cara mendaftar Pendidikan Kedinasan? Untuk mendaftar Pendidikan Kedinasan, silahkan masuk ke menu registrasi pada https://sscndikdin.bkn.go.id
  2. Berapa Batas Usia Pelamar Pendidikan Kedinasan Tahun 2018? Batas usia pendaftaran pada SSCN adalah batasan usia minimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan, dan batasan usia maksimum di antara seluruh Pendidikan Kedinasan dengan mengambil batas usia pada tanggal pembukaan pendaftaran. Dalam hal ini masing masing Pendidikan Kedinasan mempunyai kewenangan dalam menentukan batas usia minimum dan maksimum serta menentukan tanggal batas usia.
  3. Siapa saja yang bisa mendaftar Pendidikan Kedinasan? Siswa-siswi WNI yang sedang atau telah lulus sekolah kelas XII tahun 2018 dan berkeinginan untuk kuliah di Pendidikan Kedinasan selama batas usia yang dipersyaratkan terpenuhi
  4. Apakah dengan mendaftar Pendidikan Kedinasan saya sudah bisa mengikuti seleksi untuk masuk Pendidikan Kedinasan? Untuk bisa mengikuti seleksi masuk Pendidikan Kedinasan , silahkan lakukan pendaftaran di halaman akun pada https://sscndikdin.bkn.go.id. Setelah memilih Pendidikan Kedinasan pada bagian pendaftaran, dilanjutkan dengan mengisi pendaftaran ulang di masing masing portal lembaga/Pendidikan Kedinasan yang dipilih peserta
  5. Apakah ada persyaratan khusus lainnya? Masing-masing Kementerian/Lembaga yang memiliki Lembaga/Sekolah Kedinasan mempunyai persyaratan khusus. Untuk itu, harap calon peserta seleksi membaca secara cermat dan teliti sebelum memutuskan mendaftar / memilih salah satu Pendidikan Kedinasan.
  6. Apakah dengan mengikuti seleksi kompetisi dasar saya sudah dianggap lulus menjadi calon siswa-siswi/taruna-taruni Pendidikan Kedinasan? Seleksi/tes dilakukan secara nasional menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) dan selanjutnya terdapat seleksi/tes lainnya yang ditentukan oleh masing-masing Lembaga/Pendidikan Kedinasan. Hasil kelulusan akan diumumkan kemudian setelah pelaksanaan tes.
  7. Bagaimana jika saya mengalami kendala pendaftaran pada Instansi yang menggunakan portal Pendidikan Kedinasan? Silahkan mengubungi Call Center Pendidikan Kedinasan tersebut.
  8. Apakah saya boleh melamar lebih dari 1 (satu) Pendidikan Kedinasan? Calon peserta seleksi diberikan kesempatan untuk mendaftar hanya di salah satu instansi sesuai dengan pilihannya. Pilihan tersebut tidak dapat diubah dengan alasan apapun. Oleh karena itu, pertimbangkan benar-benar sebelum melakukan proses pendaftaran
  9. Berapa instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan? Instansi yang membuka Pendidikan Kedinasan terdiri dari delapan kementerian/lembaga yang memiliki Pendidikan Kedinasan.
  10. Bagaimana cara pengisian Data yang benar? Pengisian data harus sesuai dengan Kartu Identitas atau ijazah yang dimiliki
  11. Bagaimana jika kode Captcha tidak terbaca atau tidak tampil? Refresh dan clear cache pada browser yang digunakan
  12. Bagaimana jika data tempat lahir saya tidak ada di referensi? Data tempat lahir yang digunakan sampai pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini. Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar. Jika masih membutuhkan penambahan referensi maka anda dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk
  13. Bagaimana jika saya belum memiliki ktp untuk syarat unggah foto diri? Untuk foto diri, KTP bisa digantikan dengan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sipil / Kartu Keluarga
  14. Apakah saya harus mengisi lengkap riwayat pendidikan? Untuk yang lulus tahun 2018, hanya mengisi jurusan pendidikan dan nama sekolahnya. Dan untuk yang lulus sebelum tahun 2018, mengisi semua kolom riwayat pendidikan yang diminta.

B. PERBAIKAN DATA

  1. Apakah saya dapat melakukan perubahan data pribadi setelah mengirimkan data pendaftaran? Pelamar TIDAK DAPAT memperbaiki data yang sudah dikirim sehingga setiap pelamar harus BERHATI-HATI dalam melakukan pengisian data.
  2. Apakah saya dapat mengubah pilihan Pendidikan Kedinasan setelah mengirimkan data pendaftaran? Jika anda belum melakukan “simpan” pendaftaran maka anda masih dapat merubah pilihan instansi yang dilamar, namun jika anda telah selesai melakukan pendaftaran maka anda TIDAK DAPAT MELAKUKAN PERUBAHAN pilihan instansi yg dilamar.
  3. Bagaimana jika NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK saya tidak sesuai?Apabila terdapat ketidak sesuaian data antara NIK dan Nomor Kartu Keluarga (KK) / NIK KK, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  4. Bagaimana jika data pribadi saya tidak sesuai antara data DUKCAPIL (KTP) dengan Ijazah? Apabila terdapat perbedaan data antara data KTP dengan Ijazah, silahkan mengajukan permohonan perbaikan data KTP ke dinas kependudukan dan catatan sipil setempat.
  5. Bagaimana jika lupa password untuk Login ke dalam https://sscndikdin.bkn.go.id?Silahkan menggunakan bantuan lupa password di halaman https://sscnhelpdesk.bkn.go.id

C. DOKUMEN

  1. Bagaimana cara mengunggah / mengupload foto diri? Pastikan ukuran file yang akan di upload tidak melebihi 500 Kb, format file dalam bentuk JPG/JPEG. Apabila melebihi ukuran tersebut maka dengan otomatis file atau berkas yang akan anda upload atau kirim akan gagal atau ditolak.
  2. Saya sudah melamar secara online, apakah perlu mengirimkan berkas fisik untuk seleksi administrasi? Anda dapat memperhatikan pengumuman dan menyiapkan berkas-berkas tersebut ketika dibutuhkan pada tahapan tes tertentu sesuai kententuan pada masing-masing Pendidikan Kedinasan.
  3. Bagaimana jika kartu pendaftaran atau kartu ujian saya hilang? Anda dapat mencetak ulang Kartu Informasi Akun, Kartu Pendaftaran melalui login ke portal SSCN. Untuk Kartu ujian silahkan login pada portal Pendidikan Kedinasan yang dilamar.

C. KONEKSI

  1. Apa yang harus saya lakukan apabila akses ke laman SSCN berjalan lamban? Pastikan koneksi internet Anda dalam kondisi stabil. Pastikan layanan internet yang digunakan mempunyai cukup bandwidth.

D. ADUAN

  1. Apakah ada biaya yang harus saya keluarkan dalam melakukan pendaftaran Sekolah Kedinasan ini? Biaya pendaftaran Pendidikan Kedinasan disesuaikan dengan ketentuan masing-masing Sekolah Kedinasan. Segera LAPORKAN apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
  2. Ada oknum yang meminta sejumlah uang dan mengaku dapat meloloskan seleksi Pendidikan Kedinasan. Hati-hati PENIPUAN. Seleksi ini dilaksanakan dengan secara transparan. Segera LAPORKAN kepada PANSELNAS BKN atau pihak berwajib apabila anda menemukan orang yang mengaku dapat meloloskan seleksi Sekolah Kedinasan.

Kementerian Keuangan

Kementerian Dalam Negeri

Kementerian Hukum dan HAM

Kementerian Perhubungan

Badan Pusat Statistik

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika

Badan Intelijen Negara

Badan Siber dan Sandi Negara

sumber : https://sscndikdin.bkn.go.id/faq

 

0

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR PENERIMAAN IPDN 2018

TAHAPAN SELEKSI DAN PROSEDUR
Sebelum menjadi Calon Praja IPDN maka para calon peserta diwajibkan untuk mendaftar dan mengikuti semua tahapan tes yang akan diujikan. Jika para pendaftar/peserta di tiap tes nya sampai dengan tes akhir memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan maka dapat dinyatakan lulus sebagai calon praja IPDN. Begitu pula sebaliknya jika salah satu item Tahapan Tes Yang diujikan ada yang GAGAL/GUGUR atau Tidak Memenuhi Syarat maka dinyatakan GAGAL karena sistem tahapan tes yang dilakukan IPDN dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) baru menggunakan sistem GUGUR.
 
TAHAPAN DAN MATERI SELEKSI:

  1. Pendaftaran dengan Sistem Elektronik;
  2. Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT);
  3. Tes Kesehatan Daerah;
  4. Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran;
  5. Tes Pantukhir (di IPDN Jatinangor) meliputi :
    • Verifikasi Faktual Dokumen Ddministrasi
    • Tes Kesehatan Pusat
    • Tes Kesamaptaan
    • Wawancara

Bagan alur tahapan seleksi/tes dapat dilihat pada bagan berikut :

Keterangan :

  1. CAPRA : Calon Praja Peserta Seleksi Tes Masuk IPDN
  2. SPCP : Seleksi Penerimaan Calon Praja yang pendaftaran dan pengumuman dilaksanakan secara online melalui alamat : https://spcp.ipdn.ac.id
  3. TKD : Test Kompetensi Dasar dengan menggunakan sistem CAT (Computer Assesment Test)
  4. Pantukhir : Penentuan Akhir
  5. PUSKES TNI : Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI
  6. DISJAS AD : Dinas Jasmani Angkatan Darat
  7. JASDAM : Jasmani Daerah Militer di Tingkat Komando Daerah Militer (KODAM)
  8. JASREM : Jasmani Komando Resort Militer (KOREM)
  9. Dinas Psikologi Angkatan Darat
  10. Tim Kemendagri adalah Tim Wawancara Pantukhir CAPRA IPDN yang dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri yang terdiri dari:
    • Menteri Dalam Negeri
    • Para Pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kemendagri
    • Rektor IPDN, Wakil Rektor IPDN, Para Pembantu Rektor, Para Kepala Lembaga dan Para Deka
    • Kementerian PAN dan RB
    • Badan Kepegawaian Negara
    • Komisi Pemberantasan Korupsi
    • Mabes TNI – Cilankap
    • Dinas Psikologi TNI AD
    • Dinas Jasmani TNI AD

PENGUMUMAN

1.Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi
2.Pengumuman Daftar Kode Billing
3.Pengumuman Daftar Peserta Belum Membayar PNBP TKD
4.Tes Kompetensi Dasar (TKD)
5.Tes Kesehatan Daerah
6.Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran
7.Tes Penentuan Akhir (Pantukhir)

 

 a.Verifikasi Faktual Dokumen
 b.Tes Kesehatan Pusat
 c.Tes Kesamaptaan
 e.Wawancara

Sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

PENDAFTARAN IPDN 2018

PENDAFTARAN DENGAN SISTEM ELEKTRONIK

  1. Persyaratan Pendaftaran
  1. Persyaratan Umum:
a.Warga Negara Indonesia;
b.Usia peserta seleksi minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2018.
c.Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm.
  1. Persyaratan Administrasi
a.Berijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) termasuk lulusan paket C dengan ketentuan:
1)Nilai rata-rata Ijazah minimal 70,00 (tujuh puluh koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
2)Khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Nilai rata-rata Ijazah minimal 65,00 (enam puluh lima koma nol-nol) dari masing-masing Nilai Rata-Rata Rapor dan Nilai Ujian Sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018;
b.KTP-el bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP-el. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau KK menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el dengan NIK yang sama pada saat mendaftar pada website https://sscndikdin.bkn.go.id;
c.Surat keterangan dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018;
d.Surat elektronik/e-mail yang masih aktif;
e.Pas photo.
  1. Persyaratan Khusus:
a.Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
b.Tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pendaftar pria, kecuali karena ketentuan agama/adat;
c.Tidak bertato atau bekas tato;
d.Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak;
e.Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan;
f.Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya secara tidak hormat;
g.Apabila pendaftar dinyatakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN, maka pendaftar:
1)Bersedia untuk tidak Menikah/Kawin selama mengikuti pendidikan;
2)Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia;
3)Bersedia ditempatkan pada seluruh kampus IPDN;
4)Bersedia mentaati segala Peraturan yang berlaku di IPDN;
5)Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan atau menjual belikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual.
h.Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas.
i.Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada webiste http://spcp.ipdn.ac.id

 

  1. Mekanisme Pendaftaran
1.Pendaftaran peserta calon Praja IPDN Tahun 2018 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon Siswa-Siswi/Taruna-Taruni pendidikan tinggi kedinasan mulai tanggal 9 s.d 30 April 2018;
2.Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://sscndikdin.bkn.go.id;
3.Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada website https://sscndikdin.bkn.go.id, selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah/mengupload dokumen sebagaimana tercantum dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2018 ke website https://spcp.ipdn.ac.id mulai tanggal 10 April s.d. 2 Mei 2018;
a. Mengisi biodata Calon Peserta Seleksi;
b. Mengunggah Scanning dokumen sebagai berikut:
1)KTP asli bagi peserta yang berusia diatas 17 Tahun atau Kartu Keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum 1 MB);
2)Ijazah/STTB asli atau photocopy yang dilegalisasi (diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1 MB);
3)Surat keterangan asli berstempel sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/2018 yang ditandatangani Kepala Sekolah atau pejabat berwenang;
4)Pasphoto berwarna (tidak hitam putih) menghadap kedepan, tampak muka, tidak memakai kacamata. Ukuran foto 4×6 cm ( 400×600 pixel), maksimal 500 KB dengan format jpg.
c. Antara dokumen KTP atau KK dan Ijazah/STTB mencantumkan data yang sama untuk nama dan tempat tangal lahir;
4.Apabila pendaftar tidak memenuhi ketentuan persyaratan administrasi pendaftaran diatas maka pendaftar dinyatakan gugur.

 
III. Lain – Lain

1.Pelaksanaan SPCP IPDN Tahun 2018 tidak dipungut biaya, kecuali tahap TKD dikenakan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) TKD sebesar Rp.50.000 perorang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Badan Kepegawaian Negara. Pembayaran biaya TKD akan diinformasikan lebih lanjut sebelum pelaksanaan TKD;
2.Biaya SPCP IPDN Tahun 2018 dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018;
3.Apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah tidak benar dan termasuk dalam delik penipuan.

sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

JADWAL SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2018

JADWAL SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2018

NO URAIAN KEGIATANTANGGALTEMPAT
1.Pendaftaran Online Calon Peserta Pendidikan Kedinasan9 – 30 April 2018Website SSCN BKN (https://sscndikdin.bkn.go.id)
2.Memasukan Dokumen Persyaratan dan Seleksi Administrasi Calon Praja IPDN10 April – 2 Mei 2018Website SPCP IPDN (http://spcp.ipdn.ac.id)
3.Pengumuman Online Lulus Hasil Seleksi Administrasi4 Mei 2018Website SPCP IPDN
4.Verifikasi Administrasi PNBP Peserta TKD5 – 16 Mei 2018Website SPCP IPDN
5.Pengumuman Hasil Verifikasi PNBP / Pengumuman Peserta TKD5 – 17 Mei 2018Website SPCP IPDN
6.Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar21 – 31 Mei 2018Ibukota Provinsi
7.Pengumuman Hasil TKD26 Juni 2018Website SPCP IPDN
8.Pelaksanaan Tes Kesehatan Daerah3 – 7 Juli 2018Ibukota Provinsi
9.Pengumuman Hasil Tes Kesehatan Daerah11 Juli 2018Website SPCP IPDN
10.Pelaksanaan Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran27 – 28 Juli 2018Ibukota Provinsi
11.Pengumuman Hasil Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran4 Agustus 2018Website SPCP IPDN
12.Penerimaan Peserta Pantukhir dan Verifikasi Faktual Dokumen10 – 14 Agustus 2018IPDN Jatinangor
13.Pengumuman Hasil Verifikasi Faktual Dokumen16 Agustus 2018
14.Tes Kesehatan Pusat17 – 26 Agustus 2018
15.Tes Kesamaptaan18 – 27 Agustus 2018
16.Tes Wawancara28 – 30 Agustus 2018
17.Pengumuman Hasil Pantukhir (Kesehatan, Kesamaptaan dan Wawancara)31 Agustus 2018

sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

SPCP IPDN TAHUN 2018

SELAMAT DATANG PESERTA SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA (SPCP) IPDN TAHUN 2018

  1. Dasar Seleksi

Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Tahun 2018 diselenggarakan berdasarkan.

  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Standar Operasional Prosedur Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri
    Lampiran : Pedoman Penerimaan Calon Praja 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tahun 2017 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tahun 2018 Tentang Penetapan Kebutuhan Calon Praja Pada Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018
  • Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor …… Tahun 2018 Tentang Pedoman Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor ….. Tentang Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2018

Penerimaan calon Praja IPDN dilakukan melalui proses seleksi secara nasional dengan menggunakan sistem online terkait dengan informasi tentang jadwal seleksi, persyaratan pendaftaran, pendaftaran calon, informasi tentang materi dan tempat pelaksanaan tes. Untuk itu kepada para peserta seleksi calon Praja IPDN Tahun 2018 untuk membaca secara cermat materi dan jadwal pelaksanaan tes agar dapat mengikuti proses seleksi secara tertib dan lancar

  1. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan pelaksanaan seleksi penerimaan calon Praja IPDN adalah untuk menjaring calon Praja IPDN yang berkualitas dalam hal memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  1. Prinsip Pelaksanaan

Untuk menjaring Calon Praja IPDN yang berkualitas, sistem seleksi penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan secara jujur dalam keseluruhan tahapan seleksi, transparan terkait keseluruhan tahap dan informasi hasil tes kepada seluruh peserta tes dan masyarakat melalui media online, adil tanpa membedakan agama dan asal usul, akuntabel dalam arti keseluruhan hasil tes dapat dipertanggungjawabkan.
Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN tidak dipungut biaya, dan apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Calon Praja IPDN Tahun 2018 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia penyelenggara seleksi tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.
Sistem Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan dengan sistem gugur pertahapan tes. Artinya, bagi peserta seleksi yang lulus pada setiap tahapan tes akan dipersilahkan mengikuti tahapan tes berikutnya.

  1. Mekanisme Seleksi

Materi seleksi penerimaan calon Praja IPDN tahun 2018 terdiri dari : pertama, Seleksi Administrasi terkait dengan Persyaratan Administrasi yang dipersyaratkan; dan kedua, Materi Tes. Materi Tes terdiri dari : Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan menggunakan sistem CAT oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN); Tes Kesehatan oleh Pusat Kesehatan TNI; Tes Psikologi, Integritas dan Kejujuran oleh Dinas Psikologi Angkatan Darat; dan Tes Pantukhir oleh Tim Seleksi.
sumber : spcp.ipdn.ac.id

0

PASSING GRADE CAT CPNS 2018

PASSING GRADE CAT CPNS 2018
Nilai passing grade ini sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB No. 22/2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi CPNS pada tahun 2018. Para pelamar yang mengikuti SKD harus memenuhi nilai ambang batas atau passing grade.
Berikut nilai ambang batas TKD CPNS 2018.

  1. TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) = 75
  2. TIU (Tes Intelegensia Umum) = 80
  3. TKP (Tes Karakteristik Pribadi) = 143

Bagi pelamar yang memenuhi nilai passing grade berpeluang lolos mengikuti tahap selanjutnya, yakni tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Dari semua pelamar yang lolos SKD, yang bisa mengikuti SKB hanya beberapa pelamar saja. Hanya tiga kali dari jumlah kuota formasi saja yang bisa mengikuti SKB.
Misalnya, ada 400 pelamar dinyatakan lolos passing grade SKD, namun formasi yang dibutuhkan adalah 50 kuota, maka pelamar yang dinyatakan bisa mengikuti SKB adalah 150 orang pelamar yang lolos passing grade.
Dari 100 soal yang diujikan, TWK ada 30 soal dan setiap jawaban yang benar nilainya 5 atau nilai maksimal 150 dan minimal 0. Untuk TIU ada 30 soal jika jawaban benar nilai 5 atau nilai maksimal 150 dan minimal 0. Untuk penilaian TKP ada 40 soal, untuk kelompok soal ini, tidak ada nilai nol untuk setiap jawaban. “Nilainya berkisar antara 1–5, sehingga kalau dijawab, minimal nilainya 40 dan maksimal 200.

0

KUMPULAN SOAL TKD TES MASUK SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

KUMPULAN SOAL TKD TES MASUK SEKOLAH KEDINASAN TAHUN 2018

Diterima menjadi siswa sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) adalah impian dari setiap siswa/i kelas 12 SMA/MA/SMK. Sekolah Kedinasan memang merupakan salah satu sekolah yang paling banyak diminati siswa/i di Indonesia disamping Perguruan Tinggi favorit pada SBMPTN.

Tetapi agar bisa diterima di sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) tentunya tidak semudah seperti membalik telapak tangan, butuh persiapan baik fisik maupun mental. Persiapan yang baik perlu adik-adik lakukan sebelum kemudian memutuskan untuk mendaftar menjadi siswa calon sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG).

Disini kami akan khusus membahas tentang Tes Seleksi Masuk sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) Tahun 2018, silahkan adik-adik baca dengan saksama dan teliti, semoga tulisan ini bisa menjadi referensi bagi adik-adik kami dari seluruh penjuru tanah air.

Sebelum kita melangkah lebih jauh, adik-adik tentunya harus terlebih dahulu mengetahui materi-materi apa saja yang akan diujikan dalam Tes Seleksi Penerimaan Calon SISWA sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) Tahun Ajaran 2018 / 2019.

Materi-materi tes tersebut adalah sebagai berikut (klik untuk info lengkapnya)

  1. Tes Wawasan Kebangsaan sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) 2018
  2. Tes Intelegensia Umum sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) 2018
  3. Tes Karakteristik Pribadi sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) 2018
  4. Tes Integritas dan Kejujuran sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) 2018

Kami http://www.pascaldaddy512.net menyediakan SOFT COPY KUMPULAN SOAL TES sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) yang bisa adik-adik dapatkan melalui alamat email adik-adik masing-masing.

Kenapa kami menyediakan Softcopy Kumpulan Soal Tes sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) ?

  • Kami telah menjual Soft Copy KUMPULAN Soal Tes Sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) ini sejak tahun 2014 yang lalu dan  Softcopy ini banyak membantu persiapan untuk menghadapi Tes Seleksi Calon sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG).
  • Soal-soal ini telah terbukti sangat membantu persiapan adik-adik semua. Jadi tunggu apa lagi, segera hubungi kami segera di 08116725757 (TOPAZ) untuk keterangan lebih lengkap.
  • Soal-soal yang ada dalam Softcopy ini telah mencakup seluruh Materi Tes yang akan diujikan di Tes Seleksi Penerimaan CALON SISWA sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG).

Apa yang adik-adik dapatkan ? 

  1. Adik-adik akan mendapatkan Soal Tes Integritas dan Kejujuran
  2. Adik-adik akan mendapatkan 100 soal Tes Karakteristik Pribadi
  3. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tes Sinonim (Tes Intelegensi Umum)
  4. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tes Antonim (Tes Intelegensi Umum)
  5. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tes Analogi (Tes Intelegensi Umum)
  6. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tes Penalaran Logis (Tes Intelegensi Umum)
  7. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tes Spasial Gambar (Tes Intelegensi Umum)
  8. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tes Deret Bilangan (Tes Intelegensi Umum)
  9. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Bahasa Indonesia (Tes Intelegensi Umum)
  10. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Bahasa Inggris (Tes Intelegensi Umum)
  11. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Matematika (Tes Intelegensi Umum)
  12. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Pengetahuan Umum (Tes Wawasan Kebangsaan)
  13. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tentang Undang-undang (Tes Wawasan Kebangsaan)
  14. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Tata Negara (Tes Wawasan Kebangsaan)
  15. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Sejarah (Tes Wawasan Kebangsaan)
  16. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Kebijakan Pemerintah (Tes Wawasan Kebangsaan)
  17. Adik-adik akan mendapatkan 100 Soal Kewarganegaraan (Tes Wawasan Kebangsaan)
  • Total soal yang akan adik-adik dapatkan adalah 1700 Soal.
  • Total halaman jika diprint lebih dari 300 halaman
  • Semua soal lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya.

Berapa uang yang harus saya keluarkan untuk mendapatkan Soft Copy KUMPULAN Soal TKD sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) TAHUN 2018 tersebut ?

  • Adik-adik cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 250.000,- 

Prosesnya Pemesanannya Bagaimana ?

  • Setelah adik-adik transfer biaya diatas adik-adik bisa konfirmasi melalui SMSke nomer 08116725757 dengan format : Nama # Sudah Transfer Rp 250.000,- ke BCA/BNI/BRI

contoh SMS : TOPAZ # KUMPULAN SOAL TKD# sudah transfer Rp 250.000 ke Rekening BCA

HARAP TRANSFER DENGAN KODE UNIK AGAR MUDAH DILACAK DAN DI PROSES CONTOH : Rp 250.325

Nilai yang harus adik-adik transfer Rp. 250.000 (ditambah 3 digit no HP terakhir adik-adik). Misalkan 3 digit terakhir no HP adik-adik adalah 325, maka adik-adik transfer sejumlah Rp 250.325,- Sistem ini untuk memudahkan dan mempercepat pengecekan saja.

Kapan saya menerima soal tersebut ?

  • Setelah adik-adik melakukan transfer silahkan langsung konfirmasi ke nomor 08116725757 sesuai dengan format diatas.
  • Setelah transfer saya cek dan sudah saya terima maka saya akan memberi adik-adik PASSWORDuntuk mendownload Softcopy Kumpulan soal sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) ini.
  • Silahkan adik-adik buka link berikut untuk mendownload Softcopy KUMPULAN SOAL sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) ini >>>>> http://pascaldaddy512.net
  • Setelah adik-adik menerima PASSWORD harap segera download Softcopy sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) ini sebab password akan kami ganti setiap harinya.

Kemana saya melakukan Pembayaran ?

Pembayaran dapat adik-adik lakukan dengan transfer ke bank :

  • BCA nomer rekening : 1950947191
  • BNI nomer rekening : 0340100950
  • BRI nomer rekening : 0336-01-092728-50-2

Semua Rekening atas nama : Togi parsaoran S Pasaribu, S.Pd

Semoga dengan soal ini adik-adik bisa memperkirakan jenis soal seperti apa yang akan diujikan pada Seleksi Masuk sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) Tahun 2018. Jika adik-adik ingin bertanya tentang Soft Copy Soal Tes Masuk sekolah Kedinasan (IPDN, PKN-STAN, STIS, STTD, STIN, AIM/POLTEKIP, STMKG) ini adik-adik bisa menghubungi nomer 08116725757 (TOPAZ)