0

BIMBEL PROGRAM KHUSUS KELAS KEDOKTERAN 2020

Pendidikan menjadi suatu kebutuhan yang tingkatannya bisa dikatakan menjadi kebutuhan pokok. Pendidikan yang baik akan memberikan kontribusi yang besar bagi keberhasilan setiap insan di masa depan. Perkembangan iptek dewasa ini semakin cepat, sesungguhnya menunjukkan betapa ketatnya persaingan hidup sekarang ini. Kita dituntut untuk semakin mengoptimalkan kemampuan yang kita miliki demi kelangsungan hidup kita di masa depan.

Perguruan tinggi adalah salah satu lembaga penyedia jasa sekaligus sebagai lembaga pendidikan tertinggi yang memberikan pelayanan pendidikan. Pelayanan pendidikan di perguruan tinggi  dilakukan oleh pemerintah dan juga pihak swasta. Seperti kita ketahui bersama tidak semua perguruan tinggi mempunyai kredibilitas yang sama. Nilai Akreditasi universitas/Institut  yang dikeluarkan oleh pemerintah menjadi salah satu tolok ukur masyarakat untuk memilih perguruan tinggi.

Menjadi mahasiswa di perguruan teringgi favorit menjadi incaran semua peserta didik dan juga keinginan para orang tua siswa pada umumnya. Pertumbuhan jumlah calon mahasiswa jauh lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan daya tampung PTN, akibatnya persaingan untuk mendapatkan kursi di PTN pun semakin ketat terlebih lagi di fakultas / jurusan favorit seperti Fakultas Kedokteran (FK).

Meskipun demikian sengitnya persaingan masuk di PTN, namun bukan suatu hal yang mustahil untuk menembusnya. Melalui usaha, kerja keras, dan motivasi siswa yang kuat,  serta bimbingan serta arahan dari pengajar terbaik dan diiringi doa kita semua, maka menjadi mahasiswa di jurusan ternama dan terbaik bagi putra/ putri Anda pasti dapat terwujud.

Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning (LBB-QL) Medan membuka Prosus Kelas Kedokteran Bergaransi sebagai berikut :

Program Khusus  Kelas Kedokteran (PROSUS KK)

Program khusus Kelas Kedokteran dilaksanakan selama satu tahun penuh yang dilakukan dalam 2 (Dua) dua tahap, yaitu:

Tahap Pertama

Penanaman Konsep dan Materi (Awal semester 1 sd Desember 2019)

Hari belajar          ; Senin – Kamis , Diskusi Jumat dan Sabtu (Try Out Online)

Jam Belajar         : 15.00 – 16.30 (Les Pertama) dan 16:45 – 18.15 (Les Kedua)

Tahap Kedua

Pemantapan Materi (Awal semester 2 hingga menjelang UTBK , SIMAK UI, USM, Mandiri 2020)

Hari belajar          ; Senin – Kamis , Diskusi Jumat dan Sabtu (Try Out Online)

Jam Belajar         : 15.00 – 16.30 (Les Pertama) dan 16:45 – 18.15 (Les Kedua)

Setelah UNBK

Jam Belajar         : 09.00 – 10.30 ( Materi -1); 10.45 – 12.15 ( Materi -2)

                               12.15 – 15.00 (Break)

                               15:00 – 16.30 (Materi -3)

                               16.30 – 16.45 (Break)

                               16.45 – 18.15 (Materi -4)

  Hari Sabtu           : Pemantil/Try Out Online 09.00 – 12.15

Dengan mengikuti Program Khusus KK (Bergaransi) kami memberikan jaminan  LULUS dan apabila TIDAK LULUS FK, UANG JAMINAN KEMBALI 50 %.(SuratPerjanjian Bermeterai)

Kelebihan Program Khusus Program Kelas Kedokteran (Bergaransi) adalah ;

  1. Timpengajar yang berpengalaman lebih dari 15 tahun dibidangnya, terdiri dari Dosen PTN , PTS ternama. Berpendidikan hingga Magister (S2) di bidangnya.
  2. Pengajar peraih juara Olimpiade Guru se-Sumatera Utara.
  3. Pelayanan ilmiah (Belajar & Diskusi) dilakukan setiap hari kerja dari Pkl. 14.00 Wib–
    21.00. Wib
  4. Kegiatan belajar terjadwal, dan pemberian laporan kemajuan belajar setiap 1 bulan sekali.
  5. Pelayanan diskusi dapat dilakukan bukan hanya secara berkelompok tetapi juga secara
    pribadi.
  6. Ruang belajar yang nyaman Full AC, Wifi, dan suasana belajar yang menyenangkan Maksimal 6 (enam) orang siswa per kelas
Untuk informasi dan Pendaftaran : 
LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR QUANTUM LEARNING (LBB-QL)
JL. ABDULLAH LUBIS NO. 18H MEDAN BARU
CP. 081269438538, 081262017001 (Bang Topaz)

Iklan
0

SOAL UTBK 2019

Mulai tahun 2019, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).  UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019. UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.

Pelaksana UTBK dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT adalah satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia. Keunggulan pelaksanaan UTBK oleh LTMPT antara lain: tes dilakukan lebih dari 1 (satu) kali, peserta mengikuti maksimal 2 (dua) kali tes, dan hasil tes diberikan secara individu 10 (sepuluh) hari setelah pelaksanaan tes.

Agar dapat lulus pada SBMPTN 2019 adik-adik harus memiliki nilai UTBK di atas 700 supaya aman dan harus sering berlatih soal-soal  seperti  berikut ini:

  1. Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 110 klik disini
  2. Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 210 klik disini
  3. Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 310 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 110 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 310 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 210 klik disini

  1. Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 001 klik disini
  2. Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 002 klik disini
  3. Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 003 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Potensi Skolastik (TPS) 001 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Saintek (TKA) 002 klik disini

Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik Soshum (TKA) 003 klik disini

Demikian dulu yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat!

password: pascaldaddy512.com

0

TRY OUT MARATHON UTBK TAHUN 2019

Bagi adik-adik pelajar SMA/MA/SMK dan Alumni yang  ingin melakukan latihan persiapan menghadapi UTBK Tahun 2019 Tahap I dan Tahap II dapat mengikutinya melalui link www.olimpiadeutbk.com. Try out ini dapat terselenggara atas kerjasama Operator Tri (https://tri.co.id), Bimbingan Belajar Quantum Learning (www.bimbelql.com), dan Indosistem (www.indosistem.com). Harapan kami adik2 dapat berlatih secara mandiri dan kontinu mulai tanggal 22 April 2019 s.d. 31 April 2019 dan dilanjutkan kembali pada bulan Mei 2019. Try Out dibagi atas 3 Sesi yaitu: Pagi, Siang dan Malam. Untuk lebih lengkapnya adik2 dapat mendownload brosurnya disini

0

CONTOH SOAL UTBK 2019

CONTOH SOAL UTBK 2019

Selamat datang di pascaldaddy512.com buat adik-adik pejuang UTBK (ujian Tulis Berbasis Komputer) 2019. UTBK adalah jalan masuk bagi kamu untuk mendaftar di SBMPTN 2019. UTBK itu sendiri dibuat dua tahap/gelombang. Peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua. Pendaftaran UTBK : Gelombang Pertama tanggal 01 – 24 Maret 2019 dan Gelombang Kedua tanggal 25 Maret – 01 April 2019.

Waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama tanggal 13 April – 4 Mei 2019 dan waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang kedua tanggal 11 Mei – 26 Mei 2019. Untuk persiapan menghadapi tes tersebut pihak panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (selanjutnya disebut LTMPT) telah menyediakan bahan sebagai berikut:

Contoh Soal UTBK 2019

  1. Contoh_Tes_UTBK_TPS_TKA_Saintek -àSelengkapnya untuk mendownload prediksi soal klik disini. 
  2. Contoh_Tes_UTBK_TPS_TKA_Soshum-àSelengkapnya untuk mendownload prediksi soal klik disini. 
0

INFORMASI UJIAN TULIS BERBASIS KOMPUTER (UTBK) 2019

Informasi UTBK 2019

TUJUAN UTBK

  1. Memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu.
  2. Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti tes secara fleksibel dalam memilih waktu dan lokasi tes.

Ketentuan Umum

Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK maksimal 2 (dua) kali, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. UTBK kelompok Saintek satu kali dan kelompok Soshum satu kali; atau kelompok Saintek dua kali; atau Kelompok Soshum dua kali.
  2. Peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua. Pendaftaran UTBK : Gelombang Pertama tanggal 01 – 24 Maret 2019 dan Gelombang Kedua tanggal 25 Maret – 01 April 2019. Waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama tanggal 13 April – 4 Mei 2019 dan waktu pelaksanaan Tes untuk peserta pendaftar gelombang kedua tanggal 11 Mei – 26 Mei 2019.
  3. Peserta yang ingin mengikuti tes dua kali harus mendaftar di gelombang pertama dan gelombang kedua (waktu pendaftaran dan pelaksanan tes seperti tertera di butir 2).PERHATIAN:

PESERTA YANG MENDAFTAR HANYA DI GELOMBANG KEDUA HANYA MENGIKUTI 1 (SATU) KALI TES PADA TANGGAL 11 MEI – 26 MEI 2019.

PERSYARATAN UTBK

  1. Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 pada tahun 2019 atau peserta didik Paket C tahun 2019.
  2. Lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat tahun 2017 dan 2018 atau lulusan Paket C tahun 2017 dan 2018.
    Membayar biaya UTBK.

Tahapan Mengikuti UTBK

  1. Mendaftar melalui laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id Menggunakan NISN dan NPSN untuk mendapatkan username dan password.
  2. Mengunggah pas foto berwarna terbaru, mengisi data, memi- lih jenis dan sesi ujian, serta lokasi Pusat UTBK PTN untuk mendapatkan slip pembayaran UTBK.
  3. Membayar di Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN menggunakan slip pembayaran kecuali bagi pendaftar Bidikmi- si. Pembayaran harus dilakukan paling lambat 1 x 24 jam.
  4. Melakukan login ke laman pendaftaran di https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id untuk mencetak Kartu Peserta UTBK.
  5. Mengikuti UTBK sesuai dengan hari, tanggal, sesi, dan lokasi Pusat UTBK PTN yang dipilih.

JENIS TES
UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian.

  1. TPS mengukur kemampuan kognitif yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.
  2. TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi. TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kelompok Ujian (Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi:)

  1. Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TPS dan TKA Saintek (Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi);
  2. Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TPS dan TKA Soshum (Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi).
  3. Setiap peserta dapat memilih kelompok ujian Saintek dan/atau Soshum.

BIAYA UTBK

  1. Biaya yang ditanggung oleh peserta sebesar Rp200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) setiap mengikuti tes.
  2. Biaya UTBK dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN.
  3. Biaya yang sudah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.
  4. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan lolos persyaratan tidak dipungut biaya.

 

Jadwal UTBK   LTMPT_Leaflet_UTBK_2019

PENYELENGGARAAN UTBK 2019:

  1. Pada hari Sabtu atau Minggu, sebanyak 10 kali.
  2. Setiap hari terdapat dua sesi tes, yaitu pagi dan siang sebanyak 20 sesi (kecuali hari libur nasional).

JADWAL KEGIATAN UTBK 2019:

  1. Pendaftaran UTBK : 01 Maret – 01 April 2019
  2. Pelaksanaan UTBK : 13 April – 26 Mei 2019
  3. Pengumuman Hasil UTBK : Paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.
0

UTBK (UJIAN TULIS BERBASIS KOMPUTER) 2019

Pada pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Kemristekdikti mengubah seleksi masuk perguruan tinggi negeri atau PTN. Perubahan untuk 2019 ini sama sekali berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Untuk tahun depan, bukan mahasiswa datang ke kampus untuk mendaftar, tetapi dilakukan tes lebih dahulu. Nilai yang didapat digunakan mendaftar,” ujar Menristekdikti, Mohamad Nasir, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018. Penerimaan mahasiswa baru, menurut Menteri Nasir, tidak lagi dilaksanakan panitia seleksi. Pelaksanaannya, dilakukan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT yang merupakan lembaga nirlaba.

Penyelenggaraan tes PTN sama halnya dengan tes seperti TOEFL ataupun IELTS. Hasil tes tersebut berlaku selama satu tahun dan digunakan masuk PTN yang masing-masing memiliki batas nilai kelulusan. Dijelaskannya, pola seleksi masuk PTN 2019 akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN dengan daya tampung minimal 20 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN minimal 40 persen dan seleksi mandiri maksimal 30 persen dari kuota daya tampung tiap program studi di PTN. Karena pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), maka metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan. UTBK berbasis android sementara belum diterapkan, karena masih dikembangkan.

“Memang ada perubahan dari tahun sebelumnya, yang mana kuota untuk SNMPTN minimal menjadi 30 persen turun jadi 20 persen,” ujar Nasir. Materi tes yang dikembangkan dalam UTBK 2019 yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan kelompok ujian Saintek atau Soshum. Bagi program studi keolahragaan dan atau seni cukup mengunggah dokumen prestasi atau portofolio saja, tidak ada Ujian Keterampilan (UK). “Model tes seperti ini lebih memberikan rasa keadilan pada siswa,” kata Menteri Nasir.

Ketua LTMPT, Ravik Karsidi, mengatakan pelaksanaan UTBK dilakukan beberapa kali dan hasilnya akan diinformasikan kepada peserta dan PTN tujuan. “Pelaksanaannya dilakukan 24 kali dalam satu tahun, sepanjang periode Maret hingga Juni,” kata Ravik. Ravik menjelaskan, tidak ada tes berbasis kertas. Setiap siswa memiliki kesempatan dua kali untuk ikut tes. Setiap tes, akan dikenakan biaya Rp 200 ribu dan calon mahasiswa bisa memilih dua PTN.

Ditambahkannya, masing-masing PTN pada SBMPTN 2019 menentukan sendiri batas nilainya. Yang membedakan adalah kriteria khusus atau pertimbangan prestasi. Hal ini ditentukan oleh rektor PTN yang bersangkutan. “Untuk tahun depan akan diikuti 85 PTN dan dilakukan di daerah masing-masing,” kata Ravik.