0

RENCANA PENGAWASAN AKADEMIK (RPA) DAN RENCANA PENGAWASAN MANAJERIAL (RPM)

A. Rencana Pengawasan Akademik (RPA)

Rencana pengawasan akademik merupakan kegiatan supervisi tatap muka pengawas sekolah setiap minggu dengan sasaran guru binaan secara individu maupun kelompok melalui pembinaan, pendampingan dan supervisi klinis, serta pembimbingan dan pelatihan guru sesuai dengan kompetensi dan tugas pokok guru yang merupakan uraian kegiatan dalam aspek/materi program semester pengawasan.

Format  3.5 Contoh Rencana Pengawasan Akademik (RPA)

A. Aspek/masalah : pembinaan guru u nt uk menyusun perencanaan pembelajaran                                             sesuai dengan ketentuan

B. Tujuan                : Meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perencanaan                                             pembelajaran sesuai  dengan ketentuan

C. Indikator           : 1.  Guru mampu menyusun perencanaan pembelajaran sesuai                                                     dengan ketentuan.

2.  Guru memenuhi dokumen perencanaan pembelajaran sesuai                                                dengan  kebutuhan pembelajaran setiap semester.

D. Waktu               : Agustus 2015, pukul 09.00–15.00

E. Tempat              : …………………………………

F. Strategi/metode kerja/teknik supervisi: Workshop dan tugas mandiri

G. Skenario Kegiatan :

  1. Pertemuan Awal (60 menit)
  •          Kepala sekolah menjelaskan tujuan workshop.
  •          Kepala  sekolah   memberikan  motivasi  kepada  peserta workshop.
  •          Kepala sekolah menyampaikan informasi perkembangan terakhir tentang                 hasil penyusunan perencanaan pembelajaran.
  1. Pertemuan Inti (4 x 60 menit)
    • Pengawas  sekolah   menjelaskan   konsep   penyusunan perencanaan pembelajaran sesuai dengan ketentua
    • Pengawas sekolah  membagikan  lembar  kerja  tentang perencanaan pembelajara
    • Pengawas sekolah  melakukan  pembimbingan  kelompok secara merat
    • Guru mempresentasikan hasil kerja kelompok.
    • Pengawas  sekolah   dan   kelompok   lain   memberikan tanggapan presentasi hasil kerja kelompok.
  2. Pertemuan Akhir (60 menit)
    • Pengawas  sekolah   mengonfirmasikan   hasil   presentasi kelompok.
    • Guru  melakukan   refleksi   hasil   kerja   kelompok   untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya.
    • Pengawas sekolah memberikan tugas mandiri untuk menyempurnakan hasil kerja penyusunan perencanaan pembelajaran.
    • Pengawas sekolah melakukan refleksi pelaksanaan pembinaan.

H. Sumber Daya:

    1. SK/KI dan KD mata pelajaran
    2. Permendikbud tentang standar proses
    3. Lembar kerja guru
    4. LCD
    5. Komputer
    6. Perangkat lain yang dibutuhkan

I. Penilaian dan Instrumen:

A. Penilaian   : Produk guru berupa perencanaan pembelajaran

B. Instrumen : Format evaluasi penyusunan perencanaan pembelajaran (sesuai                                           dengan standar proses)

J. Rencana Tindak Lanjut: Pengawas sekolah melakukan monitoring dan   evaluasi   hasil                                                kerja guru   dalam menyusun perencanaan pembelajaran.

……………………., 20……

Mengetahui,

Koordinator Pengawas Sekolah,                                                   Pengawas Sekolah,

……………………………….                                                                    ……………………………….

NIP                                                                                                      NIP

B.  Rencana Pengawasan Manajerial (RPM)

Rencana pengawasan manajerial merupakan kegiatan supervisi tatap muka pengawas sekolah /madrasah dengan kepala sekolah binaan secara individu maupun kelompok (MKKS) dan melalui pembinaan, pendampingan, focus group discussion (FGD), dan benchmarking sesuai dengan tugas pokok dan kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah.

Format 3.6 RENCANA PENGAWASAN MANAJERIAL (RPM)

A. Aspek/Masalah                                    :

B. Tujuan                                                         :

C. Indikator                                                     :

D. Waktu                                                          :

E. Tempat                                                         :

F. Strategi/metode kerja /teknik supervisi:

G. Skenario Kegiatan

  1. Pertemuan Awal (20 menit)

(a) Pengawas  sekolah   menyampaikan   tujuan   penyusunan program sekolah.

(b) Pengawas sekolah mengingatkan tim pengembang program sekolah agar dalam                menyusun  program sekolah mengacu pada hasil EDS dengan memprioritaskan                kelemahan- kelemahannya.

  1. Pertemuan Inti (150 menit)
    1. Pengawas sekolah mengelompokkan tim sesuai dengan SK pembagian tugas penanggung jawab Delapan SN
    2. Pengawas sekolah memberikan lembar kerja untuk diisi kekurangan dan kelebihan pada setiap standar.
    3. Pengawas sekolah meminta penanggung jawab setiap standar untuk menentukan skala prioritas.
    4. Pengawas sekolah melakukan pembimbingan kepada setiap kelompok kerja secara merata.
    5. Setiap kelompok kerja mempresentasikan hasil kerjanya.
    6. Pengawas sekolah   dan    kelompok   lain    menanggapi presentasi.
    7. Setiap kelompok kerja merevisi sesuai dengan masukan dan tanggapan dari pengawas dan kelompok lain.
    8. Ketua diminta menyusun hasil kerja setiap kelompok menjadi program kerja sekolah secara utuh.
  1. Pertemuan Akhir

(a) Pengawas sekolah memberikan penguatan pelaksanaan program kerja sekolah.

(b)  Pengawas sekolah melaksanakan refleksi pelaksanaan pembinaan.

H. Sumber Daya:

    1. EDS
    2. LCD
    3. komputer; dan
    4. perangkat lain yang diperlukan

I. Penilaian dan Instrumen:

    1. Penilaian
    2. Dokumen program sekolah

J. Instrumen

Format observasi dokumen program sekolah

K. Rencana Tindak Lanjut

Pemantauan implementasi dan tindak lanjut program

…..…………………………20……..

Mengetahui:

Koordinator Pengawas Sekolah,                                           Pengawas Sekolah,

………………………………….                                                           ………………………………..

Iklan
0

PROGRAM TAHUNAN PENGAWAS SEKOLAH TAHUN 2019

Pengawas sekolah memiliki tugas pokok untuk melakukan pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan. Pengawas sekolah mempunyai kewajiban untuk:

(1) menyusun program pengawasan, melaksanakan program pengawasan, melaksanakan evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, serta membimbing dan melatih profesional guru;

(2) meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;

(3) menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, nilai agama, dan etika; serta

(4) memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Pengawas Sekolah bertanggung jawab melaksanakan tugas pokok dan kewajiban sesuai dengan yang dibebankan kepadanya. Berdasarkan tanggung jawabnya, Pengawas Sekolah memiliki kedudukan strategis dalam penjaminan mutu pendidikan. Dalam menjalankan tugas pokok yang menjadi tanggung jawab dan wewenangnya, Pengawas Sekolah perlu melakukan tahapan-tahapan yang meliputi penyusunan program pengawasan, pelaksanaan program pengawasan, evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan, serta pembimbingan dan pelatihan profesional guru dan/atau kepala sekolah.

Penyusunan program pengawasan adalah kegiatan pengawas sekolah dalam menyusun program pengawasan akademik dan manajerial, program pembinaan guru dan/atau kepala sekolah, program pemantauan pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan dan program penilaian kinerja guru dan/atau kepala sekolah, serta program pembimbingan dan pelatihan profesional guru dan/atau kepala sekolah.

Dalam menyusun program pengawasan, pengawas sekolah berkewajiban memberikan penjelasan dari pertanyaan berikut.

What    : Apa tujuan dan sasaran pengawasan?

Who      : Siapa yang terlibat dalam pengawasan?

When   : Kapan pengawasan dilakukan?

Where  : Di mana pengawasan dilakukan?

Why      : Mengapa pengawasan dilakukan?

How      : Bagaimana pengawasan dilakukan?

Program pengawasan harus “SMARTERsehingga program pengawasan itu berisi program yang spesifik, dapat diukur ketercapaiannya, sesuai dengan kondisi sekolah binaan, tidak mengada-ada, jelas waktu pelaksanaannya, dapat dinilai secara objektif, dan dapat ditinjau ulang sesuai dengan kebutuhan berbagai kondisi di sekolah, atau dalam panduan kerja ini disebut SMARTER.

SMARTER:

  1. Specific and motivated, artinya  pokok masalah yang  dijadikan program dalam penyusunan program kerja bersifat spesifik, jelas dan terfokus pada pencapaian tujuan. Program kerja yang disusun mampu memotivasi pihak yang terlibat untuk melaksanakannya.
  2. Measureable, artinya program dan kegiatan yang dipilih dapat diukur pencapaiannya. Indikator pencapaian atau keberhasilan sebaiknya bersifat kuantitatif dan/atau dapat diamati.
  3. Achieveable, artinya program dan kegiatan dapat dicapai sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di sekolah.
  4. Realistics, artinya program dan kegiatan yang dipilih sesuai dengan realistis, tidak mengada-ada, dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah dalam pencapaian hasilnya.
  5. Time bound,  artinya  target  waktu  pencapaian  jelas  dalam  setiap langkah.
  6. Evaluated, artinya program dan kegiatan yang  dipilih dapat dinilai secara objektif.
  7. Reviewed, artinya program dan kegiatan yang dipilih dapat ditinjau ulang dan disesuaikan dengan kebutuhan berbagai kondisi di sekolah.

Selanjutnya, yang dilakukan dalam  penyusunan program pengawasan kegiatan adalah menyusun dan memiliki program pengawasan tahunan sekolah binaan yang terdiri atas enam aspek, yaitu: identitas, pendahuluan, evaluasi hasil pelaksanaan program kegiatan pengawasan tahun sebelumnya, program tahunan pengawasan sekolah, program semester pengawasan sekolah, rencana pengawasan akademik (RPA) dan rencana pengawasan manajerial (RPM), penutup, dan lampiran. Adapun sistematika dan petunjuk teknis penyusunan program pengawasan adalah sebagai berikut:

1.   Sistematika Program Pengawasan

HALAMAN JUDUL HALAMAN PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI,

DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR

BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Landasan Hukum
  3. Visi, Misi, dan Tujuan Pengawasan
  4. Sasaran dan Strategi Pengawasan
  5. Alur Kegiatan Pengawasan
  6. Ruang Lingkup Pengawasan
  7. Tujuan dan Manfaat Program Pengawasan

BAB II EVALUASI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN PENGAWASAN TAHUN                         SEBELUMNYA

  1. Identifikasi Hasil Pengawasan (tahun sebelumnya)
  2. Analisis Hasil Pengawasan (tahun sebelumnya)
  3. Tindak Lanjut Hasil Pengawasan sebagai Acuan dalam Penyusunan Program Pengawasan

BAB III PROGRAM TAHUNAN PENGAWASAN SEKOLAH

  1. Program Pembinaan Guru dan/atau Kepala Sekolah
  2. Program Pemantauan Pelaksanaan SNP
  3. Program Penilaian Kinerja Guru dan/atau Kepala Sekolah
  4. Program Pembimbingan  dan  Pelatihan  Profesional  Guru  dan/atau Kepala Sekolah*)

BAB IV PROGRAM SEMESTER PENGAWASAN SEKOLAH

  1. Program Semester (Januari sampai dengan Juni)
  2. Program Semester (Juli sampai dengan Desember)

BAB V RENCANA PENGAWASAN AKADEMIK (RPA) DAN RENCANA PENGAWASAN MANAJERIAL (RPM)

  1. Rencana Pengawasan Akademik (RPA)
  2. Rencana Pengawasan Manajerial (RPM)

BAB VI PENUTUP

LAMPIRAN

*) Dikembangan dan dibuat tersendiri menjadi Program Bimbingan dan Pelatihan Profesional Guru dan Kepala Sekolah.

Berikut ini kami bagikan link download Program Tahunan Kepengawasan kepada Bapak/Ibu Pengawas untuk bisa dijadikan dasar pengembangan lebih lanjut sesuai karakteristik daerah masing-masing.

COVER klik disini

Bab I klik disini

Bab II klik disini

Bab III klik disini

Bab IV klik disini

Bab V klik disini

Bab VI klik disini

Baca juga : Instrumen Supervisi Akademik dan Instrumen Supervisi Manajerial

Demikian dulu  yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat buat semua.

0

Jetpack 7.5 — Jetpack — Essential Security & Performance for WordPress

Jetpack 7.5 is now available for download, and it makes every step of using Jetpack smoother. “Magic Links” simplify logging in to mobile, UI improvements make using Jetpack a whole lot more intuitive, and bug fixes and compatibility improvements keep things working as expected with a range or other hosts and plugins. Here’s more on what’s […]

melalui Jetpack 7.5 — Jetpack — Essential Security & Performance for WordPress

0

PENGELOLAAN SUPERVISI MANAJERIAL

Kemampuan seorang pengawas sekolah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya minimal mempunyai enam dimensi kompetensi, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah yang menegaskan bahwa seorang pengawas harus memiliki 6 (enam) dimensi kompetensi minimal, yaitu kompetensi kepribadian, supervisi manajerial, supervisi akademik, evaluasi pendidikan, penelitian dan pengembangan serta kompetensi sosial.

Permeneg PAN dan RB Nomor 21 tahun 2010 tentang jabatan pengawas dan angka kreditnya mengamanatkan bahwa jabatan fungsional Pengawas Sekolah adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan supervisi akademik dan manajerial pada satuan pendidikan. Regulasi tersebut ditindaklanjuti oleh Peraturan bersamaMenteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan KepegawaianNegara Nomor 01/III/PB/2011, Nomor 6 Tahun 2011 tentang PetunjukPelaksanaan Jabatan FungsionalPengawas Sekolah dan Angka Kreditnya serta PeraturanMenteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 143 Tahun 2014 tentangPetunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah
dan Angka Kreditnya. Unsur-unsur kegiatan dalam supervisi akademik dan manajerial terdiri atas:

1) Penyusunan Program Supervisi;

2) Pelaksanaan Program Supervisi;

3) Evaluasi Hasil Pelaksanaan Program Supervisi;

 4) Membimbing dan Melatih profesional Guru, dan:

 5) Melaksanakan tugas di daerah khusus .

Untukmengetahui sejauhmana prestasi yang dapat diraih oleh jabatan fungsional pengawas sekolah dalam melaksanakan kegiatan unsur-unsur supervisi tersebut, seorang pengawas perlu memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai ruang lingkup tugas dan kriteria kinerja jabatan fungsional pengawas sekolah.

Di sampingitu, perlu juga,memiliki kemampuan berpikir sistematis untuk memiliki Rencana SupervisiManajerial (RPM) berdasarkan hasil identifikasimasalah pada sekolah binaan yangmemberi kontribusi terhadap peningkatanmutu pendidikan.

Adapun regulasi ini sebagaimana telah direvisi dengan Permeneg PAN dan RB Nomor 14 tahun 2016 tentang jabatan pengawas dan angka kreditnya mengamanatkan

bahwa jabatan fungsional Pengawas Sekolah adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenanguntuk melaksanakan kegiatan supervisi akademik dan manajerial pada satuan pendidikan, tindak lanjutnya adalah Surat Edaran antara Kemendikbud dan Kepala BKN No. 01/Tahun 2016 dan No. 01/SE/XII/2016 Tanggal 13 Desember 2016.

Kompetensi pengawas sekolah pada dimensi supervisi manajerial, dalam Permendiknas Nomor 12 Tahun 2007 di atas terdiri dari delapan kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang pengawas sekolah. Secara umum, supervisi manajerial merupakan serangkaian kegiatan profesional yang dilakukan oleh

pengawas sekolah dalam rangka membantu kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan lainnya guna meningkatkan mutu dan efektivitas penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan.

Adapun titik berat supervisi manajerial terletak pada pengamatan aspek-aspek pengelolaan dan administrasi sekolah. Permeneg PAN dan RB Nomor 14 tahun 2016 tentang jabatan pengawas dan angka kreditnya juga mengamanatkan bahwa tugas pokok Pengawas Sekolah adalah melaksanakan tugas supervisi akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputi:

  1. penyusunan program supervisi,
  2. pelaksanaan pembinaan,
  3. pemantauan pelaksanaan 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan,
  4. penilaian, pembimbingan dan pelatihan profesional Guru,
  5. evaluasi hasil pelaksanaan program supervisi, dan
  6. pelaksanaan tugas supervisi di daerah khusus.

Kewajiban Pengawas Sekolah dalam melaksanakan tugas adalah: menyusun program supervisi, melaksanakan program supervisi, melaksakan evaluasi hasil pelaksanaan program supervisi dan membimbing dan melatih profesional Guru.

supervisi manajerial ini membahas tiga hal pokok, yaitu

(1). penggunaan metode dan teknik supervisi manajerial dalam pembinaan sekolah;

(2). pembinaan pengelolaan dan administrasi sekolah berdasarkan manajemen mutu;

      dan

(3). pelaporan hasil pembinaan supervisi manajerial.

Kompetensi yangDiharapkan

Kompetensi Pengawas Sekolah berdasarkan Permendiknas No. 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah yang harus dikuasai oleh seorang pengawas pada dimensi kompetensi supervisi manajerial adalah:

  1. menguasai metode, teknik dan prinsip-prinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah;
  2. menyusun program supervisi berdasarkan visi, misi, tujuan dan program pendidikan di sekolah;
  3. menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi supervisi di sekolah;
  4. menyusun laporan hasil-hasil supervisi dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program supervisi berikutnya di sekolah;
  5. membina kepala sekolah dalam pengelolaan satuan pendidikan berdasarkan manajemen peningkatan mutu pendidikan di sekolah;
  6. membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah;
  7. mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah; dan
  8. memantau pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan dan memanfaatkan hasilhasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan akreditasi sekolah.

untuk memudahkan bapak/ibu pengawas sekolah berikut ini kami bagikan link download instrumen manajerial kepengawasan sebagai berikut:

  1. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 1
  2. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 2
  3. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 3
  4. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 4
  5. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 5
  6. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 6
  7. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 7
  8. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 8
  9. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 9
  10. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 10
  11. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 11
  12. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 12
  13. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 13
  14. INSTRUMEN PENGUKURAN KINERJA KEPALA SEKOLAH 14

Baca juga: INSTRUMEN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH

Sampai di sini dulu yang bisa kami bagikan semoga bermanfaat. Salam Pengawas !

0

KUMPULAN SOAL UN SMP

Ujian Nasional SMP  sejak T.P 2018/2019  sudah berbasis komputer (UNBK) ,namun tidak ada salahnya kami membagikan kepada adik-adik pelajar SMP ataupun kepada bapak/ibu guru yang mengajar di SMP kumpulan soal-soal UN model kertas pensil (UNKP) dari beberapa tahun sebelum diberlakukannya UNBK. Kami melihat perlunya latihan yang serius untuk mencapai hasil yang maksimal, untuk itu sebagai bahan latihan kami bagikan link download kumpulan soal-soal UN menurut Tahun dan Mapelnya sebagai berikut :

A.  UN SMP T.P. 2012/2013

B. INDONESIA klik di sini

B. INGGRIS  klik di sini

MATEMATIKA klik di sini

IPA klik di sini

B.  UN SMP T.P 2013/2014

B. INDONESIA klik di sini

B. INGGRIS  klik di sini

MATEMATIKA klik di sini

IPA klik di sini

C.  UN SMP T.P 2014/2015

B. INDONESIA klik di sini

B. INGGRIS  klik di sini

MATEMATIKA klik di sini

IPA klik di sini

D.  UN SMP T.P 2015/2016

B. INDONESIA klik di sini

B. INGGRIS  klik di sini

MATEMATIKA klik di sini

IPA klik di sini

E.  UN SMP T.P 2016/2017

B. INDONESIA klik di sini

B. INGGRIS  klik di sini

MATEMATIKA klik di sini

IPA klik di sini

F.  UN SMP T.P 2017/2018

B. INDONESIA klik di sini

B. INGGRIS  klik di sini

MATEMATIKA klik di sini

IPA klik di sini

0

MATERI AJAR MATEMATIKA 2019

Bagi bapak/ibu guru yang ingin mencari referensi soal-soal untuk bahan ajar di sekolah atau bimbingan belajar/private less bisa mendownload materi/bahan ajar di bawah ini :

  1. LOGIKA MATEMATIKA 1 download disini

  2. LOGIKA MATEMATIKA 2 download disini

  3. LOGIKA MATEMATIKA 3 download disini

  4. LIMIT ALJABAR 1 download disini

  5. LIMIT ALJABAR 2 download disini

  6. SUKU BANYAK-1 download disini

  7. SUKU BANYAK-2 download disini

  8. SUKU BANYAK-3 download disini

  9. FUNGSI KOMPOSISI DAN FUNGSI INVERS 1 download disini

  10. FUNGSI KOMPOSISI DAN FUNGSI INVERS 2 download disini

  11. FUNGSI KOMPOSISI DAN FUNGSI INVERS 3 download disini

Untuk sementara ini dulu ya Guys…..masih berlanjut !

 

0

PERANGKAT PEMBELAJARAN SMP TAHUN 2019

Untuk memudahkan bapak/ibu guru dalam menyiapkan perangkat belajar mengajar di SMP Tahun Pelajaran 2019/2020 berikut ini kami bagikan link download yang sangat bermanfaat bagi anda untuk mempersiapkan perangkat belajar mengajar yang terdiri atas Buku Kerja 1 dan Buku Kerja 2 sebagai berikut:

  1. Perangkat PAI Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  2. Perangkat PKN Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  3. Perangkat B. Indonesia Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  4. Perangkat B. Inggris Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  5. Perangkat Matematika Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  6. Perangkat IPA Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  7. Perangkat IPS Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  8. Perangkat PJOK Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  9. Perangkat PRAKARYA Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini
  10. Perangkat SENI BUDAYA Kelas 7 SMP klik disini, 8 SMP klik disini, 9 SMP klik disini

Baca juga : Perangkat pembelajaran SMA Tahun 2019

Demikian materi perangkat pembelajaran yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat !

0

PERANGKAT PEMBELAJARAN SMA TAHUN 2019

Untuk memudahkan bapak/ibu guru dalam menyiapkan perangkat belajar mengajar di SMA Tahun Pelajaran 2019/2020 berikut ini kami bagikan link download yang sangat bermanfaat bagi anda untuk mempersiapkan perangkat belajar mengajar yang terdiri atas Buku Kerja 1 dan Buku Kerja 2 sebagai berikut:

  1. Perangkat PAI dan BP Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  2. Perangkat PKN Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  3. Perangkat B. Indonesia Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  4. Perangkat B. Inggris  X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  5. Perangkat Matematika (W)Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  6. Perangkat Matematika (P) Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  7. Perangkat Fisika Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  8. Perangkat Kimia Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  9. Perangkat Biologi Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  10. Perangkat Sejarah Indonesia Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  11. Perangkat Sejarah Peminatan Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  12. Perangkat Ekonomi Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  13. Perangkat Sosiologi Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  14. Perangkat Geografi Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  15. Perangkat PJOK Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  16. Perangkat Seni Budaya Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini
  17. Perangkat PKWU Kelas X SMA klik disini, XI SMA klik disini, XII SMA klik disini

Baca juga : Perangkat pembelajaran SMP Tahun 2019

Demikian materi perangkat pembelajaran yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat !